Pelaku aksi penjarahan rumah kosong di Samarinda, ibukota Provinsi Kaltim berhasil diamankan Polsek Samarinda Seberang.
Baca juga: POPULER KALTIM: Warga Diminta Waspada Gempa dan Tsunami hingga Evakuasi Balita Terkunci di Mobil
1. Tiga Fakta Aksi Penjarahan Rumah Kosong di Samarinda, Tetangga jadi Target Utama Pelaku
Aksi kriminalitas yang dilakukan DS (41) benar-benar mencoreng kedamaian di Jalan Cipto Mangunkusumo, Kelurahan Sengkotek, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur.
Pria tersebut diringkus Polsek Samarinda Seberang setelah terbukti menjadi pelaku spesialis pencurian dengan pemberatan (curat) yang menyasar rumah tetangganya sendiri.
Kapolsek Samarinda Seberang, Kompol Iswanto, menyatakan bahwa pelaku ditangkap di kediamannya di Gang Sepakat, tak jauh dari rumah korban, hanya dalam hitungan jam setelah laporan diterima.
Berikut adalah 3 fakta mencolok dari serangkaian aksi pencurian yang dilakukan pelaku:
Alih-alih menjaga hubungan baik, DS justru memanfaatkan kedekatan tempat tinggal untuk memantau rumah tetangganya, Yunanik (34).
Pelaku mengincar rumah saat ditinggal pemiliknya bekerja. Akibat aksi beruntun ini, korban menderita kerugian hingga Rp40 juta, setelah TV, perhiasan emas, ponsel, hingga mesin pompa air raib dijarah.
Pelaku tidak puas hanya dengan satu kali beraksi. Dalam kurun waktu beberapa hari, ia nekat membobol rumah korban sebanyak tiga kali.
Bahkan, saat aksi ketiga pada Selasa (16/6/2026), pelaku sempat dipergoki tetangga lainnya, Yuda, sebelum akhirnya berhasil melarikan diri dengan meninggalkan barang bukti berupa sebilah parang.
Setelah diinterogasi polisi, DS tak bisa mengelak.
Ia mengakui bahwa rumah Yunanik bukan satu-satunya sasaran.
Ia juga mengakui telah membobol rumah tetangga lainnya yang bersebelahan dengan lokasi kejadian pertama, di mana ia berhasil membawa kabur satu unit TV merek Sharp.
Proses Hukum Menanti
Dalam penggeledahan di kamar pelaku, polisi mengamankan sejumlah barang bukti hasil curian yang belum sempat dijual, di antaranya satu unit TV Xiaomi 46 inci, berbagai jenis perhiasan emas, serta dua unit ponsel.
Selain itu, petugas juga menyita alat yang digunakan pelaku untuk membobol pintu rumah, yakni parang dan pahat.
Atas perbuatannya, DS kini meringkuk di sel tahanan Polsek Samarinda Seberang.
"Pelaku terancam hukuman penjara atas tindakan pencurian berulang yang dilakukannya sebagaimana diatur dalam Pasal 477 Jo Pasal 126 Undang-undang No. 1 Tahun 2023 tentang KUHP," tegas Kompol Iswanto.
2. Andi Adi Wijaya Ungkap Militansi Kader PSI Kaltim di Hadapan Kaesang Pangarep
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kalimantan Timur (Kaltim) Andi Adi Wijaya, memberikan laporan membanggakan di hadapan Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep dalam Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) di Ballroom Hotel Fugo Samarinda, Sabtu (20/6/2026).
Di podium, Andi Wijaya memuji militansi luar biasa dari para pengurus daerah, mulai dari tingkat DPD hingga DPC, yang hadir dalam rakorwil di Kota Tepian.
Ia mengungkapkan bahwa kehadiran para kader ke Samarinda merupakan murni modal mandiri, sekaligus menjadi ujian loyalitas yang berhasil dilewati dengan nilai sempurna.
"Saya memberikan tes kepada DPD dan DPC. Tidak ada biaya (dari DPW) untuk hadir, tetapi nyatanya mereka datang di sini dengan biaya sendiri dan sangat semangat," ujar Andi Wijaya disambut riuh tepuk tangan para kader.
Dalam kesempatan tersebut, Andi Wijaya juga memaparkan progres signifikan mengenai penguatan infrastruktur partai di Benua Etam.
Saat ini, kepengurusan PSI sudah hampir menyentuh angka 100 persen di seluruh wilayah Kaltim.
Dari target yang ditetapkan, PSI Kaltim berhasil mengonsolidasikan struktur di seluruh tingkatan kabupaten, kota, hingga kecamatan.
Tidak berhenti di tingkat kecamatan, Andi menegaskan bahwa PSI Kaltim akan langsung tancap gas untuk memperluas jaringan akar rumput.
"Kami juga akan segera membentuk Dewan Pimpinan Ranting (DPRT) di tingkat desa dan kelurahan," tegasnya.
Kekuatan PSI Kaltim kini tidak bisa dipandang sebelah mata.
Andi mengklaim, saat ini jumlah anggota ber-KTA (Kartu Tanda Anggota) PSI di Kalimantan Timur sudah menembus angka belasan ribu, dan ia memastikan jumlah tersebut valid.
"Anggota PSI se-Kaltim ada 11 ribu, dan saya sendiri yang memastikan sekarang sudah (terdata dengan baik)," jelasnya.
Di akhir sambutannya, Andi Wijaya menegaskan komitmen penuh PSI Kaltim untuk tegak lurus terhadap seluruh instruksi dari DPP, sekaligus menyatakan kesiapan mereka untuk memenangkan PSI pada kontestasi politik ke depan.
“Apa pun arahannya, kami siap Ketum! Kita juga ingin menang, dan akan terus menggaungkan PSI agar dikenal masyarakat.
Kader juga kita berikan pengertian agar selalu hadir di tengah masyarakat dan senantiasa membantu di tengah masyarakat," katanya di hadapan Kaesang Pangarep.
3. PTMB Balikpapan Temukan Kebocoran Pipa 600 Mm di Jalur IPA Kampung Damai, Distribusi Air Terganggu
Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) atau PDAM Balikpapan menemukan kebocoran pada pipa transmisi air baku berdiameter 600 milimeter menuju Instalasi Pengolahan Air (IPA) Kampung Damai.
Kondisi ini menjadi penyebab utama terganggunya distribusi air bersih ke sejumlah wilayah pelayanan dalam beberapa hari terakhir.
Direktur Operasional PTMB Balikpapan, Ali Rachman, mengatakan kebocoran tersebut ditemukan setelah tim teknis melakukan penelusuran dan pemeriksaan lapangan secara intensif terhadap jaringan distribusi.
“Berdasarkan hasil penelusuran dan pemeriksaan lapangan yang terus dilakukan tim teknis, ditemukan adanya kebocoran pada pipa transmisi diameter 600 milimeter di jalur IPA Kampung Damai.
Kebocoran ini menjadi salah satu penyebab utama terganggunya distribusi air ke wilayah pelayanan,” kata Ali, Jumat (20/6/2026).
Sebelumnya, gangguan distribusi hanya dirasakan pelanggan yang berada di ujung jaringan dan kawasan dengan elevasi lebih tinggi akibat menurunnya tekanan distribusi.
Namun setelah dilakukan penelusuran lebih lanjut, ditemukan kebocoran pada pipa transmisi yang berdampak lebih luas terhadap layanan air bersih.
Ali menjelaskan, kebocoran yang terjadi memiliki dimensi cukup besar sehingga proses perbaikan harus dilakukan secara hati-hati untuk memastikan hasil pekerjaan optimal dan aman.
Saat ini tim teknis PTMB terus melakukan penanganan dan perbaikan secara intensif guna mempercepat pemulihan layanan kepada pelanggan.
“Kami berupaya agar pelayanan dapat segera kembali normal. Mengingat lokasi dan dimensi kebocoran cukup besar, proses perbaikan membutuhkan penanganan yang cermat agar hasilnya maksimal dan aman,” ujarnya.
PTMB juga mengimbau pelanggan untuk menggunakan air secara bijak selama proses perbaikan berlangsung.
Masyarakat diminta menampung air secukupnya sebagai antisipasi apabila terjadi penurunan tekanan hingga gangguan aliran sementara.
Pihak PTMB menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan serta mengucapkan terima kasih atas kesabaran masyarakat selama proses penanganan berlangsung.
“Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi dan mengucapkan terima kasih atas kesabaran pelanggan selama proses perbaikan dilakukan,” kata Ali.
Baca juga: POPULER KALTIM: Aksi Bunyikan Klakson Dukung Demo hingga Dongkrak tak Kuat, Mekanik Tertimpa Truk
(TribunKaltim.co/Gregorius Agung Salmon/Mohammad Fairoussaniy/Siti Zubaidah)