Prediksi Jepang vs Tunisia, Samurai Biru Bidik Kemenangan Perdana, Ellyes Skhiri Jadi Ancaman Utama
M Zulkodri June 21, 2026 09:03 AM

 

BANGKAPOS.COM--Piala Dunia 2026 kembali menghadirkan duel menarik di Grup F saat Timnas Jepang menghadapi Tunisia pada Minggu, 21 Juni 2026.

Pertandingan yang digelar di Estadio BBVA, Monterrey, Meksiko ini menjadi laga krusial bagi kedua tim dalam perebutan tiket menuju babak 32 besar.

Jepang datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah berhasil menahan imbang Belanda 2-2 pada laga pembuka.

Sementara Tunisia berada dalam tekanan usai dibantai Swedia dengan skor telak 1-5 dan bahkan mengganti pelatih mereka menjelang pertandingan ini.

Jepang Lebih Diunggulkan

Tim asuhan Hajime Moriyasu menunjukkan karakter kuat saat menghadapi Belanda. Jepang sempat tertinggal, namun mampu bangkit dan menyamakan kedudukan lewat gol telat Daichi Kamada.

Hasil tersebut membuat Jepang mengoleksi satu poin dan masih menjaga peluang besar untuk lolos dari Grup F.

Sebaliknya, Tunisia berada di dasar klasemen tanpa poin setelah kekalahan telak dari Swedia.

Secara kualitas skuad, Jepang juga unggul dengan banyak pemain yang merumput di liga-liga top Eropa seperti Wataru Endo, Takefusa Kubo, Daichi Kamada, hingga Ayase Ueda.

Klasemen Sementara Grup F

Berdasarkan hasil pertandingan hingga matchday kedua:

Kemenangan telak tersebut membuat persaingan Grup F semakin menarik.

  • Belanda – 4 poin
  • Swedia – 3 poin
  • Jepang – 1 poin*
  • Tunisia – 0 poin*

(*menunggu hasil pertandingan matchday kedua)

Jepang berpeluang naik ke puncak klasemen sementara apabila mampu mengalahkan Tunisia dan laga Belanda kontra Swedia berakhir imbang atau dimenangkan Swedia.

Head to Head Jepang vs Tunisia

Kedua tim sudah beberapa kali bertemu di level internasional.

5 Pertemuan Terakhir Jepang vs Tunisia

  • 17/10/2023: Jepang 2-0 Tunisia
  • 14/06/2022: Jepang 0-3 Tunisia
  • 09/10/2015: Jepang 2-0 Tunisia
  • 13/10/2002: Jepang 0-0 Tunisia
  • 14/06/1998: Jepang 1-2 Tunisia

Dalam lima pertemuan terakhir, Jepang meraih dua kemenangan, Tunisia dua kemenangan, dan satu laga berakhir imbang.

Baca juga: Belanda Pesta Gol 5-1 atas Swedia, Oranje Kuasai Puncak Grup F Piala Dunia 2026

Performa Terakhir Kedua Tim

Jepang

  • Belanda 2-2 Jepang (Piala Dunia 2026)
  • Jepang 6-0 Indonesia
  • Australia 0-1 Jepang
  • Jepang 2-0 Bahrain
  • Jepang 2-1 Arab Saudi

Tunisia

  • Swedia 5-1 Tunisia (Piala Dunia 2026)
  • Tunisia 0-5 Belgia
  • Austria 1-0 Tunisia
  • Tunisia 2-1 Kanada
  • Tunisia 1-0 Nigeria

Prediksi Susunan Pemain

Jepang (4-2-3-1)

Kiper:

Zion Suzuki

Bek:

Yukinari Sugawara
Ko Itakura
Hiroki Ito
Yuto Nagatomo

Gelandang:

Wataru Endo
Ao Tanaka
Takefusa Kubo
Daichi Kamada
Ritsu Doan

Penyerang:

Ayase Ueda

Pelatih: Hajime Moriyasu

Tunisia (4-3-3)

Kiper:

Aymen Dahmen

Bek:

Yan Valery
Dylan Bronn
Montassar Talbi
Ali Abdi

Gelandang:

Ellyes Skhiri
Hannibal Mejbri
Anis Ben Slimane

Penyerang:

Elias Achouri
Hazem Mastouri
Elias Saad

Pelatih: Hervé Renard

Baca juga: Jerman Jadi Tim Pertama Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026 Usai Tundukkan Pantai Gading

Pemain Kunci dan Pembeda

Jepang: Daichi Kamada

Gelandang serang milik Crystal Palace itu menjadi penyelamat Jepang saat menghadapi Belanda melalui gol penyama kedudukan pada menit-menit akhir. Kreativitas, visi bermain, dan kemampuannya mencari ruang menjadikan Kamada sosok yang paling berpotensi menentukan hasil pertandingan.

Tunisia: Ellyes Skhiri

Kapten sekaligus motor permainan Tunisia ini akan menjadi tumpuan utama dalam mengimbangi dominasi lini tengah Jepang. Pengalamannya bersama Eintracht Frankfurt membuat Skhiri tetap menjadi pemain paling berpengaruh di skuad Eagles of Carthage.

Peluang Lolos ke Babak 32 Besar

Kemenangan akan membuat Jepang berada dalam posisi sangat menguntungkan menjelang laga terakhir melawan Swedia.

Dengan tambahan tiga poin, Samurai Biru berpotensi mengamankan tiket lebih cepat.

Sebaliknya, Tunisia berada dalam situasi wajib menang. Jika kembali gagal meraih poin, peluang mereka untuk lolos ke fase gugur akan semakin kecil, meskipun format Piala Dunia 2026 masih memberi kesempatan bagi beberapa tim peringkat ketiga terbaik.

Prediksi Skor Jepang vs Tunisia

Melihat performa kedua tim pada laga pembuka, Jepang tampil lebih solid baik dalam organisasi permainan maupun efektivitas serangan.

Tunisia memang memiliki pelatih baru berpengalaman dalam diri Hervé Renard, namun waktu persiapan yang sangat singkat membuat perubahan besar sulit terjadi secara instan.

Prediksi skor: Jepang 2-0 Tunisia.

Samurai Biru diperkirakan mampu mengontrol jalannya pertandingan dan mengamankan kemenangan perdana mereka di Grup F Piala Dunia 2026.

Jepang Berpeluang Ukir Sejarah, Eriyanto Sebut Samurai Blue Bisa Tembus Empat Besar Piala Dunia 2026

Timnas Jepang dinilai memiliki peluang besar mencetak sejarah baru di Piala Dunia 2026.

Pengamat sepak bola sekaligus pelatih PS Pemkot Pangkalpinang, Eriyanto, menyebut Samurai Blue memiliki kapasitas untuk melangkah hingga babak semifinal atau empat besar turnamen paling bergengsi di dunia tersebut.

Pernyataan itu disampaikan Eriyanto dalam Podcast Selebrasi Lokal yang membahas perkembangan kekuatan negara-negara Asia di Piala Dunia 2026.

Menurutnya, Jepang saat ini menjadi tim Asia dengan perkembangan paling pesat dan sudah mampu bersaing sejajar dengan negara-negara elite Eropa maupun Amerika Selatan.

"Kalau melihat kualitas pemain, pengalaman internasional, dan cara bermain mereka saat ini, Jepang punya peluang untuk mencapai empat besar Piala Dunia 2026," kata Eriyanto dalam podcast tersebut.

Menurutnya, pencapaian Jepang yang secara konsisten tampil di putaran final Piala Dunia selama beberapa edisi terakhir bukan lagi sebuah kebetulan.

Fondasi pembinaan usia muda yang kuat serta banyaknya pemain yang berkarier di liga-liga top Eropa membuat kualitas skuad Jepang meningkat signifikan.

Jepang sendiri datang ke Piala Dunia 2026 dengan status salah satu kekuatan utama Asia. Tim asuhan Hajime Moriyasu tampil meyakinkan sepanjang kualifikasi dan menjadi negara pertama yang memastikan tiket ke putaran final melalui jalur kualifikasi Asia.

Konsistensi Jadi Kunci

Eriyanto menilai kekuatan terbesar Jepang bukan hanya terletak pada individu pemain, melainkan kolektivitas permainan yang sudah terbentuk dalam waktu lama.

Para pemain Jepang kini tersebar di berbagai kompetisi elite Eropa seperti Liga Inggris, Bundesliga Jerman, Serie A Italia hingga La Liga Spanyol.

Kondisi itu membuat mereka terbiasa menghadapi tekanan pertandingan level tinggi.

"Jepang tidak lagi bergantung pada satu atau dua pemain bintang. Hampir semua lini memiliki kualitas yang merata dan mampu menjalankan sistem permainan dengan baik," ujarnya.

Ia menambahkan, kedisiplinan taktik serta etos kerja tinggi menjadi faktor yang membuat Jepang kerap merepotkan tim-tim besar dunia.

Pada Piala Dunia 2022 lalu, Jepang sukses mencuri perhatian setelah mengalahkan Jerman dan Spanyol di fase grup sebelum akhirnya tersingkir secara dramatis di babak 16 besar.

Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa Jepang mampu bersaing dengan kekuatan tradisional sepak bola dunia.

Bukan Sekadar Kuda Hitam

Eriyanto menilai status Jepang saat ini sudah melampaui label "kuda hitam". Menurutnya, Samurai Blue layak disebut sebagai kandidat serius untuk melangkah jauh.

Apalagi dalam beberapa tahun terakhir, federasi sepak bola Jepang terus berinvestasi pada pengembangan pemain muda dan peningkatan kualitas kompetisi domestik.

"Dulu mungkin Jepang dianggap tim kejutan. Sekarang mereka sudah menjadi tim yang diperhitungkan. Banyak negara besar tidak lagi menganggap Jepang sebagai lawan mudah," katanya.

Pandangan serupa juga pernah disampaikan sejumlah pengamat internasional yang menilai Jepang berpotensi menjadi kejutan terbesar dari Asia pada Piala Dunia 2026.

Modal Kuat di Fase Grup

Pada Piala Dunia 2026, Jepang tergabung di Grup F bersama Belanda, Swedia, dan Tunisia. Meski berada di grup yang tidak mudah, Samurai Blue mampu menunjukkan daya saing tinggi.

Mereka sempat menahan imbang Belanda 2-2 dalam laga pembuka yang menunjukkan mentalitas kuat saat menghadapi salah satu raksasa Eropa.

Eriyanto menilai hasil tersebut menjadi indikasi bahwa Jepang memiliki kapasitas untuk melangkah jauh apabila mampu menjaga konsistensi permainan hingga fase gugur.

"Yang paling penting nanti bukan hanya lolos grup, tetapi bagaimana mereka menjaga performa saat menghadapi lawan-lawan besar di babak knockout," ujarnya.

Mimpi Besar Sepak Bola Asia

Jika mampu mencapai semifinal, Jepang akan mencetak sejarah sebagai salah satu pencapaian terbaik negara Asia di Piala Dunia.

Sejauh ini belum ada negara Asia yang mampu menjuarai Piala Dunia.

Prestasi terbaik masih dipegang Korea Selatan yang mencapai semifinal pada edisi 2002 saat menjadi tuan rumah bersama Jepang.

Eriyanto menilai Jepang memiliki peluang untuk menyamai bahkan melampaui pencapaian tersebut jika mampu mempertahankan perkembangan yang sudah dibangun selama dua dekade terakhir.

"Sepak bola Asia sekarang sudah berkembang pesat. Dan Jepang adalah contoh paling nyata bagaimana pembangunan jangka panjang bisa menghasilkan tim nasional yang kompetitif di level dunia," katanya.

Dengan kualitas skuad yang semakin matang, pengalaman pemain di kompetisi elite Eropa, serta sistem permainan yang disiplin, Jepang kini tidak lagi sekadar menjadi wakil Asia di Piala Dunia.

Samurai Blue mulai dipandang sebagai tim yang berpotensi menciptakan sejarah baru di panggung sepak bola dunia.(*)

(Bangkapos.com/Zulkodri)

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.