Persikotas FC Gagal Lolos Babak 8 Besar Usai Kalah dari Persibangga, Manajer: Kita Dikerjain Wasit!
Dedy Herdiana June 22, 2026 09:35 PM

 

Laporan wartawan TribunPriangan.com, Jaenal Abidin 

TRIBUNPRIANGAN.COM, KOTA TASIKMALAYA - Persikotas FC gagal lolos ke babak 8 besar usai kalah tipis 0-1 melawan Persibangga Purbalingga di babak 16 besar Liga 4 Piala Presiden 2026, yang bertanding di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, Senin (22/6/2026).

Sejak menit babak pertama dimulai, Laskar Wiradadaha sudah menekan jalannya pertandingan. Karena target di match kedua ini ingin meraih kemenangan.

Namun, kokohnya lini pertahanan lawan tak mampu menciptakan gol.

Sebaliknya Persibangga Purbalingga juga tampil menekan dengan mengandalkan serangan dua pemain sayap ke arah jantung pertahanan Persikotas.

Namun petaka datang menimpa tim Laskar Wiradadaha dengan keluarnya kartu merah dari wasit untuk pemain Perskotas FC, Taufik di menit 35'.

Baca juga: LINK Live Streaming Siaran Langsung Persikotas VS Persibangga Sore Ini, Bisa Nobar Sambil Ngopi

Meski sepuluh pemain, Persikotas masih tetap mampu membuat serangan di tengah gempuran Persibangga yang memanfaatkan jumlah pemainnya lebih banyak.

Beberapa kali peluang pun tercipta, tapi tidak ada gol hingga turun minum babak pertama dan skor 0-0 masih kuat untuk kedua klub.

Di babak kedua, Persikotas FC maupun Persibangga Purbalingga menampilkan permainan cepat dan keras.

Wasit pun harus mengeluarkan beberapa kartu kuning untuk Persikotas FC dan Persibangga.

Jumlah pemain Persikotas FC yang hanya 10 orang pun langsung dimanfaatkan Persibangga Purbalingga. 

Hasilnya di menit 78' umpan cepat dari pemain sayap mampu dikonversikan gol oleh pemain depan Persibangga Purbalingga.

Petaka datang kembali di menit 89', pemain Persikotas FC Fachrul Erick harus diberikan kartu merah usai melanggar pemain Persibangga Purbalingga.

Bermain 9 orang, ternyata masih mampu menekan jantung pertahanan Persibangga, meskipun lawan pun tampil menekan.

Bukannya mencetak gol, Persikotas FC kembali menelan pil pahit usai pemainnya mendapat kartu merah. 

Hingga pluit babak kedua berakhir, skor tidak berubah untuk kemenangan Persibangga Purbalingga melawan Persikotas FC.

Hasil ini membuat Laskar Wiradadaha memupus harapan untuk lanjut ke babak 8 besar Liga 4 Piala Presiden 2026.

Melalui postingan akun pribadi Instagramnya, Ketua Umum Persikotas FC, Ecep S Yasa mengatakan, bahwa ia yang harus disalahkan atas tidak lolosnya Persikotas FC ke babak 8 besar.

"Saya orang yang paling bertanggung jawab. Tidak perlu menyalahkan siapapun atas kegagalan Persikotas ke babak 8 besar. Semua tim sudah berjuang, jika ada kritik, saran dan apapun sampaikan kepada saya," ucap Ecep dikutip TribunPriangan.com.

Senada dikatakan, Manajer Tim Persikotas FC, Fajar Hendriawan mengungkapkan, bahwa pertandingan kali ini dikuasai Persikotas tapi dikalahkan oleh kepemimpinan wasit.

"Kita dikerjain wasit, dan hari ini wasit yang menghancurkan sportivitas," tegas Fajar.

Ia menjelaskan, permainan Purbalingga sudah defense, dan penguasaan bola tetap dibawah kendali Persikotas FC selama pertandingan.

"Permainan kita di atas kertas, meskipun main 9 orang kita masih menguasai permainan," jelasnya.

Fajar mengatakan, bahwa kejadian non teknis seperti ini yang merusak sepakbola. Padahal pertandingan cukup menarik.

"Kayaknya viral ini mah soalnya live karena, wasit kontroversi merusak tatanan sepakbola," ucap Fajar.

Meskipun menyisakan satu match melawan 757 Kepri Jaya FC, anak asuh Ronny Remon sudah dipastikan tidak lolos ke babak 8 besar Liga 4 Piala Presiden 2026.(*)

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.