Lucas Bergvall Sampaikan ke Tottenham Keinginannya untuk Hengkang di Tengah Minat Rival Liga Premier
Budi Santoso June 22, 2026 10:11 AM

Tottenham Hotspur kini menghadapi tantangan besar untuk mempertahankan salah satu talenta muda paling menjanjikan mereka setelah Lucas Bergvall dikabarkan telah memberi tahu klub tentang niatnya untuk meninggalkan tim pada musim panas ini. Gelandang asal Swedia tersebut, yang saat ini memperkuat negaranya di Piala Dunia 2026, mencari awal baru setelah posisinya menurun di bawah arahan Roberto De Zerbi.

Gelandang muda ini dikabarkan ingin meninggalkan klub pada jendela transfer musim panas. Meskipun masih terikat kontrak hingga Juni 2031, pemain berusia 20 tahun itu telah menyampaikan kepada manajemen Spurs bahwa ia merasa masa depannya tidak lagi berada di Stadion Tottenham Hotspur. Beberapa klub Liga Premier serta tim-tim Eropa lainnya tengah memantau situasinya, menurut laporan The Athletic.

Pemain internasional Swedia ini sebelumnya sudah menjadi subjek spekulasi besar selama bursa transfer musim dingin. Tottenham dikabarkan menolak sejumlah pendekatan, termasuk dari Chelsea dan Aston Villa, namun kini tampaknya mereka akan kembali menghadapi perjuangan untuk menahan sang pemain.

Perjalanan karier Bergvall di Spurs sejauh ini ibarat naik-turun sejak kedatangannya dari Djurgarden pada tahun 2024. Ia sempat tampil gemilang di bawah asuhan Ange Postecoglou, memainkan peran penting dalam keberhasilan klub menjuarai Liga Europa 2025 — trofi pertama Tottenham dalam 17 tahun terakhir.

Penampilannya yang impresif sepanjang musim itu membuatnya dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Klub, memperkuat posisinya sebagai bagian penting dari proyek jangka panjang tim.

Namun, pergantian pelatih yang terus terjadi justru menghambat perkembangannya. Thomas Frank, yang menggantikan Postecoglou, sering menempatkan Bergvall di posisi sayap alih-alih posisi favoritnya di lini tengah. Pola tersebut berlanjut di bawah Igor Tudor dan semakin memburuk sejak Roberto De Zerbi mengambil alih pada bulan Maret.

Sistem 4-2-3-1 khas De Zerbi tampak tidak cocok dengan karakteristik Bergvall, dengan sang gelandang jarang mendapatkan kesempatan bermain pada pekan-pekan terakhir musim Liga Premier 2025-26.

Ketidakpastian mengenai masa depannya menarik perhatian sejumlah rival Tottenham di Liga Premier. Aston Villa dan Chelsea disebut telah menjalin kontak dengan pihak Spurs untuk membahas potensi transfer pemain muda tersebut.

Meski Tottenham awalnya bersikeras bahwa Bergvall tidak dijual, permintaan resmi sang pemain untuk pindah bisa memaksa klub mengubah pendiriannya apabila ada tawaran besar yang masuk musim panas ini. Visi De Zerbi terhadap skuad juga mengindikasikan adanya pergeseran arah dari ketergantungan pada pemain muda asal Swedia itu.

Laporan The Athletic menambahkan bahwa Tottenham saat ini tengah membidik nama-nama besar seperti Sandro Tonali dan Mateus Fernandes, menandakan keinginan klub untuk memperkuat lini tengah dengan pemain yang memiliki pengalaman lebih di Liga Premier. Dengan absennya kompetisi Eropa di musim mendatang, distribusi menit bermain akan semakin ketat, membuat posisi Bergvall semakin terancam dalam hal pengembangan kariernya.

Meski situasinya di level klub sedang sulit, Bergvall tetap menjadi sorotan di ajang internasional. Ia baru saja mencatat sejarah sebagai pemain termuda Swedia yang tampil di Piala Dunia, ketika ia masuk sebagai pemain pengganti dalam kemenangan 5-1 atas Tunisia. Dalam laga tersebut, ia turut menyumbang assist, menunjukkan kembali kualitas teknik yang membuatnya begitu diminati dua tahun lalu.

Namun demikian, langkah tim nasional Swedia di turnamen tersebut masih belum pasti setelah mereka menelan kekalahan telak dari Belanda pada pertandingan kedua fase grup.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.