Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Putri Nurjannah Kurita
TRIBUN-PAPUA.COM, SENTANI - Pemerintah Kabupaten Jayapura menyabet dua kategori penghargaan sekaligus dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Regional Papua Tahun 2026.
Acara bergengsi ini berlangsung di Hotel Suni Abepura, Jayapura, Papua, pada Senin (22/6/2026) malam.
Dua penghargaan yang berhasil diraih Pemkab Jayapura adalah Terbaik Kedua untuk Kategori Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting, serta Terbaik Kedua untuk Kategori Creative Financing (Pembiayaan Kreatif).
Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Bupati Jayapura, Yunus Wonda, berupa trofi beserta total dana insentif senilai Rp4 miliar.
Baca juga: Kemendagri Apresiasi Pemda Berprestasi Regional Papua 2026, Dorong Inovasi dan Kolaborasi Daerah
Rincian Pemenang Kategori Penghargaan
Berikut adalah daftar lengkap pemenang untuk tingkat kabupaten pada kedua kategori tersebut;
1. Kategori Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
Terbaik I: Kabupaten Mimika (Trofi & Uang Rp3 Miliar)
Terbaik II: Kabupaten Jayapura (Trofi & Uang Rp2 Miliar)
Terbaik III: Kabupaten Biak Numfor (Trofi & Uang Rp1 Miliar)
Penghargaan diserahkan langsung oleh Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) RI, Amalia Adininggar Widyasanti.
2. Kategori Creative Financing (Pembiayaan Kreatif)
Terbaik I: Kabupaten Mimika (Trofi & Uang Rp3 Miliar)
Terbaik II: Kabupaten Jayapura (Trofi & Uang Rp2 Miliar)
Terbaik III: Kabupaten Raja Ampat (Trofi & Uang Rp1 Miliar)
Penghargaan diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Dalam Negeri, Ribka Haluk.
Hadiah untuk Seluruh Masyarakat Jayapura
Bupati Jayapura, Yunus Wonda, menegaskan pencapaian luar biasa ini merupakan buah dari kerja keras dan keberhasilan seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Jayapura.
Baca juga: 7 Pemda se-Papua Raih Penghargaan Kemendagri Karena Sukses Tekan Pengangguran
"Seperti yang selalu saya sampaikan kepada media, saya dan Wakil Bupati hanyalah alat yang bekerja. Yang hebat adalah masyarakat dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Bahkan untuk menekan angka stunting, ini juga berkat intervensi dan kerja keras dari PKK Kabupaten Jayapura," ujar Yunus Wonda.
Yunus mengaku sempat terkejut atas penghargaan ini lantaran seluruh proses penilaian dan survei dilakukan secara independen tanpa sepengetahuan pihak pemda.
Hal ini pun menjadi suntikan motivasi yang sangat besar bagi jajarannya.
"Ini semua berkat kerja sama masyarakat Kabupaten Jayapura yang memiliki mimpi besar untuk sebuah perubahan. Paling tidak, ada hal nyata yang sudah kami lakukan. Terima kasih kepada masyarakat yang selalu membantu. Perubahan ini bukan hanya untuk sekarang, tetapi harus terus berlanjut, siapapun bupatinya nanti," tutup Yunus. (*)