Tiga Kandidat Lolos ke Tahap Berikutnya, Pemilihan Direktur POLSUB 2026-2030 Memasuki Fase Penentuan
Siti Fatimah June 21, 2026 03:45 PM

TRIBUNJABAR.ID, SUBANG - Proses pemilihan Direktur Politeknik Negeri Subang (Polsub) periode 2026-2030 memasuki babak baru. Panitia Pemilihan Direktur Polsub menggelar Rapat Senat Terbuka untuk penyampaian visi, misi, dan program kerja para bakal calon direktur pada Rabu (17/6/2026) di Gedung Jurusan Pertanian, Kampus Cibogo, Subang.

Kegiatan tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam rangkaian pemilihan pimpinan tertinggi di lingkungan Polsub.

Lima bakal calon direktur yang telah ditetapkan sebelumnya mendapat kesempatan memaparkan gagasan, arah kebijakan, serta strategi pengembangan kampus selama empat tahun ke depan di hadapan sivitas akademika.

Kelima bakal calon yang mengikuti tahapan ini yakni Wardah Fauziah (nomor urut 1), Wiwik Endah Rahayu (nomor urut 2), Azhis Sholeh Buchori (nomor urut 3), Nunu Nugraha Purnawan (nomor urut 4), dan Oyok Yudiyanto (nomor urut 5).

POLSUB - Proses pemilihan Direktur Politeknik Negeri Subang (Polsub) periode 2026-2030 memasuki babak baru. Panitia Pemilihan Direktur Polsub menggelar Rapat Senat Terbuka untuk penyampaian visi, misi, dan program kerja para bakal calon direktur pada Rabu (17/6/2026) di Gedung Jurusan Pertanian, Kampus Cibogo, Subang.
POLSUB - Proses pemilihan Direktur Politeknik Negeri Subang (Polsub) periode 2026-2030 memasuki babak baru. Panitia Pemilihan Direktur Polsub menggelar Rapat Senat Terbuka untuk penyampaian visi, misi, dan program kerja para bakal calon direktur pada Rabu (17/6/2026) di Gedung Jurusan Pertanian, Kampus Cibogo, Subang. (Tribun Jabar/Dok POLSUB)

Ketua SENAT Polsub, Ridwan Baharta, mengatakan bahwa pemilihan direktur merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap empat tahun sekali. Menurut dia, seorang direktur dapat menjabat maksimal selama dua periode.

“Momentum pemilihan direktur seperti ini terjadi setiap empat tahun. Direktur memiliki kesempatan memimpin hingga dua periode. Karena itu, yang terpilih nanti bisa saja merupakan figur baru ataupun melanjutkan kepemimpinan sebelumnya apabila masih memenuhi ketentuan masa jabatan,” ujar Ridwan dalam sambutannya.

Rapat senat terbuka berlangsung dinamis dengan dipandu oleh moderator Nur Muhammad Malikul'Adil.

Sejumlah dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa yang hadir aktif menyampaikan pertanyaan maupun aspirasi kepada para bakal calon.

Masing-masing kandidat diberikan waktu sekitar 30 menit untuk memaparkan visi, misi, dan program kerja, sekaligus menjawab berbagai pertanyaan dari audiens.

Beragam Gagasan untuk Masa Depan POLSUB

Kandidat pertama yang menyampaikan paparan adalah Oyok Yudiyanto. Ia mengusung visi menjadikan Polsub sebagai salah satu politeknik terbaik pada 2030 melalui ekosistem "POLSUB BERSINAR", yang merupakan akronim dari Berkelanjutan, Responsif, Sinergi, Inovasi, Amanah, dan Responsibilitas.

Dalam paparannya, Oyok menekankan pentingnya pendidikan vokasi yang responsif terhadap kebutuhan industri, penguatan inovasi terapan melalui riset kolaboratif, tata kelola yang berintegritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), pengembangan karakter mahasiswa, serta perluasan kemitraan strategis berbasis pendekatan pentahelix di tingkat nasional maupun internasional.

Sementara itu, Wiwik Endah Rahayu menawarkan visi mewujudkan Politeknik Unggul, Terpercaya, dan Berdampak dalam menghasilkan sumber daya manusia profesional berbasis teknologi terapan yang relevan dengan kebutuhan industri menuju Indonesia Emas 2045.

POLSUB - Proses pemilihan Direktur Politeknik Negeri Subang (Polsub) periode 2026-2030 memasuki babak baru. Panitia Pemilihan Direktur Polsub menggelar Rapat Senat Terbuka untuk penyampaian visi, misi, dan program kerja para bakal calon direktur pada Rabu (17/6/2026) di Gedung Jurusan Pertanian, Kampus Cibogo, Subang.
POLSUB - Proses pemilihan Direktur Politeknik Negeri Subang (Polsub) periode 2026-2030 memasuki babak baru. Panitia Pemilihan Direktur Polsub menggelar Rapat Senat Terbuka untuk penyampaian visi, misi, dan program kerja para bakal calon direktur pada Rabu (17/6/2026) di Gedung Jurusan Pertanian, Kampus Cibogo, Subang. (Tribun Jabar/Dok POLSUB)

Wiwik menitikberatkan programnya pada peningkatan kualitas pendidikan vokasi, penguatan tata kelola yang transparan dan akuntabel, pengembangan penelitian terapan yang mendukung hilirisasi produk, pengabdian masyarakat yang berdampak nyata, serta penguatan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.

Pada kesempatan berikutnya, Nunu Nugraha Purnawan memaparkan visi menjadikan Polsub sebagai politeknik yang unggul, inklusif, adaptif, dan berdampak menuju Indonesia Emas 2045.

Ia menekankan penguatan kualitas pendidikan vokasi, pengembangan sumber daya manusia yang kompetitif, peningkatan riset terapan dan inovasi, tata kelola yang partisipatif dan fleksibel, serta perluasan kemitraan strategis dengan dunia usaha, dunia industri, pemerintah daerah, dan perguruan tinggi.

Wardah Fauziah yang tampil sebagai pemapar keempat mengusung visi menjadikan Politeknik Negeri Subang sebagai pusat pendidikan vokasi unggul yang adaptif, berbasis riset terapan, terintegrasi dengan kawasan industri, dan berdaya saing global.

Untuk mencapai visi tersebut, Wardah menyoroti pentingnya peningkatan mutu akademik dan akreditasi, penguatan riset dan publikasi ilmiah, tata kelola berbasis kinerja yang transparan, pengembangan kemitraan industri yang terintegrasi, serta penciptaan lingkungan kampus yang aman, nyaman, dan berkelanjutan.

Sementara itu, Azhis Sholeh Buchori menawarkan visi menjadikan Polsub sebagai politeknik unggul yang inovatif, berkarakter, dan berdampak bagi pembangunan industri, ekonomi, dan masyarakat berbasis potensi lokal Subang pada tahun 2030.

Azhis menekankan pengembangan pendidikan vokasi berbasis industri 4.0 dan 5.0, hilirisasi riset dan inovasi teknologi, penguatan sinergi dengan industri dan pemerintah daerah, optimalisasi tata kelola berbasis data, peningkatan kualitas sumber daya manusia kampus, serta pengabdian masyarakat yang berkelanjutan.

Tiga Nama Melaju ke Tahap Selanjutnya

Setelah seluruh kandidat menyelesaikan pemaparan, SENAT Polsub menggelar rapat tertutup untuk menentukan tiga calon yang berhak melaju ke tahapan berikutnya. Pada proses ini, hak suara sepenuhnya berada di tangan Ketua dan anggota Senat.

Berdasarkan hasil penetapan yang diumumkan Ketua Senat bersama Panitia Pemilihan Direktur, tiga nama yang berhasil lolos ke tahap selanjutnya adalah Wiwik Endah Rahayu, Nunu Nugraha Purnawan, dan Wardah Fauziah.

Hasil tersebut selanjutnya akan disampaikan kepada Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi sebagai bagian dari proses administrasi dan tahapan pemilihan Direktur Politeknik Negeri Subang berikutnya.

Ridwan Baharta menegaskan bahwa seluruh tahapan pemilihan telah dilaksanakan sesuai prinsip tata kelola yang baik.

“Seluruh proses telah kami laksanakan secara transparan, akuntabel, dan profesional untuk memastikan terpilihnya pemimpin yang memiliki integritas serta kompetensi terbaik bagi kemajuan Polsub,” kata dia.

Dengan terpilihnya tiga kandidat terbaik menuju tahapan berikutnya, proses pemilihan Direktur Politeknik Negeri Subang periode 2026-2030 kini memasuki fase yang semakin krusial.

Sivitas akademika berharap pemimpin yang terpilih nantinya mampu membawa Polsub semakin kompetitif, adaptif terhadap perkembangan industri, serta berkontribusi dalam mencetak sumber daya manusia vokasi unggul yang siap menghadapi tantangan masa depan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.