TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Siapa sangka lahan yang dulu dikenal sebagai tempat pembuangan sampah kini berubah menjadi kebun yang subur dan produktif.
Di Dusun Piasak, Desa Pedalaman, Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau, pemandangan itu kini menjadi kenyataan yang membanggakan warga setempat.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sanggau, Aswin Khatib, melakukan panen sayur terong di Dusun Piasak, Desa Pedalaman, Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Minggu 21 juni 2026.
Kegiatan panen tersebut turut dihadiri Sekcam Tayan Hilir Tri Wanda, Kades Pedalaman Sunarto, Manager CSR PT Antam Tbk UBPB Kalbar Widya Fermata, serta Ketua Kelompok Piasak Peduli Sampah (KPPS) Muhammad Robert EO.
Usai panen, Sekda Sanggau, Aswin Khatib, menyampaikan apresiasi terhadap kreativitas Kelompok KPPS Piasak yang berhasil memanfaatkan lahan eks tempat pembuangan sampah milik PT Antam menjadi lahan pertanian produktif.
• Potensi Wisata Alam dan Budaya di Kecamatan Kembayan, Kabupaten Sanggau
Menurutnya, inovasi tersebut berawal dari ide kelompok KPPS yang mengelola lahan tidak produktif menjadi sumber penghasilan tambahan melalui sektor pertanian.
“Ini kreativitas yang sangat membanggakan. Lahan eks sampah ini dimanfaatkan untuk menambah penghasilan masyarakat,” ujarnya.
Aswin menambahkan, dari pengelolaan lahan tersebut, KPPS tidak hanya memperoleh pendapatan dari pengolahan sampah, tetapi juga dari hasil pertanian yang dikembangkan di atas lahan seluas 1 hektare tersebut.
Dari lahan itu, petani mampu menghasilkan sekitar 20 hingga 30 ton terong dalam satu periode tanam dengan melibatkan 12 orang anggota kelompok.
Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan hasil kerja nyata masyarakat yang didukung oleh PT Antam dalam upaya pemberdayaan ekonomi.
Sementara itu, petani KPPS Piasak, Saiful, menjelaskan bahwa panen dilakukan secara berkala dengan hasil sekitar 3 hingga 4 ton setiap beberapa hari.
Dalam satu periode tanam, total produksi bisa mencapai 20 hingga 30 ton.
“Hasil ini cukup membantu meningkatkan pendapatan 12 anggota KPPS,” jelasnya.
Ia menambahkan, hasil panen terong saat ini dipasarkan ke Pasar Flamboyan Pontianak dan wilayah Sanggau dengan harga sekitar Rp12.000 per kilogram.
Pihaknya juga membuka peluang kerja sama dengan mitra pembeli yang berminat.
Berikut beberapa ide pemanfaatan lahan produktif yang bisa diterapkan, baik di desa maupun perkotaan, sesuai kondisi tanah dan kebutuhan masyarakat:
1. Kebun Hortikultura (Sayur & Buah)
Lahan produktif bisa dimanfaatkan untuk menanam cabai, tomat, terong, kangkung, atau buah seperti melon dan semangka. Ini cepat panen dan punya nilai jual tinggi di pasar lokal.
2. Pertanian Organik
Mengembangkan pertanian tanpa bahan kimia (pupuk/pestisida alami). Produk organik seperti sayur sehat dan beras organik kini banyak diminati karena lebih sehat dan ramah lingkungan.
3. Kebun Pekarangan Terpadu
Lahan kecil sekalipun bisa dimaksimalkan dengan konsep “rumah pangan mandiri”: sayur di depan rumah, tanaman obat, dan ternak kecil seperti ayam atau ikan.
4. Budidaya Ikan (Perikanan Darat)
Jika tersedia air, lahan bisa dijadikan kolam lele, nila, atau gurame. Sistem bioflok juga cocok untuk lahan terbatas karena lebih hemat tempat.
5. Agroforestri (Kombinasi Tanaman & Pohon)
Menggabungkan tanaman pangan dengan pohon kayu atau buah seperti durian, alpukat, dan jati. Ini cocok untuk jangka panjang dan menjaga lingkungan.
6. Peternakan Terpadu
Lahan digunakan untuk ternak kambing, ayam, atau sapi yang dipadukan dengan pertanian (kotoran ternak jadi pupuk).
7. Wisata Edukasi Pertanian
Lahan dijadikan tempat wisata seperti kebun petik buah, edukasi tani untuk anak sekolah, atau agrowisata keluarga.
8. Kebun Tanaman Herbal
Menanam jahe, kunyit, serai, dan tanaman obat lainnya yang punya nilai ekonomi tinggi dan permintaan stabil.
9. Hidroponik & Greenhouse
Cocok untuk lahan sempit atau perkotaan. Sayur bisa ditanam tanpa tanah dengan hasil lebih bersih dan terkontrol.
10. UMKM Olahan Hasil Pertanian
Lahan tidak hanya untuk menanam, tapi juga mendukung usaha olahan seperti keripik, jus buah, atau makanan kemasan dari hasil panen.(*)