Delapan Klub Liga 2 Disanksi Pengurangan Poin di Awal Kompetisi 2026-2027, Barito Putera Aman
Mulyadi Danu Saputra June 21, 2026 01:52 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID - Delapan tim peserta Championship 2026-2027 akan memulai kompetisi dengan nilai minus. Hal itu akibat sanksi terkait lisensi klub.

POIN MINUS

Setidaknya 8 klub Championship musim 2026/2027 akan memulai Liga dengan pengurangan poin. 

Mulai dari PSBS Biak dengan -4 poin, Persiba Balikpapan dengan -3 poin, PSIS Semarang dengan -2 poin serta 5 tim lainnya yang alami -1 poin. 

Hal ini dikarenakan Club Licensing Cycle nya berstatus not granted.

Begitu unggahan akun Instagram @nusaliga, Minggu (21/6/2026) siang.

Menurut postingan itu, kedelapan tim tersebut harus menerima keputusan pahit dari PSSI melalui I League selaku penyelenggara kompetisi kasta kedua di Indonesia ini.

Baca juga: Jadwal Liga 2 Championship, PSS Sleman dan Persipura Bisa Pantau Hasil Persela Kontra Barito Putera

Dijelaskan, sebelumnya ada 10 klub yang terancam pengurangan poin. 

Tapi setelah upaya banding, tersisa delapan tim di atas.

Ada pun lima tim yang mendapat pengurangan 1 poin adalah Kendal Tornado FC, Persiraja Banda Aceh, Persiku Kudus, Persela Lamongan dan Sumsel United. 

Penuhi Lima Aspek

Lebih jauh disampaikan, syarat klub licensing championship +5 Syarat lisensi klub (club licensing) untuk divisi Championship (seperti regulasi I.League dan standar AFC) mewajibkan klub memenuhi lima kriteria utama: Olahraga, Infrastruktur, Personel & Administrasi, Hukum, dan Keuangan.

Berikut adalah rincian syarat yang harus dipenuhi oleh setiap klub:Aspek Infrastruktur: Memiliki stadion yang terstandarisasi, lolos penilaian kelayakan dan komitmen untuk bermain di kandang yang didaftarkan secara permanen tanpa berpindah-pindah selama musim berjalan.

Aspek Personel dan Administrasi: Memiliki staf pelatih berkualifikasi (lisensi kepelatihan sesuai standar), tenaga medis, serta manajemen klub yang profesional dan tersertifikasi.

Aspek Olahraga: Memiliki program pembinaan usia muda (akademi) dan menjalankan kebijakan pengembangan pemain usia dini secara berkesinambungan.

Aspek Hukum: Memiliki dokumen legalitas badan hukum yang sah, kepemilikan yang jelas, serta mematuhi kode disiplin dan etika.

Aspek Keuangan: Memiliki transparansi dan kredibilitas finansial yang dibuktikan dengan laporan keuangan tahunan yang teraudit.

Tidak memiliki tunggakan gaji pemain/ofisial, serta bebas dari utang klub kepada pihak lain.

Pembagian Grup Liga 2 2026-2027
Pembagian grup peserta Liga 2 musim kompetisi 2026-2027. Kick off dijadwalkan 18 September 2026.

Pembagian Grup

Sebelumnya disampaikan pembagian grup peserta Liga 2 musim 2026-2027.

Terdapat dua klub yang berpindah wilayah dari Timur ke Barat, yakni PSIS Semarang dan Persiku Kudus.

Keduanya digantikan oleh tim promosi dari Liga 3, yaitu Rans FC dan Dejan FC.

Untuk tiga tim turun kasta dari Liga 1, dua gabung Grup Timur; Persis Solo dan PSBS Biak.

Satunya lagi, Semen Padang FC masuk Grup Barat.

Selengkapnya, Grup Barat: Persiraja Banda Aceh, PSMS Medan, PSPS Pekanbaru, Semen Padang FC, Sumsel United, FC Bekasi City, PSGC Ciamis, Persikad Depok, Persiku Kudus, PSIS Semarang.

Grup Timur: Kendal Tornado FC, Dejan FC, Persis Solo, Persela Lamongan, Deltras FC, Rans FC, Barito Putera, Persiba Balikpapan, Persipura Jayapura, PSBS Biak.

(Banjarmasinpost.co.id)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.