Inggris Dihantui 'Kutukan' Ghana Menjelang Laga Piala Dunia
Rina Kusumawati June 24, 2026 05:49 AM

Pencetak gol terbanyak sepanjang masa tim nasional Inggris tengah bersiap menghadapi Ghana dalam laga penentuan posisi puncak Grup L.


Piala Dunia selalu menjadi ajang perayaan budaya dari berbagai belahan dunia... namun beberapa stereotip tabloid tampaknya sulit hilang.


Alih-alih berbicara dengan pakar sepak bola Ghana menjelang pertemuan antara Black Stars dan Inggris pada hari Selasa, tabloid Daily Star yang terkenal dengan pendekatannya yang sensasional justru menghubungi seseorang yang menyebut dirinya sebagai 'dukun' bernama Nana Kwaku Bonsam.


Menariknya, Nana memang memiliki sesuatu untuk mereka: ia mengaku akan memberikan kutukan kepada Harry Kane.


Istilah 'dukun Afrika', khususnya yang dikaitkan dengan praktik kutukan, telah dikritik karena dianggap merendahkan kontribusi positif para penyembuh tradisional menjadi sekadar bahan ejekan.


Istilah tersebut disebut 'sarat dengan beban kolonial selama berabad-abad', namun tetap saja menjadi bagian dari kosakata media Inggris hingga kini.


Nana mengatakan: “Saya sedang bekerja pada Harry Kane. Saya sudah menunjukkan kemampuan saya sebelumnya, jadi saya tahu apa yang harus dilakukan untuk menghentikannya. Saya sangat terkenal karena ramalan saya.”


Pernyataan ini mengingatkan pada memo terkenal yang dikaitkan dengan Direktur Jenderal BBC, Lord Reith: “Jika seseorang memang terkenal, tidak perlu disebutkan; jika tidak, maka itu adalah kebohongan.”


Bagaimanapun juga, Nana melanjutkan: “Saya tidak berharap [Kane] mengalami cedera serius. Hanya cukup untuk menghentikannya melawan negara saya. Saya akan melakukan pekerjaan saya agar bisa membantu Ghana.”


Nana sebelumnya pernah mengklaim bertanggung jawab atas cedera lutut yang dialami Cristiano Ronaldo menjelang Piala Dunia 2014.


Namun, Ronaldo tetap bermain di setiap pertandingan untuk Portugal dalam turnamen tersebut dan mencetak gol kemenangan dalam kemenangan 2-1 atas Ghana, meskipun kedua tim akhirnya tersingkir di fase grup. Bahkan Danhausen memiliki catatan yang lebih baik dari itu.


Ghana tidak tampil meyakinkan dalam laga pembuka turnamen musim panas ini, tetapi mereka berhasil meraih kemenangan 1-0 atas Panama berkat gol Caleb Yirenkyi pada menit ke-95.


Hasil tersebut membuat Ghana memiliki jumlah poin yang sama dengan Inggris, yang sebelumnya mengalahkan Kroasia 4-2 melalui dua gol di babak pertama dari Kane serta tambahan gol di babak kedua dari Jude Bellingham dan Marcus Rashford.


Kedua tim akan bertemu di Stadion Gilette, Boston, pada hari Selasa, dengan kick-off dijadwalkan pukul 4 sore waktu setempat (9 malam waktu Inggris).


Kemenangan bagi salah satu tim bisa memastikan posisi mereka di puncak Grup L, tergantung pada hasil pertandingan selanjutnya antara Panama dan Kroasia.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.