JANGAN LEWATKAN MOMEN PIALA DUNIA
Bintang Spanyol Lamine Yamal bisa mencapai level yang sama dengan Lionel Messi jika tetap menjaga kerendahan hati, menurut pelatih Austria, Ralf Rangnick.
Pelatih tim nasional Austria, Ralf Rangnick, memuji Lamine Yamal sebagai salah satu talenta muda paling bersinar di dunia sepak bola setelah kemenangan telak Spanyol 4-0 atas Arab Saudi. Mantan manajer Manchester United tersebut menilai bahwa winger Barcelona itu memiliki potensi untuk mencapai level yang setara dengan Lionel Messi, asalkan ia tetap berpijak pada realitas dan terus berkembang.
Spanyol terus tampil mengesankan dengan Yamal yang bersinar
Setelah kemenangan meyakinkan Spanyol 4-0 atas Arab Saudi, pelatih Austria Ralf Rangnick menyoroti potensi besar yang dimiliki Yamal. Bintang Barcelona itu kembali menunjukkan kualitasnya dengan mencetak gol pembuka pada menit ke-10 dan terus merepotkan lini pertahanan Green Falcons di sisi sayap.
Rangnick membandingkan potensi Yamal dengan Messi
Dalam wawancaranya dengan Mundo Deportivo, Rangnick menyebut Yamal sebagai salah satu bintang masa depan sepak bola ketika membahas kekuatan Spanyol. Pelatih Austria itu membuat perbandingan menarik dengan legenda Barcelona, Lionel Messi.
Ia mengatakan: "Spanyol bukanlah lawan yang ingin dihadapi siapa pun. Mereka juga merupakan salah satu negara yang telah membentuk sejarah sepak bola dalam beberapa tahun terakhir, dan yang lebih penting, mereka memiliki Lamine Yamal, salah satu superstar masa depan yang sesungguhnya. Saya membayangkan jika ia tetap bugar dan menjaga kerendahan hatinya, ia bisa mencapai level yang mirip dengan Lionel Messi."
Pentingnya peran Yamal yang terus meningkat bagi Spanyol
Meski baru berusia 18 tahun, winger muda tersebut sudah menjadi sosok kunci dalam lini serang Spanyol dan menjadi salah satu pemain paling berbahaya di tim. Namun, staf pelatih La Roja juga memperhatikan kondisi fisiknya.
Setelah tampil mengesankan di babak pertama, Yamal ditarik keluar pada babak kedua untuk mengatur beban fisiknya selama turnamen, mengingat cedera yang pernah ia alami di akhir musim lalu. Dalam hasil imbang 0-0 melawan Tanjung Verde pada laga pembuka Piala Dunia, winger tersebut juga tidak bermain penuh dan baru masuk di babak kedua.
Spanyol berupaya menjaga kebugaran Yamal
Spanyol kini mengalihkan fokus ke laga penting melawan Uruguay, dengan pelatih Luis de la Fuente diperkirakan akan terus mengatur menit bermain Yamal secara hati-hati menjelang babak gugur. Menjaga kebugaran sang remaja bisa menjadi kunci bagi peluang Spanyol untuk melangkah jauh dalam kompetisi ini.