TRIBUNJAKARTA.COM - Jakarta akan menjadi salah satu pusat perhatian pelaku industri makanan dan minuman pada November 2026 mendatang.
Ribuan peserta dari berbagai sektor kuliner dijadwalkan berkumpul di KRISTAInterFOOD 2026 yang menghadirkan kompetisi, pameran teknologi, hingga forum bisnis.
Kegiatan yang berlangsung pada 4-7 November 2026 di kawasan PIK 2 tersebut menjadi wadah unjuk kemampuan para profesional kuliner dari dalam maupun luar negeri.
Sejumlah agenda telah disiapkan untuk memeriahkan acara, mulai dari kompetisi memasak, pertarungan keterampilan barista, hingga kontes roasting kopi yang melibatkan komunitas dan pelaku industri dari berbagai daerah.
Salah satu agenda yang diprediksi menyedot perhatian adalah kompetisi memasak yang akan diikuti hampir 1.000 chef profesional.
Peserta berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari hotel, restoran, katering, institusi pendidikan kuliner, hingga pelaku usaha makanan independen.
Selain menjadi ajang adu kreativitas, kompetisi tersebut juga membuka ruang pertukaran ide dan tren terbaru di dunia gastronomi.
Tak hanya chef, para pegiat industri kopi juga akan mendapat panggung melalui kompetisi latte art dan roasting yang menghadirkan peserta dari berbagai wilayah Indonesia.
Bukan Sekadar Pameran Produk
Gelaran ini tidak hanya menghadirkan produk makanan dan minuman. Berbagai teknologi pendukung industri, mulai dari pengolahan pangan, kemasan, hingga rantai distribusi juga akan diperkenalkan kepada pelaku usaha.
Selain itu, sejumlah program pelatihan dan sertifikasi kompetensi turut disiapkan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sektor makanan dan minuman.
Kegiatan tersebut diharapkan menjadi sarana bagi pelaku usaha untuk memperluas jaringan sekaligus mengikuti perkembangan industri yang terus berubah.
Industri Kuliner Indonesia Terus Bertumbuh
Dukungan dari pemerintah, asosiasi industri, komunitas chef, sektor perhotelan, hingga pelaku ritel menunjukkan besarnya perhatian terhadap pertumbuhan industri makanan dan minuman nasional.
Dalam beberapa tahun terakhir, sektor kuliner menjadi salah satu industri yang terus berkembang dan berkontribusi terhadap perekonomian nasional, baik melalui penciptaan lapangan kerja maupun peningkatan nilai usaha.
Melalui berbagai kegiatan yang mempertemukan pelaku industri, komunitas, dan pasar, Jakarta kembali memperkuat posisinya sebagai salah satu pusat kegiatan bisnis makanan dan minuman terbesar di Indonesia.
Selain menghadirkan kompetisi dan pameran, kegiatan ini juga menjadi momentum bagi pelaku usaha untuk membangun kolaborasi baru.
Mulai dari UMKM, pemilik restoran, hotel, produsen bahan baku, hingga investor akan berada dalam satu ruang yang sama untuk melihat peluang dan perkembangan terbaru di industri makanan dan minuman.
Dengan skala peserta yang terus bertambah setiap tahun, ajang tersebut diproyeksikan menjadi salah satu agenda industri kuliner terbesar yang digelar di kawasan Jakarta dan sekitarnya sepanjang 2026.
Baca juga: Ketum PB Mathlaul Anwar Ingatkan Pendidikan Berkualitas Mampu Bentuk Manusia yang Utuh
Baca juga: Kecelakaan di Kediri: Sopir Tewas Usai Tabrakan dengan Tangki LPG, Truk Oleng Berujung Adu Banteng
Baca juga: RUMOR Transfer: Persija Gaet Rekan Senegara Ryo Matsumura, Persib Diterjang Gelombang Perpisahan