BREAKING NEWS - Rumah Mewah di Jalan Mujahidin Pontianak Terbakar, 2 Lansia Dievakuasi
Syahroni June 21, 2026 03:43 PM

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK – Sebuah rumah mewah yang terletak di Jalan Mujahidin, Kecamatan Pontianak Selatan, Kota Pontianak, ludes dilalap si jago merah sekitar pukul 11.00 WIB, Minggu 21 Juni 2026.

Kebakaran yang terjadi tepat di belakang Masjid Raya Mujahidin ini sempat mengejutkan warga, terlebih kawasan tersebut tengah ramai aktivitas masyarakat.

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi di lokasi kejadian, kepulan asap tebal awalnya terlihat dari bagian tengah rumah.

Baca juga: Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala Sentil Inspektorat: Jangan Jadi Pemadam Kebakaran Saja!

Tak lama berselang, api dengan cepat membesar dan merambat ke seluruh bagian bangunan.

Melihat asap membumbung tinggi, warga sekitar berinisiatif memeriksa kondisi rumah. Warga kemudian mendapati dua orang lanjut usia, seorang pria dan wanita, masih berada di dalam rumah.

Warga pun segera melakukan evakuasi dan berhasil menyelamatkan kedua lansia tersebut ke tempat yang lebih aman.

Selain itu, satu unit mobil yang terparkir di halaman rumah juga berhasil dipindahkan sebelum api semakin membesar.

Suasana sempat menegangkan saat lansia pria berusaha kembali masuk ke dalam rumah yang terbakar.

Namun, aksi tersebut berhasil dicegah oleh warga yang sigap mengamankannya.

Baca juga: Kebakaran Ruko di Sungai Pinyuh, Bupati Erlina Pastikan Bantuan dan Layanan Administrasi bagi Korban

Komandan Pemadam Kebakaran Merdeka, Aweng, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 11.00 WIB dan langsung menuju lokasi kejadian.

"Kurang lebih tadi pukul 11.00 siang kami mendapatkan informasi terjadinya kebakaran satu buah rumah besar bertepatan di belakang Mujahidin. Pada saat kami sampai di TKP, api sudah cukup besar," ujarnya saat diwawancarai tribunpontianak.co.id di lokasi kejadian. 

Ia menambahkan, penyebab kebakaran hingga saat ini masih belum diketahui secara pasti.

Namun, tim pemadam langsung melakukan upaya pemadaman setibanya di lokasi.

"Api mengepul hitam, untuk penyebab masih belum kita ketahui dengan pasti. Yang penting kita dari damkar mendapatkan laporan langsung menuju TKP untuk penanganan," jelasnya.

Aweng juga mengungkapkan sempat menerima informasi adanya korban yang terjebak di dalam rumah. Namun, saat dilakukan pengecekan, korban telah lebih dahulu dievakuasi oleh warga.

"Sempat kita mendapatkan laporan ada kakek yang terjebak di dalam, tetapi setelah kita telusuri ternyata sudah dievakuasi oleh warga," tambahnya.

Akibat kejadian tersebut, sekitar 90 persen bangunan rumah beserta seluruh isi di dalamnya hangus terbakar.

"Untuk kebakaran ini kurang lebih bisa dibilang 90 persen rumahnya ludes terbakar, habis isi dalamnya itu semua," ungkap Aweng.

Dalam proses pemadaman, petugas mengalami kendala ketersediaan air. Sumber air yang terbatas membuat proses pemadaman sedikit terhambat.

"Untuk proses pemadaman ada kendala air, karena gorong-gorong cukup kecil dan tidak ada air. Proses pemadaman berlangsung sekitar 1 jam 10 menit," pungkasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.