TRIBUNSUMSEL.COM, MUSI RAWAS -- Rozi (39 tahun) warga Dusun 2, Desa Mulyo Harjo, Kecamatan BTS Ulu, Kabupaten Musi Rawas, Provinsi Sumsel, ditemukan tewas mengapung di aliran Sungai Pering kawasan tempat tinggalnya, Sabtu (20/6/2026) sekira pukul 16.00 WIB.
Dalam kesehariannya, korban bekerja sebagai penjaga keamanan (PK) PT Dapo.
Mayat korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan, bahkan beberapa bagian tubuhnya hanya tinggal tulang belulang.
Penemuan mayat korban sempat membuat warga heboh. Bahkan, sebelumnya korban juga sempat dilaporkan hilang sejak 5 Juni 2026 lalu.
Hingga saat ini, belum diketahui secara pasti apa yang menjadi penyebab tewasnya korban dan kasus tersebut kini tengah ditangani oleh pihak kepolisian dari Polres Musi Rawas.
Kapolres Musi Rawas, AKBP Agung Adhitya Prananta melalui Kapolsek BTS Ulu, AKP Fauzan Aziman saat dikonfirmasi mengatakan korban ditemukan tewas dalam kondisi sudah membusuk hingga terlihat tengkoraknya.
"Korban ini dilaporkan hilang sejak 5 Juni 2026 lalu dan ditemukan sudah membusuk," kata Kapolsek saat dikonfirmasi Sripoku.com, Minggu (21/6/2026).
Kapolsek juga belum bisa memastikan penyebab korban tewas, apakah menjadi korban pembunuhan atau bukan sebab hingga saat ini penyelidikan masih berlanjut.
"Belum diketahui apakah pembunuhan atau bukan, saat ini masih dalam proses penyelidikan," ungkap Kapolsek.
Baca juga: Sempat Hilang, Penjaga Keamanan PT Dapo Ditemukan Tewas Mengapung di Sungai Pering Musi Rawas
Sebelumnya, warga Desa Raksa Budi, Kecamatan BTS Ulu, Musi Rawas dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat mengapung di Sungai Pering.
Mayat berjenis kelamin pria tersebut ditemukan warga pada Sabtu, 20 Juni 2026 sekira pukul 16.00 WIB di aliran Sungai Pering di Desa Raksa Budi, Kecamatan BTS Ulu, Musi Rawas.
Sekretaris Desa (Sekdes) Mulyo Harjo, Kecamatan BTS Ulu, Marsidi saat dikonfirmasi pada Minggu, 21 Juni 2026 membenarkan penemuan mayat tersebut.
Dia juga mengatakan bahwa mayat tersebut adalah Rozi, pria berusia 39 tahun warga Dusun 2, Desa Mulyo Harjo, Kecamatan BTS Ulu, Musi Rawas yang kesehariannya sebagai penjaga keamanan (PK) PT Dapo.
"Benar, ada sesosok mayat yang ditemukan warga di Sungai Pering di Desa Raksa Budi. Identitas mayat itu adalah warga kami," kata Sekdes.
Dijelaskan Sekdes, penemuan mayat tersebut bermula pada Sabtu, 20 Juni 2026 sekira pukul 13.30 WIB, pihak keluarga bersama dengan anggota Polsek BTS Ulu pergi melakukan pencarian terhadap korban.
Sebab lanjut Sekdes, sebelum ditemukan, korban sempat dikabarkan hilang.
Pada saat pencarian, warga dan anggota Polsek BTS Ulu melewati jembatan Sungai Pering di Desa Raksa Budi.
Ditambahkan Sekdes, kemudian pada saat itu, rombongan melihat seperti tubuh manusia yang sudah mengambang di aliran Sungai Pering.
Selanjutnya, warga pun mendekat dan melihat mayat tersebut berjenis kelamin laki-laki.
"Sekira pukul 16.30 WIB, mayat tersebut dievakuasi ke rumah duka di Desa Mulyo Harjo, Kecamatan BTS Ulu, Kabupaten Musi Rawas," tutupnya.
Ikuti dan bergabung di saluran WhatsApp TribunSumsel.com