Detik-detik Kecelakaan Bus Rombongan Pendaki di Karanganyar, Rem Bermasalah 500 Meter Sebelum TKP
Ryantono Puji Santoso June 22, 2026 03:30 PM

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Bus pariwisata yang menabrak tiang listrik dan warung di sekitar RM Mbak Ning 1, Desa Puntukrejo, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, merupakan rombongan open trip dari Jakarta.

Mereka diketahui berangkat dari Jakarta menuju Gunung Lawu untuk mendaki dan berencana pulang ke Jakarta.

Sukirno (67), sopir bus, mengaku satu rombongan terdiri dari empat bus yang terlibat dalam open trip tersebut.

"Ini rombongan open trip dari Jakarta ke Lawu mendaki gunung, dan hari ini rencana balik ke Jakarta. Ada empat bus. Di bus saya ada 57 orang termasuk saya dan kenek, yang lain 41, 51, dan 48 penumpang," kata Sukirno, Senin (22/6/2026).

Sukirno mengatakan, mereka berangkat dari Jakarta dengan titik keberangkatan di Universitas Kristen Indonesia (UKI), Kelurahan Cawang, Kecamatan Kramat Jati, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta.

Kemudian, rombongan bus sampai di Terminal Wisata Kemuning dan melanjutkan perjalanan ke jalur Pendakian Gunung Lawu via Cetho menggunakan mobil shuttle.

Hingga Senin dini hari, mereka turun dari pendakian dan berencana kembali ke Jakarta.

"Mereka turun dengan mobil shuttle menuju terminal, kemudian lanjut ke bus kami," katanya.

Dia mengatakan, saat awal bus yang ia kemudikan berangkat dari Terminal Wisata Kemuning, kendaraan masih berjalan normal.

KECELAKAAN. Penampakan bus pariwisata yang mengalami kecelakaan tunggal di Resto Mbak Ning 1, Desa Puntukrejo, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, di Unit Laka Satlantas Polres Karanganyar, Senin (22/6/2026). 22 orang dilaporkan terluka.
KECELAKAAN. Penampakan bus pariwisata yang mengalami kecelakaan tunggal di Resto Mbak Ning 1, Desa Puntukrejo, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, di Unit Laka Satlantas Polres Karanganyar, Senin (22/6/2026). 22 orang dilaporkan terluka. (TribunSolo.com/Mardon Widiyanto)

Merasakan Masalah 500 Meter dari Lokasi Kejadian

Namun sekitar 500 meter sebelum lokasi kejadian, ia menyadari bus yang dikemudikannya mengalami masalah.

"Sebelumnya tidak apa-apa, namun sekitar 500 meter dari lokasi ada selang yang putus. Saat saya injak rem, tidak ada reaksi," katanya.

Ia mengatakan, saat itu penumpang diminta berada di bagian belakang bus untuk membantu menekan laju kendaraan.

Saat tiba di lokasi kejadian, dia mengarahkan bus ke selokan di dekat RM Mbak Ning 1, Desa Puntukrejo, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar.

Baca juga: Daftar Nama 22 Korban Luka Kecelakaan Bus di Karanganyar, Satu Harus Operasi

"Saya sempat cek di depan Polsek Ngargoyoso, namun masih aman. Tapi saat mendekati lokasi, saya mengetahui rem sudah tidak berfungsi, sehingga saya suruh semua penumpang ke belakang," katanya.

"Kalau saya melaju ke bawah malah makin parah. Karena saya tahu lokasi, saya masukkan bus ke selokan di dekat rumah makan. Kami sengaja menabrak tiang listrik agar laju bus berkurang dan tidak terguling," ungkapnya.

Dia mengatakan, dapat mengambil keputusan tersebut karena sudah hafal kondisi jalan di kawasan itu.

Ia memastikan tidak ada korban meninggal dunia dan seluruh penumpang sudah diperbolehkan pulang.

"Saya sering ke sini dan hafal lokasi, jadi tahu cara mengantisipasi. Yang di rumah sakit sudah dirawat semua, dan penumpang sudah pulang. Yang pulang lebih dulu dibawa dengan kendaraan yang datang dari Tegal," ujarnya. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.