TRIBUNMANADO.CO.ID - Aktivitas tidak biasa terjadi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Bintauna, Kecamatan Bintauna, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Provinsi Sulawesi Utara.
SPBU tersebut melakukan aktivitas pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar pada tengah malam dalam kondisi penerangan yang minim.
Berdasarkan pantauan wartawan Tribun Manado Alpri Agogoh di lokasi pada Minggu (21/06/2026), SPBU Bintauna baru mulai membuka operasionalnya pada pukul 00:45 WITA.
Saat pelayanan berlangsung, lampu di bagian depan SPBU dibiarkan dalam keadaan padam.
Petugas di lapangan pun terpantau hanya melayani pengisian untuk jenis solar, sementara untuk BBM jenis lain seperti pertalite sama sekali tidak dilayani.
Suasana di sekitar lokasi juga tampak berbeda.
Antrean kendaraan yang biasanya mengular tepat di depan SPBU, kini menumpuk sekitar 300 hingga 500 meter agak jauh dari area SPBU.
Di dalam area pengisian sendiri, hanya terlihat beberapa truk yang sedang melakukan pengisian BBM.
Ketika mencoba dikonfirmasi mengenai jam operasional yang dinilai tidak lazim ini, salah satu petugas SPBU yang enggan disebutkan identitasnya enggan berbicara banyak.
"Saya hanya mendapatkan perintah dari atasan," singkat petugas SPBU tersebut.
Di sisi lain, Pengawas SPBU Bintauna, Onal Paputungan, memberikan klarifikasi saat ditemui di kantornya.
Onal menjelaskan bahwa tangki pemasok solar baru tiba di SPBU pada Sabtu malam.
"Tangki masuk sekitar jam 7 malam dan SPBU Bintauna mendapatkan kuota 8.000 liter," ujarnya.
Onal menyebut bahwa seluruh proses penyaluran BBM tersebut sudah berjalan sesuai dengan regulasi yang berlaku.
Menurutnya, pelayanan di malam hari sengaja dilakukan demi kenyamanan para pengendara.
"Pengisian solar dimalam hari untuk mempermudah masyarakat. Supaya besok pagi masyarakat sudah langsung bisa beraktivitas tanpa perlu mengantre lama," jelas Onal.
Ia juga menambahkan bahwa jenis BBM lain akan menyusul disalurkan pada keesokan harinya.
"Untuk pertalite nanti akan dilayani besok pagi," ungkapnya.
Terkait kondisi gelap gulita di area depan SPBU yang memicu kecurigaan, Onal membantah jika hal tersebut disengaja.
Ia berdalih bahwa fasilitas penerangan di lokasi tersebut memang sudah mengalami kerusakan sejak lama.
"Lampu depan sudah lama rusak," pungkasnya.
WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini