Tipu Muslihat Pelaku Penyekapan Wanita di Bandung, Sempat Antar Korban ke RS hingga Dokter Curigai Hal Ini
Widy Hastuti Chasanah June 22, 2026 04:34 PM

Grid.ID - Terungkap tipu muslihat pelaku penyekapan wanita di Bandung. Ternyata sempat antar korban ke rumah sakit hingga membuat dokter curiga.

Seperti diketahui, baru-baru ini publik dihebohkan dengan kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan seorang wanita berinisial YTR (29) di Bandung. Bagaimana tidak, wanita itu mengaku disekap dan disiksa selama 3 tahun oleh sang kekasih, TH (30).

Kepada sang ayah, YTR bercerita bahwa dirinya pernah dibacok, kepala dipukul menggunakan helm, disayat dan dilukai menggunakan senjata tajam. Kini, kondisi YTR sangat memprihatinkan karena mata korban mengalami infeksi hingga bibir bagian atas yang sudah menghilang.

Kasusnya tengah jadi sorotan publik, baru-baru ini terkuak tipu muslihat pelaku penyekapan wanita di Bandung. Ternyata pelaku sempat mengantarkan korban ke rumah sakit hingga membuat dokter curiga.

Hal itu lah yang menjadi titik awal terbongkarnya kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan tersebut. Berdasarkan pengakuankakak YTR di kanal Youtube Denny Sumargo, terbongkarnya kasus itu bermula saat pelaku mengirim sebuah pesan misterius kepada keluarga melalui aplikasi WhatsApp pada Rabu (10/6/2026).

Dalam pesan itu, disebutkan jika YTR tengah dirawat di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Pusat Dr Hasan Sadikin (RSHS) Bandung akibat mengalami kecelakaan.Kakak YTR menyebut saat itu korban diantar ke rumah sakit oleh pelaku dan juga penjaga kos.

Pelaku disebut mengancam penjaga kos dan meminta agar ia berpura-pura menjadi kerabat korban.

"Nah ternyata yang nelepon (ke keluarga) itu pelaku setelah diidentifikasi sama polisi."

"Jadi yang nganter (ke rumah sakit) itu penjaga kos dulu, nah si pelaku itu ngebuntutin dari belakang, jadi korban sama penjaga kos itu diantar pakai mobil Grab di anterin ke rumah sakit."

"Penjaga kos ini diancam sama pelaku suruh ngaku sebagai paman/ kerabat korban. Cuman kan dari rumah sakit minta yang pasti ya, makanya yang penjaga kos bilang 'itu dia suaminya' (ke pelaku) tapi malah (pelaku) balik ngancam si penjaga kos juga," ujar kakak korban.

Kakak Ipar YTR lantas ikut bersuara. Ia menyebut adik iparnya sempat ditanya dokter perihal luka-luka di tubuhnya. Karena ketakutan, korban mengaku jatuh dari kamar mandi, alih-alih mengaku disiksa oleh pelaku.

Mendengar pengakuan itu, pihak dokter tak langsung percaya. Dokter curiga dengan luka-luka korban hingga akhirnya meminta penjaga kos untuk menghubungi orang tua korban.

"Awalnya itu pas (korban) ditanyain ini kenapa lukanya kok bisa seperti ini sama dokter, dia bilangnya jatuh dari kamar mandi, dia takut karena masih diantar sama pelaku," ujar kakak ipar YTR.

"Dokter curiga, bilang nggak mungkin bisa seperti ini, ini nggak luka karena jatuh dari kamar mandi."

"Dokternya jadi tambah penasaran coba (tanya) ke penjaga kosnya bilang 'coba bisa dihubungkan ke keluarga nggak?', 'nggak tahu saya, saya cuma penjaga kos kata penjaga kosnya, itu ada suaminya (sambil menunjuk ke pelaku)' lalu dipanggil lah suaminya (pelaku)."

Setelah itu, pelaku menghubungi orang tua korban melalui pesan misterius di WA. Bahkan, keluarga korban mengaku tak mengenali nomor pelaku.

"Pas dipanggil dia sempat melotot gitu si penjaga kos, mungkin dia pikir ' kenapa dikasih tahu' gitu ya. terus dateng, telepon lah, dari situ lah mereka telepon kami," ujar kakak ipar YTR.

Keluarga ungkap tipu muslihat pelaku penyekapan wanita di Bandung, netizen langsung ikut berkomentar. Banyak yang ikut geram hingga berharap agar pelaku segera ditangkap polisi.

"Kalo sudah masuk podcast bang densu insya Allah cepat ketangkep," tulis akun @din***.

"Ini kalau pelakunya gak di hukum mati keterlaluan sih uda saatnya HAM bekerja lindungi korban jangan lindungi pelakunya," tambah akun @nek***.

"Sadis banget, kasus paling sadis sumpah, sakit hati banget ngedengerinnya ya Allah," tambah akun @din***.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.