BOLASPORT.COM - Adidas mulai membuka detail mengenai jersey Persija Jakarta yang akan diluncurkan untuk musim 2026/2027.
Selain mengungkap jadwal peluncuran, apparel asal Jerman tersebut juga membocorkan kisaran harga yang harus disiapkan The Jakmania untuk mendapatkan seragam baru Macan Kemayoran.
Senior Manager Brand Activation Adidas Indonesia, Cinita Dewi Mayakatri, mengatakan Persija akan memiliki tiga jenis jersey musim depan, yakni home, away, dan third kit.
Ketiga jersey tersebut nantinya tersedia dalam dua kategori, yakni player issue serta fan jersey yang ditujukan bagi suporter.
Untuk versi yang sama seperti digunakan para pemain Persija, Adidas membanderolnya dengan harga Rp1 juta per potong.
"Untuk jersey match wear-nya, home, away, dan third, harganya Rp1 juta," kata Cinita kepada awak media termasuk BolaSport.com.
Sementara itu, bagi suporter yang menginginkan alternatif lebih terjangkau, Adidas juga menyediakan fan jersey dengan harga Rp300 ribu.
"Kami juga punya fan jersey, dan fan jersey-nya itu Rp300 ribu," ujarnya.
Dengan demikian, The Jakmania memiliki pilihan antara jersey premium atau versi suporter dengan harga yang lebih ramah di kantong.
Selain mengonfirmasi kehadiran jersey kandang dan tandang, Adidas juga memastikan akan menghadirkan jersey ketiga (third kit).
Jersey tersebut menjadi suatu yang selama ini salah satu produk favorit para kolektor jersey sepak bola.
Dari sisi distribusi, jersey Persija akan tersedia di sejumlah kanal resmi Adidas.
Produk tersebut bisa dibeli melalui toko Adidas di Jakarta maupun secara daring melalui situs resmi perusahaan.
Meski demikian, Adidas belum bersedia mengungkap target penjualan yang disepakati bersama Persija dalam kerja sama jangka panjang mereka.
Menurut Cinita, informasi tersebut merupakan bagian dari kesepakatan internal yang tidak dapat dipublikasikan.
Peluncuran jersey baru hasil kolaborasi dengan Adidas diperkirakan akan menjadi salah satu produk sepak bola paling diburu pada musim 2026/2027.
Peluncuran resminya sendiri dijadwalkan berlangsung pada 29 Agustus 2026 di Jakarta.
"Itu tentu tidak bisa kami disclose."
"Yang pasti kami berharap kerja sama ini memberikan dampak yang positif dan hasil yang baik," tuturnya.