Teguran Giorgio Antonio Saat Sarwendah Kembali Sindir Nafkah Ruben Onsu dalam Siaran Live
Untung June 21, 2026 08:42 PM

– Penyanyi Sarwendah mendapatkan teguran langsung dan peringatan tegas dari sang kekasih, Giorgio Antonio, setelah kembali menyindir mantan suaminya, Ruben Onsu, terkait nafkah Rp200 juta dalam sesi siaran langsung jualan di akun TikTok @sarwendahofficial pada Minggu (21/6/2026). Pria kelahiran 21 Desember 1993 tersebut tampak risih dan langsung meminta Sarwendah untuk berhenti melakukan sindiran di depan kamera.

Momen tersebut bermula saat Sarwendah mengutarakan keinginannya untuk makan tiram (oyster) langsung ke Singapura secara pulang-pergi (PP). Ketika seorang karyawannya mengingatkan soal pengeluaran uang untuk perjalanan tersebut, Sarwendah langsung menceletuk mengenai nominal Rp200 juta yang diduga kuat menyindir nafkah dari Ruben Onsu. Mendengar hal itu, Gio langsung memberikan tatapan tajam, menyenggol lengan Sarwendah, dan berbisik sinis memperingatkan agar tidak main-main.

Konflik antara Sarwendah dan Ruben Onsu sendiri sebelumnya mencuat setelah sang presenter menghentikan nafkah anak sebesar Rp225 juta sebulan. Langkah tersebut diambil Ruben lantaran dirinya mengaku mengalami kesulitan untuk menemui anak-anaknya. Akibat permasalahan ini, Sarwendah sempat menjadi bulan-bulanan warganet karena dinilai menghalangi pertemuan antara ayah dan anak, hingga membuatnya kesal dan sempat menyatakan tidak membutuhkan uang Rp200 juta dari Ruben saat siaran langsung terdahulu.

Di tengah situasi yang memanas, kuasa hukum Sarwendah, Chris Sam Siwu, mengungkapkan bahwa kondisi kliennya saat ini dalam keadaan baik-baik saja. Chris menegaskan bahwa mantan personel Cherrybelle tersebut kini hanya memilih untuk fokus pada satu hal utama, yaitu memikirkan perkembangan serta membahagiakan ketiga anaknya sebagai figur ibu yang baik.

Mengenai rencana Ruben Onsu yang bakal melayangkan gugatan terkait hak asuh anak ke pengadilan, pihak Sarwendah menyatakan sama sekali tidak gentar dan siap untuk menghadapinya. Chris Sam Siwu menilai langkah hukum tersebut justru menjadi momen yang ditunggu-tunggu agar polemik ini bisa diselesaikan secara tuntas melalui pengujian seluruh bukti di persidangan.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.