Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Jafaruddin I Aceh Utara
SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON – Bupati Aceh Utara, H. Ismail A. Jalil, SE atau yang akrab disapa Ayah Wa, mengajukan usulan bantuan jaminan hidup (Jadup) bagi 63.718 kepala keluarga (KK) penyintas banjir di Aceh Utara kepada pemerintah pusat.
Usulan tersebut disampaikan saat melakukan koordinasi dengan Kepala Posko Satgas Pemulihan dan Rekonstruksi Pascabencana (PRR) Pusat, Irjen Pol. Dr. Wahyu Bintono, SIK, MSi, di Jakarta, Selasa (23/6/2026).
Dalam pertemuan yang berlangsung di Sekretariat Satgas PRR, Lantai II Gedung Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Ayah Wa menyerahkan dokumen usulan Jadup Tahap IV untuk 28.355 KK serta usulan susulan sebanyak 35.363 KK.
Baca juga: Huntara Diterjang Angin Kencang di Langkahan Aceh Utara Selesai Diperbaiki, Harap Jadup Segera Cair
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Aceh Utara untuk mempercepat penyaluran bantuan jaminan hidup dan bantuan sosial lainnya bagi masyarakat terdampak banjir.
Sebelum menemui Kepala Posko Satgas PRR, Ayah Wa bersama Sekretaris Daerah Dayan Albar, S.Sos., MAP, Kepala Dinas Sosial Fakhruradhi, MH, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Safrizal, SSTP., MAP, serta Camat Nisam H. Azhar, S.Sos., juga melakukan pertemuan dengan Kementerian Sosial Republik Indonesia.
Rombongan diterima langsung oleh Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam (PSKBA) Kemensos RI, Masryani Mansur. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Aceh Utara kembali meminta percepatan proses penyaluran bantuan sosial bagi masyarakat terdampak banjir.
“Alhamdulillah, hari ini seluruh data telah kami serahkan, mulai dari data 35 ribu KK, 28 ribu KK, hingga data 58 ribu KK yang telah dikirim sebelumnya. Dengan demikian, seluruh data dari Aceh Utara sudah berada di pusat,” ujar Ayah Wa.
Menurutnya, seluruh persyaratan administrasi dan kelengkapan data yang diminta pemerintah pusat telah dipenuhi oleh Pemerintah Kabupaten Aceh Utara. Karena itu, ia berharap proses verifikasi dan penganggaran dapat segera diselesaikan agar bantuan bisa segera diterima masyarakat.
“Kami berharap proses administrasi di kementerian berjalan lancar sehingga bantuan ini dapat segera dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan,” katanya.
Sementara itu, Direktur PSKBA Kemensos RI, Masryani Mansur, membenarkan bahwa pihaknya telah menerima seluruh data usulan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Aceh Utara. Ia menyebutkan jumlah data yang diterima mencapai sekitar 63 ribu kepala keluarga terdampak banjir.
“Insya Allah, setelah data dinyatakan clear oleh Satgas PRR, kami akan segera memproses pengajuannya ke Kementerian Keuangan untuk kemudian disalurkan,” ujar Masryani.
Ia menjelaskan bahwa dari sekitar 58 ribu KK yang diajukan sebelumnya, sebanyak 52.360 KK telah dinyatakan memenuhi syarat administrasi. Kemensos, lanjutnya, berkomitmen mempercepat pencairan bantuan setelah memperoleh persetujuan dan dukungan anggaran dari Kementerian Keuangan.
“Kami siap memprosesnya begitu seluruh tahapan administrasi selesai dan anggaran tersedia,” katanya.
Menanggapi perkembangan tersebut, Ayah Wa mengimbau masyarakat penyintas banjir di Aceh Utara untuk tetap bersabar sembari menunggu proses yang sedang berlangsung di tingkat pusat. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Aceh Utara terus mengawal proses tersebut agar bantuan dapat segera direalisasikan.
“Prosesnya sudah kami dengar langsung dari pihak Kemensos. Kami berterima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja keras. Semoga upaya ini segera terlaksana demi mewujudkan moto kita, Aceh Utara Bangkit,” pungkasnya.
Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Bupati Aceh Utara juga melakukan silaturahmi sekaligus menyerahkan proposal bantuan pompanisasi, alat dan mesin pertanian (alsintan), serta bibit perkebunan kepada Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian.(*)