'Benar-benar Spektakuler' - Lionel Messi Mengenang Rekor Pencetak Gol Terbanyak Piala Dunia dan Mengungkap Mengapa Penalti yang Gagal Mungkin Membantu Argentina Kalahkan Austria
Hendra Wijaya June 23, 2026 08:24 AM

Lionel Messi menyebut malam di Dallas sebagai sesuatu yang "benar-benar spektakuler" setelah ia menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa dalam sejarah Piala Dunia berkat kemenangan Argentina 2-0 atas Austria. Bintang Inter Miami itu mencetak dua gol untuk memastikan langkah La Albiceleste ke babak 32 besar sekaligus melampaui rekor lama milik Miroslav Klose.

Malam pemecah rekor di Dallas

Kapten Argentina kembali menampilkan performa luar biasa di Piala Dunia 2026, dengan dua gol yang membuatnya melampaui rekor Miroslav Klose yang telah bertahan lama. Setelah babak pertama berjalan ketat, Messi akhirnya membuka keunggulan dan kemudian menambah gol kedua di menit-menit akhir, menempatkan dirinya di posisi unik sebagai pencetak gol paling produktif dalam sejarah turnamen tersebut.

Menanggapi pencapaiannya serta keberhasilan tim melaju ke fase gugur, Messi mengatakan bahwa dua gol di detik-detik terakhir adalah penutup sempurna bagi penampilan bersejarahnya secara individu.

“Sejujurnya, saya sangat senang terutama karena kemenangan ini,” ujar pemain berusia 38 tahun itu kepada wartawan. “Ini adalah kemenangan yang sangat penting, sulit, dan penuh perjuangan. Kemenangan ini memberi kami ketenangan untuk menghadapi pertandingan berikutnya. Ini adalah Piala Dunia; semua pertandingan sangat seimbang dan intens.”

Hikmah di balik penalti yang gagal

Meskipun dua golnya mencatat sejarah, malam itu sebenarnya bisa lebih mengesankan bagi sang nomor 10. Messi gagal mengeksekusi penalti di babak pertama setelah langkah pendeknya sebelum menendang membuat bola melenceng dari sasaran. Namun, penyerang veteran itu menilai bahwa kegagalan tersebut justru bisa menjadi keuntungan bagi Argentina karena membuat intensitas pertandingan tetap tinggi hingga peluit akhir berbunyi.

“Sejujurnya luar biasa bagaimana semua ini terjadi,” ujar Messi saat membahas rekor tersebut. “Hari ini saya memiliki penalti yang bisa saja menambah keunggulan, tapi mungkin jika penalti itu masuk, saya tidak akan mencetak dua gol lainnya. Kita tidak pernah tahu, tapi saya bahagia dengan hasilnya, kontribusi saya, dan kerja keras tim.”

Persiapan menuju babak gugur

Dengan enam poin dari dua pertandingan awal di Grup J, sang juara bertahan telah memastikan tempat di babak 32 besar. Messi menekankan bahwa meskipun tim selalu berusaha tampil sempurna, kesempatan untuk memainkan laga terakhir grup tanpa tekanan akan memberi skuad asuhan Lionel Scaloni waktu berharga untuk pemulihan di tengah jadwal turnamen yang padat.

“Kami memang menargetkan dua kemenangan,” jelas Messi. “Itu tidak mudah karena semua pertandingan sangat seimbang dan tidak ada yang mau menyerah. Memang benar mereka tidak banyak mengancam kami, tapi itu pertandingan yang sulit; kami harus bermain sangat cepat dan kadang kami bisa melakukannya. Yang paling penting adalah lolos ke babak berikutnya. Kami adalah Argentina dan kami siap menghadapi siapa pun.”

Messi membidik kebahagiaan Piala Dunia berikutnya

Dalam upayanya meraih gelar dunia kedua berturut-turut di penampilan keenamnya di Piala Dunia, Messi menyoroti suasana istimewa yang menyelimuti tim. Hubungan erat antar pemain dan dukungan luar biasa dari para penggemar Albiceleste menjadi kekuatan utama mereka dalam menapaki jalan panjang menuju final.

“Ketika kelompok ini berkumpul, kami menikmati setiap momen bersama, hari demi hari, melihat dukungan dari para pendukung seperti ini, memberi mereka kebahagiaan seperti ini,” ujar sang kapten. “Syukur kepada Tuhan, kami sudah bisa memberi mereka banyak kebahagiaan dan kami akan berusaha mempertahankan semangat serta keharmonisan ini bersama para penggemar. Seperti yang saya katakan, kami melangkah selangkah demi selangkah. Perjalanannya panjang dan sulit, tapi kami menyiapkan diri seperti biasa untuk setiap pertandingan. Saya menjalani semuanya dengan semangat yang sama seperti sebelumnya, menikmati permainan dan momen di lapangan.”

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.