Pertandingan malam ini antara Prancis dan Irak akan menjadi momen istimewa bagi Kylian Mbappé. Penyerang asal Prancis itu akan mencatatkan penampilan ke-100 bersama tim nasionalnya. Di usia yang baru menginjak 27 tahun, Mbappé sudah menjadi legenda hidup Prancis sekaligus pencetak gol terbanyak sepanjang masa bagi negaranya, dengan banyak tahun tersisa untuk terus menambah rekor tersebut.
Kisah Mbappé bersama tim nasional Prancis dimulai sejak dini. Pada tahun 2017, dalam laga melawan Luksemburg, talenta muda berusia 18 tahun itu melakukan debutnya dengan menggantikan Dimitri Payet.
Setahun kemudian, Mbappé tampil di Piala Dunia pertamanya — langsung sebagai starter. Turnamen itu menjadi titik balik kariernya, ketika ia membantu Prancis meraih gelar juara dunia dan mencetak gol di partai final.
Kini, di usia 27 tahun dan masih berada di puncak performanya, Mbappé tampil di Piala Dunia ketiganya dan terus menorehkan berbagai rekor dalam usahanya mencapai final ketiga. Pada tahun 2022, meskipun mencetak hat-trick bersejarah di laga final, ia harus puas menjadi runner-up setelah Prancis dikalahkan oleh Argentina yang dipimpin Lionel Messi.
Menjelang turnamen ini, Mbappé sudah masuk dalam daftar 10 besar pemain Prancis dengan jumlah penampilan terbanyak. Saat menghadapi Irak, ia akan bergabung dengan kelompok eksklusif pemain yang sudah mencatatkan 100 laga untuk Les Bleus — dengan Hugo Lloris memimpin daftar itu lewat 145 penampilan. Daftar tersebut berisi nama-nama legendaris seperti Lilian Thuram, Thierry Henry, Zinedine Zidane, Patrick Vieira, dan pelatih kepala saat ini, Didier Deschamps.
Di antara begitu banyak nama besar, Mbappé tetap mampu menonjol. Ia sudah menjadi legenda Prancis, meski masih memiliki waktu panjang untuk memecahkan lebih banyak rekor. Di Piala Dunia kali ini, misalnya, ia berhasil menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa Prancis dengan melampaui Olivier Giroud, rekan setimnya saat menjuarai Piala Dunia 2018. Saat ini, Mbappé telah mengoleksi 58 gol dengan seragam Prancis.
Rata-rata gol Mbappé untuk Prancis mencapai 0,59 per pertandingan, ditambah dengan total 34 assist. Catatannya di Piala Dunia bahkan lebih mengesankan: 14 gol dan dua assist dalam 15 pertandingan – 13 di antaranya sebagai starter. Artinya, ia berkontribusi lebih dari satu gol per laga, dengan penampilan gemilang di dua final yang telah ia mainkan.
"Tidak ada kehormatan yang lebih besar daripada bermain untuk tim nasional. Pertandingan ke-100 di Piala Dunia akan menjadi sesuatu yang istimewa," ungkap sang penyerang.
Dengan Prancis kembali menjadi salah satu favorit juara, Mbappé terus menambah koleksi golnya. Ia hanya berjarak satu gol untuk menyamai catatan Ronaldo di daftar pencetak gol Piala Dunia, dan dua gol lagi untuk menyamai rekor milik Miroslav Klose dan Lionel Messi. Messi, mantan rekan setim Mbappé di Paris Saint-Germain, tengah menjalani Piala Dunia terakhirnya. Mbappé masih akan memiliki lebih banyak kesempatan di masa depan jika ia menginginkannya.
Namun bahkan jika kariernya berhenti sekarang, tempat Mbappé sudah pasti abadi di jajaran legenda sepak bola Prancis.