Rezeki Driver Ojol Viral Menangis Panjat Mobil Dishub saat Motor Diangkut, Dibantu Kapolres Jaktim
Kharisma Tri Saputra June 21, 2026 01:32 PM

TRIBUNSUMSEL.COM - Kisah pengemudi ojek online (ojol) bernama Sulis Agung Wibowo terus menjadi perhatian publik usai videonya menangis saat motornya diangkut petugas Dinas Perhubungan (Dishub) viral di media sosial.

Di mana saat itu, motor yang dikendarai Sulis diangkut petugas Dishub Jakarta Timur saat ia sedang mengambil pesanan pelanggan dari restoran Pisang Goreng Bu Nanik di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur.

Sulis berusaha menghentikan petugas sambil memohon dan memanjat mobil Dishub demi meminta kembali sepeda motornya.

Selepas videonya mendapat simpati meluas dari masyarakat, Pak Sulis kini menerima kunjungan dari pihak manajemen tertinggi kepolisian.

Baca juga: Sosok Driver Ojol Viral Memohon dan Panjat Mobil Dishub saat Motor Diangkut, Kini Dikembalikan

Salah satunya Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Pol Alfian Nurrizal yang mendatangi langsung kediaman Sulis.

Ia bersama jajarannya, datang dengan memberikan sembako, makanan, dan jajanan untuk keempat anaknya.

Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Kombes Pol Alfian mengaku kagum dengan semangat bapak empat anak tersebut. Ia menyebut Pak Sulis sebagai potret nyata pejuang keluarga yang teguh melangkah di tengah kerasnya kehidupan perkotaan.

"Di balik senyum dan kesederhanaannya, tersimpan perjuangan yang tidak ringan. Dengan penghasilan yang tak menentu, beliau tetap teguh melangkah, mengesampingkan lelah dan menguatkan diri demi keluarga," tulis caption dalam unggahan Instagram @alfiannurrizal.id pada Sabtu (20/6/2026).

Dalam perbincangan yang berlangsung hangat dan penuh haru, sang ojol mengungkapkan bahwa saat kejadian dirinya sangat panik dan memohon agar kendaraannya tidak dibawa petugas.

Ia mengungkapkan bahwa motor tersebut merupakan satu-satunya alat untuk mencari nafkah demi menghidupi seorang istri serta keempat anak-anaknya.

Pilunya, insiden tersebut terjadi tepat ketika dirinya baru saja menjalankan orderan pertama pada hari itu.

"Pas saat itu memang saya panik Pak, saya memperjuangkan kendaraan saya yang bikin punya customer bagaimana ngirimnya, bagaimana akun saya dan pekerjaan saya," ungkap Pak Sulis saat menceritakan kembali detik-detik cemas tersebut.

Baca juga: Tangis Ojol Memohon dan Panjat Mobil Petugas yang Angkut Motornya, Hotman Paris Janjikan Motor Baru

Kombes Pol Alfian memberikan dukungan moral serta mengingatkan Pak Sulis akan pentingnya menjaga keselamatan saat bekerja di jalan raya.

Ia juga meminta pengemudi ojol tersebut untuk tidak ragu menghubungi layanan darurat 110 apabila membutuhkan bantuan kepolisian di kemudian hari.

"Saya punya kewajiban untuk memperhatikan tentunya mengingatkan jaga keselamatan, dan kesehatan juga karena anakmu masih kecil-kecil, kalau ada kesulitan telepon saya 110, kami akan berdiskusi dan berkomunikasi, kami juga berkoordinasi dengan Dishub Kota Jakarta Timur, jadi pasti kami akan membantu," terang Kapolres.

Sebagai bentuk kepedulian nyata, kunjungan tersebut ditutup dengan penyerahan bantuan berupa paket bahan pokok (sembako) serta santunan tunai untuk membantu meringankan beban keluarga Pak Sulis.

Aksi sosial yang dilakukan oleh Kapolres Metro Jakarta Timur ini langsung menuai banyak respons positif dari warganet yang mengapresiasi kepedulian serta kedekatan aparat kepolisian dengan masyarakat kecil.

Dibantu Melanie Subono

Artis Melanie Subono lewat Rumah Harapan Melanie juga akan menyalurkan bantuan untuk keluarga Agung.

Melanie kini tengah menggalang dana untuk memberikan bantuan kepada Agung seperti bahan makanan, seragam anak-anaknya, keperluan sekolah, listrik, hingga bensin.

Selain daftar bantuan tersebut, Rumah Harapan Melanie juga berkomitmen akan membantu kehidupan Pak Agung agar lebih baik selama 6 bulan ke depan.

"Seperti kalian sudah kenal kami, kami ga pernah drop uang cash begitu aja. Tapi kami akan memastikan hidup mereka baik selama 6 bulan, untuk memberi bapak “waktu” untuk bernafas dan menabung," bunyi caption dalam Instagram @melaniesubono.

Sebelumnya, Pak Sulis Agung juga mendapatkan bantuan dari owner Pisang Goreng Madu Bu Nanik. Tim CSR Bu Nanik menyambangi langsung kediaman Pak Agung untuk memberikan bantuan.

Baca juga: Ambil Orderan Makanan, Ojol di Palembang Syok Hilang Motor di Jalan Sudirman

Dibantu Hotman Paris

Unggahan video amatir mengenai peristiwa tersebut menarik simpati dari warganet.

Kejadian yang dialami Sulis ini juga memicu respons dari pengacara Hotman Paris Hutapea.

Melalui akun Instagram pribadinya, Hotman menyatakan dukungannya dan berniat untuk memberikan bantuan berupa sepeda motor baru untuk operasional kerja Sulis.

"Hai Driver: Hubungin Hotman mau beliin motor baru utk kamu! Salam anak istrimu!!" tulis Hotman Paris dalam caption unggahan di akun @hotmanparisofficial, Sabtu (20/6/2026).

Motor Dikembalikan

Setelah viralnya video tersebut di masyarakat, pihak berwenang segera mengambil langkah penyelesaian.

Pada Sabtu (20/6/2026) pagi, perwakilan Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur mendatangi kediaman Sulis di kawasan Penggilingan.

Dilihat di Instagram Warung Jurnalis, pertemuan tersebut dihadiri langsung oleh Kasudinhub Jakarta Timur, Harlem Simanjuntak, serta didampingi oleh Sekretaris Kelurahan Penggilingan, Dedi Rachman.

Sulis Agung Wibowo menyampaikan bahwa motor yang sempat ditahan kini sudah dapat ia bawa pulang kembali tanpa dikenakan biaya administrasi atau denda apa pun.

Melalui laman Instagram resmi @sudinhub_jaktim, Sabtu (20/6/2026) Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur menjelaskan bahwa penertiban parkir liar di Jalan Jatinegara Timur depan J-Town pada Rabu (17/6) dilakukan oleh tim gabungan Sudinhub Jakarta Timur, Satpol PP, Sudin Sosial, dan Kepolisian sesuai ketentuan yang berlaku.

Penertiban dilakukan sesuai ketentuan Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2014 tentang Transportasi.

Tindakan yang dilakukan meliputi penderekan kendaraan, angkut jaring untuk kendaraan roda dua, serta Operasi Cabut Pentil (OCP) terhadap kendaraan yang terbukti melakukan pelanggaran parkir.

"Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur menjelaskan bahwa penertiban parkir liar di Jalan Jatinegara Timur depan J-Town pada Rabu (17/6) dilakukan oleh tim gabungan Sudinhub Jakarta Timur, Satpol PP, Sudin Sosial, dan Kepolisian sesuai ketentuan yang berlaku."

"Penertiban dilakukan sesuai ketentuan Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2014 tentang Transportasi. Tindakan yang dilakukan meliputi penderekan kendaraan, angkut jaring untuk kendaraan roda dua, serta Operasi Cabut Pentil (OCP) terhadap kendaraan yang terbukti melakukan pelanggaran parkir."

"Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur, Harlem Simanjuntak, menceritakan bahwa pada kegiatan tersebut, petugas menindak lima sepeda motor yang parkir di atas trotoar dengan tindakan angkut jaring. Salah satu kendaraan diketahui milik pengemudi ojek online yang datang setelah kendaraannya berada di atas truk angkut."

"Untuk menjaga keselamatan proses pengangkutan serta menghindari risiko terhadap petugas maupun pengguna jalan lainnya, pemilik kendaraan kemudian diarahkan untuk mengambil kendaraannya ke Kantor Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur."

"Kami memahami kendaraan merupakan sarana utama untuk bekerja. Karena itu petugas mengedepankan pendekatan humanis dan memberikan penjelasan secara baik kepada yang bersangkutan," ujar Harlem di Jakarta, pada Jumat (19/6).

Setelah tiba di Kantor Sudinhub Jakarta Timur, pemilik kendaraan langsung dilayani sesuai prosedur, membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi pelanggaran, dan dapat kembali melanjutkan aktivitasnya.

Harlem menegaskan penertiban dilakukan kepada seluruh kendaraan yang melanggar aturan parkir, baik roda dua maupun roda empat, tanpa membedakan profesi pemilik kendaraan.

"Hal ini karena penertiban ini bertujuan menjaga fungsi trotoar bagi pejalan kaki serta menciptakan ketertiban dan keselamatan berlalu lintas. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk mematuhi aturan parkir demi kenyamanan bersama."

"Kami menyampaikan permohonan maaf atas tindakan yang dilakukan oleh petugas dalam pelaksanaan penertiban tersebut. Ke depan, kami akan melakukan evaluasi dan pembinaan agar seluruh petugas dapat menjalankan tugas dengan lebih humanis, persuasif, serta tetap mengedepankan profesionalisme dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat," tutup Harlem.

(*)

Ikuti dan Bergabung di Saluran WhatsApp Tribunsumsel.com

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.