UT Gorontalo Hadirkan Ujian Online yang Tertib dan Nyaman di Berbagai Wilayah
Aldi Ponge June 21, 2026 09:47 AM

TRIBUNGORONTALO.COM--Pelaksanaan hari pertama Ujian Online (UO) Universitas Terbuka (UT) Gorontalo di SMA Negeri 1 Limboto, Kabupaten Gorontalo, berlangsung tertib dan lancar, Sabtu (20/6/2026).

Sejak pagi, mahasiswa mulai berdatangan ke lokasi ujian untuk mengikuti pelaksanaan yang digelar secara bertahap dalam beberapa sesi.

Sebelum memasuki ruang ujian, peserta terlebih dahulu menjalani pemeriksaan identitas, kartu ujian, serta pengecekan barang bawaan oleh petugas dan pengawas di lokasi.

Penanggung Jawab Lokasi Ujian (PJLU) SMA Negeri 1 Limboto, Ika Pertiwi Gue, mengatakan seluruh proses pemeriksaan dilakukan untuk memastikan pelaksanaan ujian berjalan tertib dan sesuai ketentuan.

"Saya bagian memeriksa identitas peserta, memastikan orang yang datang sesuai dengan kartu ujian. Kami juga mengingatkan peserta untuk melakukan pengecekan mandiri agar tidak ada handphone yang terbawa masuk ke ruang ujian," ujarnya kepada Tribun Gorontalo diwawancarai sore hari.

Selain pemeriksaan awal, pengawas juga mencocokkan data peserta dengan daftar hadir serta mengarahkan mahasiswa menuju tempat duduk yang telah ditentukan sesuai nomor ujian masing-masing.

Pelaksanaan ujian menggunakan sistem berbasis komputer dengan soal yang telah disiapkan oleh pusat. 

Oleh karena itu peserta berasal dari program studi dan semester yang berbeda, jumlah soal yang dikerjakan juga bervariasi sesuai mata kuliah masing-masing.

"Ada yang 30 soal, ada yang 40, 45 sampai 50 soal. Itu tergantung mata kuliah yang diujikan," jelasnya.

Secara umum, pelaksanaan ujian di SMA Negeri 1 Limboto berlangsung tertib, lancar, dan kondusif. 

Panitia memastikan seluruh peserta dapat mengikuti ujian sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Mahasiwa UT Gorontalo melaksanakan 9899988
UJIAN ONLINE--Mahasiwa UT Gorontalo melaksanakan ujian online di SMA 1 Limboto Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo Sabtu (20/6/2026).

Meski demikian, masih ditemukan beberapa peserta yang datang terlambat karena faktor jarak tempuh, kesiapan, maupun kondisi lalu lintas. 

Namun peserta tetap diberikan kesempatan mengikuti ujian setelah mendapatkan dispensasi dari panitia.

Pihak UT Gorontalo sebelumnya juga telah mengimbau mahasiswa untuk berangkat lebih awal guna mengantisipasi potensi kepadatan arus lalu lintas, terutama di tengah adanya sejumlah agenda kegiatan di wilayah Gorontalo.

Sebelumnya, Manajer Perluasan Daya Jangkau, Registrasi dan Ujian UT Gorontalo, Yasir M Pidu, mengungkapkan untuk pelaksanaan Ujian Online tahun ini merupakan bagian dari komitmen UT dalam menghadirkan layanan pendidikan tinggi yang fleksibel, modern, dan menjangkau mahasiswa di berbagai daerah.

Dirinya menjelaskan, sebanyak 1.090 mahasiswa dijadwalkan mengikuti Ujian Online pada 20 dan 21 Juni 2026 yang tersebar di 11 titik lokasi di Provinsi Gorontalo hingga Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, Sulawesi Utara.

"Pelaksanaan dilakukan secara bertahap dan disesuaikan dengan ketersediaan sarana dan prasarana, khususnya jumlah perangkat komputer di masing-masing lokasi ujian," kata Yasir.

Menurutnya, penyebaran lokasi ujian ini merupakan upaya UT Gorontalo untuk mendekatkan layanan pendidikan kepada mahasiswa agar lebih mudah diakses, nyaman, dan efisien.

"Kami menentukan titik lokasi berdasarkan domisili mahasiswa agar lebih mudah dijangkau. Dengan begitu mahasiswa dapat mengikuti ujian dengan lebih nyaman dan efisien," tandasnya.

Melalui pelaksanaan Ujian Online ini, UT Gorontalo terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan layanan pendidikan tinggi yang inklusif, adaptif, dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat di berbagai daerah.(*/Jefri)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.