Niat Puasa Asyura dan Tasua Muharram 1448 H: Ada Beda Jadwal Versi NU dan Pemerintah
Imam Saputro June 23, 2026 02:23 PM

TRIBUNPALU.COM - Bacaan niat puasa Asyura dan Tasua di bulan Muharram 1448 Hijriah, ini jadwal Puasa Asyura dan Tasua Juni 2026.

Ada dua puasa sunnah di bulan Muharram yang dianjurkan dilalukan oleh umat Islam.

Puasa sunnah di bulan Muharram yakni Puasa Tasua dan Puasa Asyura, dapat dilakukan umat muslim pada hari ke-9 dan ke-10 Muharram 1448 H.

Keutamaan puasa Tasu'a tanggal 9 Muharram dan puasa Asyura tanggal 10 Muharram sangat besar berdasarkan hadits Imam Muslim adalah dapat menghapus dosa selama satu tahun yang lalu.

Pada puasa Tasu’a yaitu pada tanggal 9 Muharram hal ini sebagai pembeda antara umat Islam dengan kebiasaan kaum Yahudi yang juga berpuasa pada tanggal 10 Muharram

Menurut Ustadz Khalid, puasa ini dalam bentuk dan tanda syukur kepada Allah atas hal itu dan Rasul meminta sahabat untuk puasa pada 10 Muharram.

Berdasarkan kalender Hijriah yang diterbitkan Kementerian Agama Republik Indonesia, maka Puasa Tasua (9 Muharram 1448 H) dilaksanakan pada Rabu, 24 Juni 2026.

Sedangkan untuk Puasa Asyura (10 Muharram 1448 H) pada Kamis, 25 Juni 2026

Baca juga: Program Bunga Desa Berikan Kemudahan Layanan Program JKN di Pelosok Poso

Namun ada perbedaan di versi Nahdlatul Ulama yang melalui Lembaga Falakiyah PBNU karena menetapkan 1 Muharram 1448 H jatuh pada Rabu, 17 Juni 2026 atau selisih satu hari dengan pemerintah.

Sehingga jadwal Puasa Tasua dan Asyura bergeser satu hari:

  • Puasa Tasua (9 Muharram): Kamis, 25 Juni 2026
  • Puasa Asyura (10 Muharram): Jumat, 26 Juni 2026

Niat Puasa Tasua

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ التَا سُوعَاء لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin ‘an adai sunnatit Tasu’ai lillahi Ta’ala.

Artinya: Saya niat puasa Tasua, sunah karena Allah Ta’ala

Niat Puasa Asyura:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ ِعَا شُورَاء لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin ‘an adai sunnati Asyurai lillahi Ta’ala

Artinya: Aku berniat puasa sunah Asyura esok hari karena Allah SWT. (Hurriyati Aliyah/ Nashih)

Keistimewaan Bulan Muharram

Seperti diketahui bulan Muharram merupakan satu di antara 12 bulan yang ada dalam kalender Hijriah.

Di mana 12 bulan dalam kalender Hijriah di antaranya Muharram, Safar, Robi'ul Awal, Robi'ul Akhir, Jumadil Awal, Jumadil Akhir, Rajab, Sya'ban, Ramadhan, Syawal, Dzulqo'idah, dan Dzulhijjah.

Dari 12 bulan tersebut, Allah juga menjadikan sebagian bulan lebih utama daripada sebagian yang lain, dan bulan Muharram masuk di dalamnya.

Sebagaimana firman-Nya.

"Di antaranya ada empat bulan yang haram, itulah ketetapan agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan empat itu." (At-Taubah:36).

Sebagaimana dalam sabda Rasulullah SAW:

"Sesungguhnya Allah membuka tahun dengan bulan haram (bulan Muharam) dan mengakhirinya pula dengan bulan Haram (bulan Dzulhijjah). Maka tiada bulan dalam satu tahun lebih agung di sisi Allah setelah bulan Ramadhan daripada bulan Muharam."

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.