Ibu Kiper Pahlawan Cabo Verde, Vozinha, Sampaikan Pesan Mengharukan Jelang Laga Piala Dunia Melawan Uruguay
Aurora Nightingale June 22, 2026 05:57 AM

Sepak bola tidak hanya tentang gol dan taktik. Kadang, ini juga tentang cinta yang tulus.

Ana Candida Evora, ibu dari penjaga gawang bintang Cabo Verde, Vozinha, mengirimkan pesan penuh rasa terima kasih kepada para penggemar sepak bola di seluruh dunia.

“Kekuatan dan keberanian, Hiu Biru!” ujarnya dalam sebuah video yang sarat emosi. Ia menyampaikan pesannya sesaat sebelum berangkat ke Stadion Hard Rock di Miami untuk menyaksikan putranya berlaga melawan raksasa Amerika Selatan, Uruguay, dalam pertandingan Grup H.

Pesan tersebut muncul setelah gelombang besar dukungan yang menjadikannya salah satu kisah paling menyentuh di Piala Dunia FIFA 2026.

Awal pekan ini, kiper berusia 40 tahun itu menjadi pahlawan dunia. Ia melakukan tujuh penyelamatan luar biasa untuk membantu negaranya yang kecil meraih hasil imbang 0-0 yang mengejutkan melawan mantan juara dunia, Spanyol, dalam debut mereka di Piala Dunia.

Namun, perayaan tersebut berubah menjadi momen haru ketika Vozinha yang meneteskan air mata mengungkapkan bahwa ibunya tidak dapat menyaksikan pertandingan secara langsung karena tidak mampu membayar biaya visa AS dan ongkos perjalanan yang mahal.

Tangisannya menyentuh hati banyak orang di seluruh dunia, membuat jumlah pengikutnya di Instagram melonjak dari 50.000 menjadi hampir 15 juta.

Kisah ini bahkan sampai ke telinga para politisi tingkat tinggi di Amerika Serikat. Anggota kongres Amerika dan Departemen Luar Negeri segera turun tangan, membebaskan seluruh biaya dan mempercepat proses dokumen agar Evora dapat terbang ke Florida. Setelah perjalanan selama 24 jam, ia akhirnya tiba di Miami pada hari Jumat untuk memberikan kejutan kepada putranya.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua penggemar, semua orang yang membantu dalam proses ini, atas dukungan yang kalian berikan,” kata Evora dalam pernyataan yang disampaikan oleh FIFA. “Kami semua mendukung Cabo Verde agar bermain baik dan bersinar di lapangan. Para pemain harus percaya diri, dan semuanya akan berjalan dengan baik.”

Cabo Verde memasuki turnamen ini sebagai tim kuda hitam. Namun, dengan penjaga gawang veteran mereka dalam performa terbaik dan sang ibu kini menyemangatinya dari tribun, “Hiu Biru” memiliki semua inspirasi yang mereka butuhkan untuk terus menorehkan sejarah.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.