Nico Schlotterbeck telah mengungkapkan beban emosional akibat cedera serius yang memaksanya keluar dari turnamen, mengakui bahwa ia masih membutuhkan waktu untuk menerima kenyataan pahit tersebut. Bintang Borussia Dortmund itu dipastikan tidak dapat tampil di Piala Dunia 2026 setelah mengalami cedera pergelangan kaki parah pada fase grup.
Bek Jerman itu akhirnya buka suara untuk pertama kalinya setelah kabar menyedihkan tentang cedera yang membuatnya harus menepi dari Piala Dunia dikonfirmasi. Bek tengah Borussia Dortmund tersebut dipastikan absen setidaknya selama dua bulan setelah mengalami kerusakan pada ligamen medial di pergelangan kaki kirinya, mengakhiri harapannya untuk mengangkat trofi di lapangan.
Pemain internasional Jerman dengan 29 caps itu mengalami cedera tersebut saat kemenangan 2-1 Jerman atas Pantai Gading. Ia sempat mencoba untuk melanjutkan permainan, namun akhirnya harus digantikan pada babak pertama setelah kondisi cederanya semakin parah. Hasil pemeriksaan MRI kemudian mengonfirmasi tingkat keparahan cedera tersebut, yang membuatnya harus absen selama sisa turnamen.
Dalam pesan emosional yang dibagikan di media sosial, Schlotterbeck meminta waktu dan privasi untuk memproses situasi ini, sambil menyerukan kepada para pendukung agar terus memberikan dukungan penuh kepada tim nasional. Ia menekankan pentingnya kebersamaan dalam perjuangan Jerman menuju gelar juara dunia.
"Hai para penggemar, saya masih butuh sedikit waktu untuk memproses semuanya dan akan membicarakannya nanti. Jadi, untuk saat ini, tidak akan ada pernyataan panjang dari saya," tulis Schlotterbeck. "Yang terpenting sekarang adalah tim. Mereka pantas mendapatkan dukungan penuh dari seluruh rakyat Jerman. Mari kita berdiri bersama dan tunjukkan bahwa kita mendukung tim Jerman ini, baik di masa-masa indah maupun sulit, serta memberikan semangat dalam perjalanan mereka menuju gelar juara dunia. Terima kasih atas pengertiannya."
Meskipun menghadapi cobaan fisik yang berat, Schlotterbeck memilih untuk tetap bersama skuad di markas mereka di Amerika Serikat. Keputusan tersebut mendapat pujian dari staf pelatih, karena sang bek tetap menjadi sosok berpengaruh di ruang ganti meski tidak bisa bermain di lapangan. Pelatih kepala Julian Nagelsmann mengungkapkan bahwa tim berusaha keras untuk menjaga semangat Schlotterbeck tetap tinggi di masa sulit ini.
"Kami semua berusaha untuk membangkitkan semangatnya. Untungnya, dia adalah sosok yang sangat positif dan sudah mulai melihat ke depan," ujar Nagelsmann saat membahas kondisi mental sang bek. Manajer tersebut juga menegaskan bahwa kehadiran pemain berusia 26 tahun itu di kamp adalah "tanda yang baik, karena ia juga memiliki pengaruh besar di luar lapangan."
Schlotterbeck baru-baru ini memperpanjang kontraknya bersama Dortmund hingga tahun 2031 dan dikaitkan dengan minat dari sejumlah klub elit Eropa musim panas ini. Dalam kontrak barunya bersama klub Jerman itu, dilaporkan terdapat klausul pelepasan yang berlaku hingga 19 Juli, yang memungkinkan ia hengkang dengan biaya antara €50 juta hingga €60 juta untuk kelompok klub tertentu, termasuk Real Madrid dan Liverpool yang disebut-sebut berada di barisan terdepan.