Libur Sekolah, 87 Dapur MBG di Wonogiri Hentikan Operasional Sementara Sekitar 3 Pekan!
Vincentius Jyestha Candraditya June 23, 2026 08:29 PM

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Erlangga Bima

TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah untuk sementara berhenti selama masa libur sekolah.

Sebanyak 87 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG tidak beroperasi hingga kegiatan belajar mengajar kembali dimulai pada tahun ajaran baru.

Baca juga: Di Balik Puluhan SPPG di Solo Raya Berhenti Sementara : Dana Tak Cair, MBG Sempat Mandek Sehari

Penghentian sementara operasional dapur MBG dilakukan karena program tersebut mengikuti jadwal libur sekolah yang berlangsung sekitar tiga pekan.

Wakil Bupati Wonogiri, Imron Rizkyarno, mengatakan seluruh dapur MBG di wilayahnya saat ini menjalani masa libur bersamaan dengan para siswa.

"Total ada 87 dapur yang sementara ini libur. Liburan sekolah, jadi dapur juga libur," jelasnya, Selasa (23/6/2026).

Baca juga: Sukoharjo Menggugat, Ratusan Mahasiswa Soroti MBG dan Koperasi Desa Merah Putih

Selama masa jeda tersebut, tidak ada aktivitas memasak maupun distribusi makanan bergizi kepada para siswa penerima manfaat program.

Menurut Imron, operasional dapur baru akan kembali berjalan setelah tahun ajaran baru dimulai, yang diperkirakan berlangsung pada pertengahan Juli 2026.

Ada Perubahan Skema soal Insentif

Ia juga mengungkapkan adanya perubahan skema dalam pelaksanaan program MBG.

Jika sebelumnya mitra penyelenggara masih menerima insentif saat dapur tidak beroperasi karena libur sekolah, kini insentif hanya diberikan ketika dapur aktif menjalankan program.

"Prinsipnya mengikuti libur sekolah, kan libur sekitar tiga pekan," katanya.

Baca juga: MBG Boyolali Dihentikan Sementara Saat Libur Sekolah, Ibu Hamil dan Balita Juga Terdampak

Tak hanya operasional dapur yang dihentikan sementara, para relawan yang biasa bertugas menyiapkan bahan makanan, memasak, hingga mendistribusikan makanan juga ikut diliburkan.

Meski demikian, sejumlah personel inti tetap bersiaga untuk memastikan kesiapan layanan saat program kembali dijalankan.

"Kalau relawannya libur. Yang stand by cuma kepala dapur, ahli gizi dan akuntannya," jelas Imron.

Program MBG di Wonogiri dijadwalkan kembali berjalan setelah para siswa kembali masuk sekolah pada tahun ajaran baru mendatang.

(*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.