TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Sebanyak sembilan partai politik yang berhasil meraih kursi di DPRD Kota Serang mendapatkan dana bantuan dari pemerintah daerah pada 2026.
Total anggaran yang disiapkan mencapai Rp2.178.759.000 dan akan dibagikan sesuai perolehan suara masing-masing partai pada Pemilu 2024.
Besaran bantuan yang dialokasikan disesuaikan dengan jumlah suara sah yang diperoleh masing-masing partai politik pada Pemilu Legislatif 2024.
Skema penyalurannya tetap mengacu pada ketentuan yang berlaku, yakni berdasarkan perolehan suara setiap partai.
Meski pemerintah tengah melakukan penyesuaian dan efisiensi anggaran di berbagai sektor, alokasi bantuan keuangan untuk partai politik di Kota Serang tetap dipertahankan.
Kesbangpol memastikan anggaran tersebut telah masuk dalam perencanaan APBD dan siap disalurkan sesuai mekanisme yang berlaku.
Kepala Badan Kesbangpol Kota Serang, Nofriady Eka Putra, mengatakan anggaran bantuan keuangan partai politik untuk tahun 2026 telah terakomodasi dalam APBD Kota Serang.
Menurutnya, nilai anggaran yang disiapkan berada di kisaran Rp2,1 miliar.
"Sepanjang tahun 2026 itu Rp2,1 miliar, yang pasti kurang dari Rp3 miliar," katanya, Selasa (23/6/2026).
Baca juga: Kabur Usai Tabrak Korban di Kramatwatu Serang, Sopir Truk Terduga Pelaku Menyerahkan Diri
Ia menjelaskan, bantuan keuangan partai politik masih menjadi komponen hibah terbesar yang dikelola Kesbangpol Kota Serang.
Nilainya jauh lebih besar dibandingkan bantuan yang diberikan kepada lembaga kemasyarakatan lainnya.
"Ya, sekarang kan yang paling banyak tuh Banparpol. Itu jelas tuh 2,1 miliar. Kalau untuk hibah atau lembaga itu paling banyak tuh FKUB. FKUB sama FKPPI Rp300 juta," jelas Nofri.
Nofri menyampaikan, pemberian bantuan keuangan kepada partai politik merupakan amanat regulasi yang bertujuan mendukung pendidikan politik serta operasional kelembagaan partai.
Karena itu, pengalokasian anggaran tersebut tetap menjadi prioritas yang harus dipenuhi pemerintah daerah setiap tahun.
Saat dikonfirmasi, Ketua DPD PKS Kota Serang, Ihyaudin, mengatakan dana bantuan parpol PKS diperuntukkan pendidikan politik dan operasional sekretariat.
"Minimal 60 persen pendidikan politik, 40 persen operasional sekretariat," katanya.
Berdasarkan data Kesbangpol Kota Serang, Partai Golkar menjadi partai dengan alokasi bantuan terbesar pada 2026.
Partai berlambang pohon beringin itu memperoleh dana sebesar Rp309.765.500 dari total 56.321 suara yang diraih pada Pemilu 2024.
Di posisi kedua terdapat Partai Gerindra dengan alokasi bantuan sebesar Rp296.367.500 dari 53.885 suara. Selanjutnya, Partai NasDem memperoleh Rp257.361.500 dari 46.793 suara.
Sementara itu, Partai Demokrat menerima bantuan sebesar Rp255.640.000 berdasarkan perolehan 46.480 suara, disusul Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sebesar Rp250.459.000 dari 45.538 suara.
Adapun PDI Perjuangan memperoleh alokasi bantuan Rp213.691.500 dari 38.853 suara.
Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menerima Rp205.661.500 dari 37.393 suara, Partai Amanat Nasional (PAN) sebesar Rp197.098.000 dari 35.836 suara, dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) memperoleh Rp192.714.500 dari 35.039 suara.