Jelang Argentina vs Austria, Penjual Bendera di Bali Dukung Messi Pecahkan Rekor Piala Dunia 2026
Putu Kartika Viktriani June 22, 2026 06:03 PM

TRIBUN-BALI.COM - Jelang laga krusial Argentina kontra Austria di Piala Dunia 2026, dukungan untuk Lionel Messi tidak hanya datang dari para suporter di stadion, tetapi juga dari sudut-sudut Kota Denpasar, Bali.

Seorang pedagang bendera musiman, Yudi Kusdiana (52), ikut menaruh harapan besar agar sang megabintang mampu membawa Argentina melaju ke babak berikutnya sekaligus menorehkan sejarah baru sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa di Piala Dunia.

Menariknya, di tengah ramainya penjualan atribut turnamen, bendera Argentina justru menjadi salah satu yang paling banyak diburu warga Bali menjelang laga yang berpotensi menjadi panggung rekor bagi La Pulga.

Jadwal Argentina vs Austria

Duel Argentina melawan Austria pada laga kedua Grup J Piala Dunia 2026 menjadi panggung yang berpotensi mengabadikan satu nama dalam sejarah sepak bola dunia: Lionel Messi.

Pertandingan Argentina versus Austria akan berlangsung di Dallas, Texas, Amerika Serikat, Selasa 23 Juni 2026 pukul 01.00 WITA.

Laga ini bukan hanya menjadi penentu langkah kedua tim menuju fase gugur, tetapi juga berpeluang melahirkan sebuah rekor dunia.

 

Harapan tersebut bukan tanpa alasan.

Sang kapten Argentina hanya membutuhkan satu gol lagi untuk melampaui rekor legenda Jerman, Miroslav Klose, dan menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa dalam sejarah Piala Dunia.

Momentum besar itu semakin dekat setelah Messi tampil luar biasa pada laga pembuka Grup J menghadapi Aljazair di Stadion Arrowhead, Kansas City, Amerika Serikat, 16 Juni 2026.

Baca juga: Info Lokasi Nobar Piala Dunia 2026 di Bali, Nonton di Bali United Cafe Laga Argentina vs Austria

Dalam pertandingan tersebut, pemain berjuluk La Pulga itu mencetak hattrick melalui gol pada menit ke-17, 60, dan 76, sekaligus memastikan kemenangan meyakinkan Argentina dengan skor 3-0.

Tiga gol tersebut membuat koleksi gol Messi di ajang Piala Dunia menjadi 16 gol dan menyamai catatan Miroslav Klose yang selama bertahun-tahun kokoh di puncak daftar pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia tersebut.

Namun, berbeda dengan Messi yang masih tampil di level tertinggi, Klose telah mengakhiri karier profesionalnya sejak Juli 2016 setelah menutup masa baktinya bersama Lazio di Italia.

Kini, legenda Jerman itu beralih profesi menjadi pelatih sehingga tidak lagi memiliki kesempatan menambah koleksi golnya.

Di bawah Messi dan Klose, nama legenda Brasil Ronaldo Nazario tercatat mengoleksi 15 gol sepanjang kariernya di Piala Dunia sebelum pensiun dari sepak bola profesional.

Sementara itu, ancaman terbesar bagi Messi saat ini datang dari generasi baru, yakni Kylian Mbappe.

Penyerang andalan Prancis tersebut telah mengoleksi 14 gol sepanjang penampilannya di Piala Dunia.

Dua gol terbarunya lahir saat membantu Prancis mengalahkan Senegal dengan skor 3-1 pada laga pembuka Grup I Piala Dunia 2026.

Persaingan tidak hanya terjadi dalam daftar pencetak gol sepanjang masa, tetapi juga dalam perebutan Sepatu Emas Piala Dunia 2026.

Hingga fase grup berjalan, Messi berada di jajaran teratas bersama Deniz Undav dari Jerman dan Jonathan David dari Kanada dengan koleksi tiga gol.

Sementara itu, Mbappe, Erling Haaland, Harry Kane, dan Kai Havertz terus membayangi dengan torehan dua gol masing-masing.

Peluang Messi untuk mencatatkan dua sejarah sekaligus pun terbuka lebar.

Selain berpeluang menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa di Piala Dunia, ia juga berkesempatan memimpin daftar top skor edisi 2026.

Percaya Diri

Argentina datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah kemenangan telak atas Aljazair.

Baca juga: DAFTAR 8 Lokasi Nobar Piala Dunia 2026 di Bali: Dari Denpasar, Tabanan hingga Buleleng

Tim asuhan Lionel Scaloni diprediksi kembali mengandalkan permainan menyerang dengan dominasi penguasaan bola dan kreativitas lini depan yang dipimpin Messi.

Meski demikian, Austria dipastikan bukan lawan yang mudah.

Tim asuhan Ralf Rangnick juga membuka turnamen dengan hasil positif setelah menundukkan Yordania dengan skor 3-1.

Kemenangan tersebut menunjukkan Austria memiliki organisasi permainan yang solid dan transisi menyerang yang efektif sehingga Argentina tetap harus waspada apabila ingin mengamankan tiket ke babak berikutnya lebih cepat.

Dukungan Penjual Bendera di Bali

Dukungan terhadap Argentina juga datang dari Bali.

Yudi Kusdiana (52), seorang pedagang bendera musiman di Denpasar, berharap Timnas Argentina mampu melangkah hingga babak 32 besar dan Messi sukses memecahkan rekor baru di Piala Dunia.

Yudi merupakan penggemar berat Argentina. Kecintaannya kepada tim berjuluk Albiceleste bukan sekadar mengikuti tren, melainkan sudah tumbuh sejak era Diego Maradona masih bermain.

"Kalau saya mah dari dulu jagoin Argentina. Saya udah tahu dan suka sejak zamannya Maradona dulu," ujar Yudi, pedagang bendera asal Bandung, Jawa Barat.

Menurut Yudi, bendera Timnas Argentina juga menjadi salah satu yang paling banyak diburu pembeli di Bali selama berlangsungnya Piala Dunia 2026.

Selain Argentina, bendera negara peserta yang paling laris adalah Portugal dan Brasil.

"Daerah sini yang paling laris itu bendera Portugal, Brasil, sama Argentina," ujar Yudi saat ditemui Tribun Bali di lapak dagangannya di Jalan Teuku Umar, Denpasar Bali.

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.