Jawab Keluhan Sopir Truk, Personel Polres Ogan Ilir Urai Antrean Solar di 5 SPBU Indralaya
tarso romli June 23, 2026 11:27 PM

Jawab Keluhan Sopir Truk, Polres Ogan Ilir Terjunkan Personel Urai Antrean Solar di 5 SPBU Indralaya

 

SRIPOKU.COM, INDRALAYA – Menyikapi keluhan para sopir truk muatan yang kerap terjebak antrean panjang saat pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Bio Solar, Kepolisian Resor (Polres) Ogan Ilir bergerak cepat. Personel kepolisian dari Polres hingga Polsek jajaran langsung diterjunkan ke sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) strategis guna mengurai kepadatan kendaraan.

Langkah taktis ini diambil setelah para sopir armada logistik mengeluhkan durasi antre yang memakan waktu hingga berjam-jam.

Kondisi yang disebut-sebut dipicu oleh keterbatasan intensitas pasokan ini dilaporkan marak terjadi di sepanjang jalur lintas dalam kurun waktu dua bulan terakhir.

Kapolres Ogan Ilir melalui Kasi Humas, AKP Jonson, menegaskan bahwa penempatan personel di lapangan bertujuan untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas sekaligus menertibkan tata cara mengantre di area SPBU.

"Khusus di kawasan Indralaya, ada lima titik SPBU utama yang dilaporkan mengalami antrean panjang kendaraan roda enam ke atas. Anggota kami sudah turun penuh ke lapangan untuk mengurai antrean agar tidak menimbulkan kemacetan di jalan raya," kata AKP Jonson di Mapolres Ogan Ilir, Selasa (23/6/2026).

Baca juga: Antrean Solar di SPBU Indralaya Picu Kemacetan Panjang di Jalinsum Palembang-Prabumulih

Polisi Pastikan Stok Solar Aman

Adapun lima titik SPBU di wilayah hukum Polres Ogan Ilir yang menjadi sasaran prioritas penertiban oleh petugas antara lain:

SPBU KM 28 Palem Raya
SPBU KM 35 H. Romi Herton
SPBU KM 33 Tol Palindra
SPBU KM 35 Kompleks TPI
SPBU Muara Meranjat

Menariknya, berdasarkan hasil pemantauan dan koordinasi langsung dengan pihak pengelola SPBU, AKP Jonson menegaskan bahwa ketersediaan pasokan BBM di seluruh titik tersebut sebenarnya masih dalam kondisi aman dan mencukupi.

"Dari pemeriksaan tim di lapangan, tidak ditemukan adanya indikasi kelangkaan maupun gangguan pada jalur distribusi, baik untuk jenis Pertalite, Pertamax, Bio Solar, maupun Dexlite. Stoknya dipastikan aman," tegas Jonson.

Sopir Truk Dilarang Makan danMerokok

Meski pasokan aman, polisi tidak menampik adanya penumpukan kendaraan di jam-jam tertentu.

Untuk itu, petugas di lapangan langsung memberlakukan skema pengaturan yang ketat.

Truk-truk dengan muatan tonase tinggi dilarang keras mengantre hingga memakan badan jalan utama yang dapat mengganggu pengguna jalan lain.

Selain mengatur posisi kendaraan, polisi juga memberikan edukasi dan imbauan tegas kepada para sopir ambulans logistik yang sedang mengantre di dalam sirkulasi drive-thru SPBU.

Mereka diminta untuk tetap bersiaga di dalam kabin kemudi masing-masing.

"Seringkali keterlambatan pergerakan antrean dipicu karena sopir meninggalkan kendaraannya saat mengantre, seperti untuk merokok atau makan di warung sekitar. Ini yang bikin ritme pengisian jadi lama. Kami meminta, jika kendaraan sudah masuk area sirkulasi SPBU, sopir harus siap di dalam kemudi agar pergerakan kendaraan bisa lebih cepat dan dinamis," pungkas Jonson.

Baca juga: Breaking News: Sopir Truk di Palembang Tewas Dikeroyok 7 Orang Usai Tegur Penyerobot Antrean Solar

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.