UM Surabaya Raih Penghargaan Kampus Unggul dengan Hibah Pengabdian Terbanyak
Titis Jati Permata June 23, 2026 12:32 PM

 

SURYA.co.id, SURABAYA – Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura) meraih penghargaan Anugerah Kampus Unggul (AKU) 2026 sebagai perguruan tinggi dengan penerima program hibah pengabdian kepada masyarakat terbanyak, baik dari sisi pendanaan maupun jumlah judul untuk kategori universitas.

Penghargaan tersebut diberikan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VII dalam kegiatan Rapat Kerja Pimpinan Perguruan Tinggi Swasta dan Anugerah Kampus Unggul 2026, Senin (22/6/2026).

Dalam forum strategis yang mempertemukan ratusan pimpinan perguruan tinggi se-Jawa Timur itu, Umsura dinobatkan sebagai universitas dengan capaian penerima hibah pengabdian kepada masyarakat terbanyak. 

Raihan tersebut semakin menegaskan komitmen Umsura dalam memperkuat mutu riset, kolaborasi, serta pelaksanaan tridarma perguruan tinggi.

Komitmen Umsura

Rektor Umsura, Prof. Mundakir, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas capaian yang diraih institusi yang dipimpinnya.

Menurutnya, penghargaan tersebut merupakan hasil konsistensi sivitas akademika dalam menjalankan tridarma perguruan tinggi, khususnya pada bidang pengabdian kepada masyarakat.

“Penghargaan ini menegaskan komitmen Umsura sebagai perguruan tinggi yang tidak berhenti pada produksi ilmu pengetahuan, tetapi juga memastikan hasil riset dan keilmuan dosen benar-benar hadir, dirasakan, dan memberi solusi bagi persoalan masyarakat,” ujarnya.

Baca juga: Mahasiswa Umsura Cetak Sejarah Dunia, Putra Tri Ramadani Raih Emas Bersejarah di Praha 

Ia menambahkan, capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh sivitas akademika Umsura yang secara konsisten mengembangkan riset berbasis kebutuhan masyarakat serta program pengabdian yang berorientasi pada keberlanjutan dan nilai-nilai kemanusiaan.

“Penghargaan ini menjadi bukti bahwa Umsura tidak hanya unggul dalam capaian akademik, tetapi juga mampu menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat luas,” tambahnya.

Tingkatan Mutu Penelitian dan Pengabdian

Sementara itu, Kepala Lembaga Riset, Inovasi, dan Pengabdian kepada Masyarakat (LRIPM) Umsura, Arin Setiyowati, mengatakan pihaknya akan terus meningkatkan mutu penelitian dan pengabdian, memperluas jejaring nasional maupun internasional, serta memperkuat peran perguruan tinggi sebagai agen perubahan sosial.

“Ke depan, melalui LRIPM, Umsura akan terus mendorong inovasi riset dan pengabdian yang berdampak sehingga kehadiran kampus benar-benar menjadi bagian dari solusi masyarakat,” tegasnya.

Arin menjelaskan, salah satu strategi yang dilakukan untuk meningkatkan keberhasilan perolehan hibah pengabdian kepada masyarakat adalah melalui penguatan kapasitas dosen sejak tahap penyusunan proposal.

Menurutnya, LRIPM secara rutin mengundang dosen-dosen yang memenuhi syarat pada berbagai skema hibah pengabdian kepada masyarakat untuk mengikuti workshop dan coaching tingkat universitas dengan menghadirkan pemateri serta reviewer eksternal.

“Kegiatan tersebut bertujuan menguatkan proses pemilihan skema dan penyusunan proposal. Selain itu, kami juga melakukan pendampingan intensif ke fakultas-fakultas sekaligus melakukan review awal terhadap proposal pengabdian kepada masyarakat sebelum disubmit ke sistem,” jelasnya.

Layanan Pendidikan Tinggi Terbaik

Arin menambahkan, Umsura akan terus berkompetisi secara positif untuk meningkatkan mutu dan memberikan layanan pendidikan tinggi terbaik.

Dengan demikian, hasil riset, penelitian, dan pengabdian yang dihasilkan dosen-dosen Umsura dapat memberikan dampak positif yang lebih luas bagi masyarakat.

Anugerah Kampus Unggul LLDIKTI Wilayah VII merupakan penghargaan tahunan yang diberikan kepada perguruan tinggi swasta di Jawa Timur atas kinerja tata kelola, pelaporan, serta mutu akademik. Penghargaan tersebut diserahkan dalam forum rapat kerja pimpinan perguruan tinggi bersama LLDIKTI Wilayah VII.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.