Demo di DPRD Sumsel, Aliansi Cipayung Plus Sumsel Desak Pembubaran Program Makan Bergizi Gratis
Moch Krisna June 22, 2026 11:32 PM

 




TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG --
Gelombang aspirasi mahasiswa kembali bergulir di Kota Palembang. Massa aksi yang tergabung dalam Aliansi Cipayung Plus Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Senin (22/6/2026).

Dalam aksi tersebut, ratusan mahasiswa menyuarakan berbagai isu krusial terkait kondisi ekonomi, pendidikan, kesehatan, hingga tata kelola pemerintahan di bawah kepemimpinan nasional yang baru.

Pantauan Tribunsumsel.com di lapangan menunjukkan aksi berlangsung tertib. Mahasiswa membawa berbagai spanduk dan poster berisi tuntutan, serta secara bergantian menyampaikan orasi di atas mobil komando.

Aksi mereka dikawal ketat dan humanis oleh petugas Polrestabes Palembang yang langsung dipimpin Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Harryo Sugihhartono yang ikut hadir bersama anggotanya.

Ada yang menarik dalam aksi unjuk rasa kali ini. Selain menyampaikan orasi politik, massa aksi juga menggelar teatrikal singkat yang menggambarkan dinamika kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, termasuk sorotan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Sebagai simbol keprihatinan, mahasiswa melakukan aksi tabur bunga di atas tumpukan poster kecil kepemimpinan Prabowo - Gibran Kabinet Merah Putih di hadapan perwakilan DPRD Sumsel. Aksi ini menjadi simbol harapan agar jalannya pemerintahan tetap berpihak pada kepentingan rakyat kecil.

Aliansi Cipayung Plus Sumsel membawa enam poin tuntutan utama kepada pemerintah, antara lain:

  1. Mendesak pembubaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Merah Putih.
  2. Menuntut stabilisasi harga BBM non-subsidi serta jaminan ketersediaan BBM bersubsidi agar tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan.
  3. Mendesak pemerintah mengambil langkah taktis dalam penanganan depresiasi nilai tukar rupiah dan melakukan restrukturisasi APBN.
  4. Menegaskan kembali supremasi sipil serta meminta TNI dan Polri untuk menjalankan tugas pokok dan fungsinya sesuai amanat undang-undang.
  5. Mewujudkan pendidikan dan kesehatan gratis yang didanai melalui kebijakan pajak kekayaan (wealth tax) yang berkeadilan.
  6. Evaluasi menyeluruh terhadap kinerja jajaran menteri di Kabinet Merah Putih Prabowo-Gibran.

Aspirasi dan kehadiran massa mahasiswa ini diterima langsung oleh Wakil Ketua DPRD Sumatera Selatan, Ilyas Panji Alam. Di hadapan mahasiswa, Ilyas menyatakan dukungannya terhadap jalannya demokrasi dan berjanji akan meneruskan aspirasi ini ke tingkat pusat.

“Kami menerima aspirasi dari rekan-rekan mahasiswa Cipayung Plus Sumsel dan akan menyampaikan tuntutan ini kepada DPR RI serta pemerintah pusat untuk menjadi perhatian bersama,” kata Ilyas Panji Alam di hadapan massa.

Aksi ditutup dengan tertib. Mahasiswa berharap seluruh tuntutan yang telah diserahkan tidak hanya menjadi catatan di atas kertas, melainkan menjadi perhatian serius pemerintah dan segera ditindaklanjuti melalui kebijakan yang nyata.

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.