TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Selasa, 23 Juni 2026 menjadi hari kedua pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMP jalur prestasi di Denpasar.
Hingga hari kedua, sebanyak 1.238 berkas pendaftar ditolak.
Sementara tercatat ada sebanyak 4.873 calon peserta didik yang mendaftar pada jalur ini.
Dari total tersebut, sebanyak 3.600 pendaftar dinyatakan memenuhi syarat dan disetujui.
Baca juga: Hari Pertama SPMB SMP Jalur Prestasi di Denpasar, 3.442 Pendaftar Masuk, 699 Berkas Ditolak
Selain itu, masih ada 35 berkas yang masih menunggu proses verifikasi oleh panitia sekolah.
Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kota Denpasar, AA Gede Wiratama, menjelaskan bahwa jalur prestasi masih dibuka hingga 24 Juni 2026.
"Kuota jalur ini 35 persen atau 2.086 siswa dari total daya tampung SMP Negeri sebanyak 5.960 siswa," kata Wiratama.
Menurutnya, tingginya angka penolakan umumnya disebabkan kesalahan saat mengunggah dokumen maupun ketidaksesuaian berkas yang diajukan pendaftar.
Baca juga: TKA Jadi Penentu, Seleksi SPMB SMA/SMK Bali 2026 Resmi Dimulai
Karena itu masyarakat diminta lebih teliti sebelum menyelesaikan proses pendaftaran secara daring.
Disdikpora juga menyiapkan posko layanan di seluruh SMP Negeri dan Kantor Disdikpora Kota Denpasar untuk membantu masyarakat memperoleh informasi dan menyelesaikan kendala yang muncul selama proses SPMB berlangsung
Sementara itu, dari data yang masuk, SMPN 6 Denpasar menjadi sekolah dengan jumlah pendaftar tertinggi mencapai 562 orang.
Dari jumlah itu, 422 berkas telah disetujui dan 140 berkas ditolak, sekaligus menjadi angka penolakan tertinggi di Kota Denpasar.
Posisi kedua ditempati SMPN 3 Denpasar dengan 451 pendaftar.
Baca juga: Kuota SPMB SD di Denpasar Akomodir Semua KK Denpasa Bali, Sisa 1.055 Kuota untuk KK Luar
Sebanyak 319 berkas disetujui, 114 ditolak dan 18 berkas masih dalam proses verifikasi.
Selanjutnya SMPN 2 Denpasar menerima 418 pendaftar dengan 311 berkas disetujui, 91 ditolak dan 16 berkas belum diverifikasi.
SMPN 7 Denpasar mencatat 379 pendaftar dengan 268 berkas disetujui dan 111 ditolak.
Disusul SMPN 10 Denpasar dengan 376 pendaftar, terdiri dari 300 berkas disetujui dan 76 ditolak.
SMPN 4 Denpasar menjadi sekolah dengan tingkat penolakan tertinggi kedua setelah SMPN 6 Denpasar.
Dari total 336 pendaftar, hanya 204 berkas disetujui sementara 132 lainnya ditolak.
Adapun rincian pendaftar di sekolah lainnya yakni SMPN 1 Denpasar sebanyak 302 pendaftar dengan 241 disetujui dan 61 ditolak, SMPN 8 Denpasar sebanyak 301 pendaftar dengan 230 disetujui dan 71 ditolak, SMPN 14 Denpasar sebanyak 293 pendaftar dengan 226 disetujui dan 67 ditolak.
SMPN 17 Denpasar menerima 258 pendaftar dengan 183 disetujui, 74 ditolak dan satu berkas belum diverifikasi.
SMPN 9 Denpasar menerima 241 pendaftar dengan 185 disetujui dan 56 ditolak.
SMPN 5 Denpasar menerima 233 pendaftar dengan 164 disetujui dan 69 ditolak.
Sementara itu, SMPN 12 Denpasar menerima 205 pendaftar dengan 138 disetujui dan 67 ditolak.
SMPN 16 Denpasar menerima 192 pendaftar dengan 148 disetujui dan 44 ditolak.
SMPN 13 Denpasar menerima 152 pendaftar dengan 115 disetujui dan 37 ditolak.
Jumlah pendaftar paling sedikit tercatat di SMPN 11 Denpasar yakni 79 orang dengan 60 berkas disetujui dan 19 ditolak.
Sedangkan SMPN 15 Denpasar menerima 95 pendaftar dengan 86 berkas disetujui dan hanya sembilan ditolak, menjadi sekolah dengan jumlah penolakan paling rendah. (*)