Korban Dugaan Perundungan oleh Oknum Guru SMAN 2 Bantul Melapor, DP3AP2KB Bantul Beri Pendampingan
Yoseph Hary W June 21, 2026 01:14 PM

 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Alumni siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 2 Bantul telah menyampaikan laporan dugaan kasus perundungan oleh guru atau pengajar kepada Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Bantul.

Plt Kepala DP3AP2KB Kabupaten Bantul, Gunawan Budi Santoso, berujar, satu orang telah menyampaikan laporan kasus dugaan perundungan ke pihaknya. Pelapor merupakan orang yang curhat melalui media sosial.

"Baru satu orang (yang melapor ke DP3AP2KB Bantul). Enggak (pelapor tidak menyampaikan ada atau tidak korban lain yang menjadi perundungan guru SMA Negeri 2 Bantul)," ucapnya, melalui sambungan telepon, Minggu (21/6/2026).

Pendampingan korban

Gunawan mengatakan DP3AP2KB Bantul melakukan asesmen dan berupaya memberikan pendampingan penuh kepada pelapor atau korban. 

"Intinya, kami akan melindungi dan berempati kepada klien. Semoga nanti ke depan bisa lebih baik. Pendampingan penuh," kata Gunawan.

Koordinasi memastikan kejadian yang sebenarnya

Dikonfirmasi secara terpisah, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkab Bantul, Hermawan Setiaji, berujar, bahwa pihaknya turut merespons dan melakukan koordinasi terkait kasus tersebut.

"Kepala Balai Pendidikan Menengah (Dikmen) sudah diarahkan komunikasi dengan kepala sekolah dan beberapa guru yang sekiranya tahu. Itu untuk memastikan kejadian yang sebenarnya," tutur dia.

"Terkait kasus adek kita alumni tahun 2025 SMA 2 Bantul yang terkena perundungan oleh pihak para pengajarnya. Aku minta untuk korban lainnya speak up juga. Karena sudah ada dua korban yang hubungi aku tentang buruknya para pengajar di sana," tulisnya, dikutip Tribunjogja.com, Kamis (18/6/2026).(nei)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.