Daftar Pemda Berprestasi Regional Papua Tahun 2026, Tingkat Provinsi hingga Kabupaten Kota
Suci Rahayu PK June 23, 2026 10:11 AM

TRIBUNJAMBI.COM - Daftar pemerintah daerah (Pemda) berprestasi regional Papua tahun 2026.

Ada 28 penghargaan yang diberikan kepada pemerintah daerah dalam malam Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Regional Papua Tahun 2026 yang digelar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Tribun Network di Abepura, Jayapura, Senin (22/6/2026).

42 bupati atau wali kota dan 6 gubernur dari seluruh Papua turut hadir dalam acara dan memperebutkan trofi serta uang apresiasi miliaran rupiah.

Mendagri Tito Karnavian didampingi tiga Wamendagri yakni Ribka Haluk, Wamendagri Bima Aria Sugiarto, dan Akhmad Wiyagus hadir dalam acara.

Turut membersamai antara lain Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti dan CEO Tribun Network Dahlan Dahi.

Penghargaan terbagi dalam empat kategori besar dan tergolong lagi ke dalam tiga sub tingkat yaitu tingkat provinsi, tingkat ibu kota provinsi dan tingkat kabupaten/kota.

Baca juga: Daftar 102 Perusahaan Job Fair Polda Jambi 22-24 Juni 2026, Ada 1.000 Pekerjaan

Baca juga: Satu dari 2 Pelaku Penyerangan 2 Polisi di Dekat Pasar Angso Duo Jambi Ditangkap, Positif Amfetamin

A. Kategori Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting

Tingkat provinsi:
- Terbaik I: Provinsi Papua Rp 3 Miliar
- Terbaik II: Provinsi Papua Barat Rp 2 Miliar

Tingkat ibu kota provinsi
- Terbaik I: Kabupaten Merauke Rp 3 Miliar
- Terbaik II: Kota Jayapura Rp 2 Miliar

Tingkat kabupaten/kota:
- Terbaik I: Kabupaten Mimika Rp 3 Miliar 
- Terbaik II: Kabupaten Jayapura Rp 2 Miliar
- Terbaik III: Kabupaten Biak Numfor Rp 1 Miliar

B. Kategori Creative Finance

Tingkat provinsi:
- Terbaik I: Provinsi Papua Rp 3 Miliar
- Terbaik II: Provinsi Papua Barat Daya Rp 2 Miliar

Tingkat ibu kota provinsi
- Terbaik I: Kota Jayapura Rp 3 Miliar
- Terbaik II: Kabupaten Manokwari Rp 2 Miliar

Tingkat kabupaten/kota:
- Terbaik I: Kabupaten Mimika Rp 3 Miliar
- Terbaik II: Kabupaten Jayapura Rp 2 Miliar
- Terbaik III: Kabupaten Raja Ampat Rp 1 Miliar

Baca juga: Prediksi Skor Yordania vs Aljazair , Head-to-head dan Statistik , Kick off 10.00 WIB

C. Kategori Penurunan Tingkat Pengangguran

Tingkat provinsi:
- Terbaik I: Provinsi Papua Tengah Rp 3 Miliar
- Terbaik II: Provinsi Papua Pegunungan Rp 2 Miliar

Tingkat ibu kota provinsi
- Terbaik I: Kabupaten Nabire Rp 3 Miliar 
- Terbaik II: Kabupaten Jayawijaya Rp 2 Miliar

Tingkat kabupaten/kota:
- Terbaik I: Kabupaten Tamberauw Rp 3 Miliar 
- Terbaik II: Kabupaten Sorong Rp 2 Miliar
- Terbaik III: Kabupaten Dogiyai Rp 1 Miliar

D. Kategori Pengendalian Inflasi

Tingkat provinsi:
- Terbaik I: Provinsi Papua Selatan Rp 3 Miliar 
- Terbaik II: Provinsi Papua Tengah Rp 2 Miliar 

Tingkat ibu kota provinsi
- Terbaik I: Kota Jayapura Rp 3 Miliar 
- Terbaik II: Kabupaten Merauke Rp 2 Miliar 

Tingkat kabupaten/kota:
- Terbaik I: Kabupaten Fakfak Rp 3 Miliar 
- Terbaik II: Kabupaten Biak Numfor Rp 2 Miliar 
- Terbaik III: Kabupaten Manokwari Selatan Rp 1 Miliar

Makna Strategis

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian apresiasi nasional yang bertujuan memberikan penghargaan kepada pemerintah daerah yang menunjukkan kinerja unggul dalam mendukung pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Setelah dilaksanakan di berbagai wilayah Indonesia, penghargaan kali ini diberikan kepada pemerintah daerah di Tanah Papua sebagai bentuk pengakuan atas berbagai inovasi dan capaian pembangunan yang berhasil diwujudkan.

Ajang tersebut dihadiri oleh jajaran pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta berbagai pemangku kepentingan yang memiliki komitmen memperkuat tata kelola pemerintahan dan pembangunan daerah.

Mengusung tema "Mengapresiasi, Menginspirasi, dan Menggerakkan", kegiatan ini diharapkan menjadi wadah untuk mendorong peningkatan kinerja pemerintah daerah sekaligus memperluas pertukaran praktik-praktik terbaik antarwilayah.

Pelaksanaan Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Regional Papua Tahun 2026 juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat kualitas tata kelola pemerintahan, mendorong pembangunan yang inklusif, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata.

Sebagai ujung tombak pembangunan, pemerintah daerah memiliki peran strategis dalam menghadirkan berbagai program yang manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat. Karena itu, penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas inovasi, terobosan, dan capaian nyata yang berhasil diwujudkan di masing-masing daerah.

Sebanyak 42 bupati atau wali kota dan 6 gubernur dari seluruh Papua turut hadir dalam acara ini.

Misi BPS

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) RI, Amalia Adininggar Widyasanti, menyampaikan pernyataan terkait pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Regional Papua 2026 tersebut.

Amalia mengatakan, BPS mendapat mandat untuk melaksanakan pendataan lengkap melalui Sensus Ekonomi 2026 yang telah dimulai secara door to door sejak 15 Juni dan akan berlangsung hingga 31 Agustus 2026.

“BPS ditugaskan untuk melakukan pendataan lengkap atau yang disebut dengan nama sensus ekonomi di tahun ini dan sensus ekonomi 2026 ini mulai pendataan secara door to door tanggal 15 Juni sampai 31 Agustus 2026,” ujar Amalia.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian yang telah menandatangani surat edaran bersama untuk disebarluaskan kepada seluruh kepala daerah di Indonesia guna mendukung pelaksanaan sensus tersebut.

“Saya ingin menyampaikan apresiasi yang luar biasa kepada bapak Mendagri karena beliau telah berkenan untuk menandatangani surat edaran bersama yang disebarluaskan kepada seluruh kepala daerah se-Indonesia untuk mendukung pelaksanaan sensus ekonomi 2026,” ujarnya di Jayapura, Senin (22/6/2026).

Menurut Amalia, Mendagri juga menitipkan pesan khusus kepada seluruh kepala daerah agar memanfaatkan momentum sensus ini untuk memperoleh data ekonomi yang akurat tanpa perlu menggunakan anggaran dari APBD.

Ia menegaskan, Sensus Ekonomi 2026 menjadi kesempatan strategis bagi pemerintah daerah untuk memperkuat basis data pembangunan dan perencanaan ekonomi daerah.

Di wilayah Papua, BPS telah menyiapkan ribuan petugas lapangan untuk memastikan pendataan berjalan optimal.

Sebanyak 5.355 petugas disebar di seluruh provinsi di Tanah Papua guna mencatat aktivitas perekonomian masyarakat secara menyeluruh.

“Yang penting adalah juga petugas kami akan jumlah ada 5.355, mereka tersebar di seluruh provinsi di Tanah Papua siap untuk mencatat perekonomian Tanah Papua,” ujar Amalia. (*)

 

Simak informasi lainnya di media sosial Facebook, Instagram, Thread dan X Tribun Jambi

Baca juga: Satu dari 2 Pelaku Penyerangan 2 Polisi di Dekat Pasar Angso Duo Jambi Ditangkap, Positif Amfetamin

Baca juga: Daftar 102 Perusahaan Job Fair Polda Jambi 22-24 Juni 2026, Ada 1.000 Pekerjaan

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.