Jalur Sungai Landia Agam Sudah Terbuka, Motor dan Mobil Bisa Lewat Usai Longsor Menimbun Jalan
Rahmadi June 22, 2026 03:27 PM

TRIBUNPADANG.COM, AGAM - Petugas berhasil membuka kembali arus lalu lintas di Simanciah, Jorong Kampuang Baruah, Nagari Sungai Landia, Kecamatan IV Koto, Kabupaten Agam, Senin (22/6/2026) siang.

Pengendara sepeda motor dan mobil kini dapat melewati jalur tersebut setelah material longsor di Sungai Landia Agam sempat menutup total badan jalan sejak pagi hari.

Material longsor menutupi jalan dengan ketinggian material kurang lebih 2,5 meter dengan panjang sekira 15 meter.

Usai dilakukan pembersihan menggunakan alat berat, akhirnya sepeda motor maupun kendaraan roda empat bisa melintas.

Kabid Kedaruratan dan Logistik (KL) BPBD Agam, Abdul Ghafur mengatakan arus lalu lintas dibuka kembali sekira pukul 11.30 WIB.

Baca juga: Srikandi PLN UP3 Solok Salurkan Bantuan untuk Dua Ibu Tangguh di Kota Solok

"Pembersihan material telah selesai dan akses jalan sudah bisa dilewati kendaraan pada pukul 11.30 WIB," katanya saat dikonfirmasi.

Senada, Kasat Lantas Polresta Bukittinggi, AKP Muhammad Irsyad juga membenarlan terkait akses jalan yang sudah bisa dilalui kendaraan.

Kata dia, pembersihan material longsor sudah berhasil dilakukan menggunakan alat berat dari dinas Provinsi Sumbar pada pukul 10.55 WIB.

"Setelah selesai, arus lalu lintas untuk kendaraan roda dua dan empat kembali dibuka," sebutnya.

Pembersihan Material Longsor

Usai material longsor menghambat akses lalu lintas di Simanciah, Jorong Kampuang Baruah, Nagari Sungai Landia, Kecamatan IV Koto, Kabupaten Agam, alat berat masih bekerja hingga pukul 10.39 WIB.

Diketahui, tanah longsor terjadi di daerah tersebut pada Senin (22/6/2026) sekira pukul 05.45 WIB pagi.

Longsor ini dipicu oleh hujan intensitas lebat mengguyur Kabupaten Agam sejak Minggu (21/6/2026) siang.

Baca juga: Waspadai Gelombang Tinggi Saat Libur Sekolah, BMKG Minta Wisatawan Tak Mandi di Laut Menjelang Sore

Kabid KL BPBD Agam, Abdul Ghafur mengatakan pihaknya menerjunkan alat berat untuk melakukan pembersihan material longsor.

"Alat berat sudah bekerja sejak pukul 09.31 hingga 10.43 WIB masih melakukan pembersihan material longsor," sebutnya, Senin (22/6/2026).

Kata dia, alat berat yang dikerahkan berasal dari Dinas Bina Marga, Cipta Karya, dan Tata Ruang (BMCKTR) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).

"Alatnya berjenis backhoe loader, untuk jumlahnya masih kita tanya berapa unit di lapangan," pungkasnya.

Backhoe loader merupakan alat berat serbaguna yang menggabungkan dua fungsi utama dalam satu unit.

Loader di bagian depan untuk memuat material, dan lengan ekskavator (backhoe) di bagian belakang untuk menggali.

Namun untuk perkiraan berapa lama waktu pengerjaan, Abdul Ghafur belum dapat memperkirakannya.

Baca juga: Website SPMB SMP Sempat Gangguan, Disdikbud Padang Perpanjang Masa Pendaftaran hingga 25 Juni 2026

Arus Lalin Sempat Lumpuh Total

Kabid KL BPBD Agam, Abdul Ghafur mengatakan informasi tanah longsor diterima oleh pihaknya dari pemerintah nagari setempat.

"Benar ada longsor, kami mendapat informasinya sekira pukul 09.00 WIB," kata Abdul Ghafur saat dikonfirmasi.

Material longsor yang terjadi ujar Abdul Ghafur, menutupi akses jalan dengan ketinggian material kurang lebih 2,5 meter.

Sementara panjang material longsor diperkirakan 15 meter.

"Untuk akses jalan tidak bisa dilewati kendaraan roda dua maupun roda empat sama sekali pagi ini," ujarnya.

Setelah kejadian, pihak BPBD Agam sudah berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dan nagari setempat.

Selain itu, Abdul Ghafur menyebut pihaknya sudah melakukan asessment dan pendataan.

"Kami juga sudah berkoordinasi dengan Dinas PUPR Provinsi, terkait alat berat," tuturnya.

Namun sekira pukul 09.31 WIB, alat berat dari Dinas Bina Marga, Cipta Karya, dan Tata Ruang (BMCKTR) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) sudah sampai di lokasi. (*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.