TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN - Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Sulawesi Barat (Sulbar) mempunyai ketua baru, setelah Abdul Halim terpilih secara aklamasi, pada Musyawarah provinsi (Musprov) V PBVSI Sulawesi Barat, di Hotel Calista Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Selasa (23/6/2026).
Sebanyak enam Pengurus Kabupaten (Pengkab) PBVSI mempunyai hak suara.
Baca juga: Anggaran Rp143 Miliar RS Kemenkes di Mamuju Tengah Mulai Dibangun di Atas Lahan 7.600 Meter Persegi
Baca juga: Mural 10 Meter Bendera Peserta Piala Dunia Warnai Semangat Nobar Warga Dusun Malauwa Mamuju
Lima diantaranya merekomendasikan kembali Abdul Halim sebagai ketua .
Dukungan datang dari PBVSI Polman, Majene, Mamasa, Pasangkayu, dan Mamuju Tengah.
Sementara PBVSI Mamuju tak memiliki hak suara, dan hanya sebagai peninjau karena kepengurusannya sudah lama berakhir dan tak mengelar musawarah pemilihan pengurus.
Usai terpilih, Abdul Halim menegaskan komitmennya membesarkan organisasi olahraga voli ini agar lebih berprestasi.
Dia juga mengaku akan fokus pada pembinaan atlet usia dini dan peningkatan kapasitas wasit dan pelatih.
“Pembinaan atlet usia dini harus menjadi prioritas agar Sulbar memiliki regenerasi atlet yang berkelanjutan,” kata Abdul Halim.
Dia menyebut selain itu, peningkatan kualitas pelatih dan wasit juga sangat penting untuk mendukung pembinaan prestasi.
Disebutkan program yang telah dilaksanakan pada selama masa kepengurusan sebelumnya dan akan dilanjutkan serta disempurnakan pada kepengurusan yang baru.
Abdul Halim berharap dapat berkolaborasi dengan Pengkab PBVSI kabupaten dalam peningkatan prestasi atlet bola voli.
“Kedepan pembinaan atlet usia dini makin ditingkatkan. Sehingga bisa menghasilkan atlet berprestasi tingkat nasional,” ujarnya.
Wakil Ketua I Bidang Organisasi Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) Muhammad Ilham Idris mengatakan, Musprov ini menjadi momentum penting untuk menentukan arah kebijakan dan memilih Ketua Umum PBVSI Sulbar periode 2026-2030.
“Forum Musprov PBVSI ini merupakan amanat organisasi yang sangat penting. Tidak hanya sebagai sarana evaluasi program dan pertanggungjawaban pengurus periode sebelumnya, juga sebagai momentum menentukan arah dan masa depan prestasi voli di Sulbar,” ujar Ile - sapaan akrab Muhammad Ilham Idris.
Ilham menyebut bola voli merupakan salah satu olahraga yang digemari semua kalangan.
Meski saat ini Keterbatasan anggaran menjadi salah satu tantangan pembinaan olahraga tersebut.
“Bahkan di kampung kampung hingga di kota olahraga ini dimainkan masyarakat. Musprov ini diharapkan berjalan demokrasi. Karena tujuan utama memajukan voli di Sulbar,” bebernya.
Ilham berharap, PBVSI Sulbar kedepan fokus kepada pembinaan usia dini. Jika ada atlet yang usia dini memiliki prestasi maka akan diperjuangkan mendapat beasiswa jalur prestasi. (*)
Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Fahrun Ramli