PROHABA.CO, BANDA ACEH - Keluarga besar Harian Serambi Indonesia menggelar acara pelepasan purnatugas Pemimpin Perusahaan Mohd Din di lobi Kantor Serambi Indonesia, Banda Aceh, Selasa (23/6/2026) pagi.
Acara berlangsung hangat dan penuh haru sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi serta pengabdian Mohd Din selama 37 tahun menjadi bagian dari perjalanan media terbesar di Aceh tersebut.
Sejumlah pimpinan, karyawan, dan keluarga besar Serambi Indonesia hadir dalam acara tersebut untuk memberikan apresiasi sekaligus mengenang perjalanan panjang Mohd Din yang turut berkontribusi dalam membesarkan Serambi Indonesia hingga menjadi salah satu media berpengaruh di Aceh.
Pemimpin Redaksi Serambi Indonesia, Zainal Arifin M Nur, menyampaikan bahwa pengabdian selama hampir empat dekade merupakan perjalanan yang luar biasa.
Menurutnya, Mohd Din telah menjadi bagian penting dalam perkembangan perusahaan dan terus memberikan kontribusi meski sebenarnya telah memasuki masa pensiun sejak tiga tahun lalu.
“Sejak tiga tahun lalu sebenarnya Pak Din sudah memasuki usia pensiun.
Namun karena panggilan tugas, beliau tetap bersama kita.
Mudah-mudahan Bapak terus memberikan bimbingan kepada kami,” ujar Zainal.
Baca juga: Serambi Indonesia Sabet Adam Malik Award dari Kemenlu, Kategori Media Cetak Lokal Terbaik 2026
Hal senada disampaikan Wakil Pemimpin Perusahaan Serambi Indonesia, Firdaus Darwis.
Ia menilai Mohd Din bukan hanya seorang pemimpin, tetapi juga sosok mentor yang telah banyak memberikan teladan dan pembelajaran kepada generasi penerus di lingkungan Serambi Indonesia.
Menurut Firdaus, masa purnatugas bukanlah akhir dari hubungan yang telah terjalin selama puluhan tahun.
Ia berharap silaturahmi dan kebersamaan tetap terjaga meski Mohd Din tidak lagi menjalankan tugas formal di perusahaan.
“Purnatugas ini hanya garis waktu administrasi.
Silaturahmi dan hubungan kekeluargaan akan terus berjalan.
Selamat memasuki masa purnatugas, Pak Din,” katanya.
Sementara itu, News Manager Serambi Indonesia, Bukhari M Ali, turut menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan loyalitas Mohd Din selama mengabdi di perusahaan media tersebut.
Ia berharap komunikasi dan diskusi yang selama ini terjalin dapat terus berlanjut di masa mendatang.
“Selamat kepada Pak Din yang telah menyelesaikan masa pengabdiannya.
Kita akan terus berdiskusi dan menjalin kebersamaan seperti selama ini,” ujarnya.
Baca juga: Wartawan Serambi Indonesia dan Keluarga Alami Kecelakaan di Gunung Trans Nagan Raya
Dalam kesempatan yang sama, Pemimpin Umum Harian Serambi Indonesia, H Sjamsul Kahar, mengenang perjalanan panjang yang telah dilalui bersama Mohd Din.
Ia mengungkapkan bahwa keduanya telah melewati berbagai tantangan dan dinamika sejak masa awal pembangunan Serambi Indonesia hingga berkembang menjadi media yang dikenal luas saat ini.
Menurut Sjamsul Kahar, Mohd Din bukan hanya rekan kerja, tetapi juga sahabat seperjuangan yang memiliki kontribusi besar dalam perjalanan panjang perusahaan.
“Bagaimana Serambi ini kami bangun, bagaimana perjuangan yang kami lalui, semua itu menjadi bagian dari perjalanan hidup kami.
Hari ini saya tidak merasa kehilangan Mohd Din, karena beliau tetap ada di dalam hati saya,” kata Sjamsul Kahar.
Ia juga menilai sosok Mohd Din telah menjadi panutan bagi banyak karyawan dan pimpinan di Serambi Indonesia.
Berbagai pengalaman, nilai kepemimpinan, dan pelajaran yang ditinggalkan akan terus menjadi bekal bagi generasi penerus dalam melanjutkan pengabdian kepada perusahaan.
Sementara itu, Mohd Din dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh keluarga besar Serambi Indonesia yang telah menjadi bagian penting dalam perjalanan hidup dan kariernya selama hampir empat dekade.
Lulusan Fakultas Ekonomi Universitas Syiah Kuala itu mengaku tidak pernah membayangkan akan menghabiskan sebagian besar perjalanan profesionalnya di dunia jurnalistik dan media.
Namun, perjalanan sebagai wartawan dan kemudian menjadi bagian dari manajemen Serambi Indonesia telah menjadi pengalaman yang sangat berharga dalam hidupnya.
“Saya menjadi wartawan di Serambi seperti menemukan tempat yang melekat dalam hidup saya.
Yang membimbing saya sejak awal adalah Pak Sjamsul Kahar,” kenangnya.
Mohd Din juga mengungkapkan rasa terima kasih kepada istrinya, Erni, yang selama lebih dari 33 tahun setia mendampingi dan memberikan dukungan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.
Menutup sambutannya, Mohd Din menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh rekan kerja apabila selama masa pengabdiannya terdapat kesalahan atau hal-hal yang kurang berkenan.
“Saya punya banyak kenangan indah di sini. Jika ada ketersinggungan selama kita bersama, itu hanyalah romantika perjuangan,” pungkasnya.
Acara pelepasan tersebut ditutup dengan pemberian cendera mata, foto bersama, serta suasana penuh keakraban yang mencerminkan kuatnya ikatan kekeluargaan di lingkungan Serambi Indonesia.
(Serambinews.com/Indra Wijaya)
Baca juga: Jadwal Puasa Asyura 2026 Lengkap dengan Niat, Doa Buka Puasa dan Keutamaannya
Baca juga: Dua Polisi Diserang Pria Bersenjata Pedang Saat Atur Lalu Lintas di Jambi, Pelaku Masih Diburu
Baca juga: Dua Terdakwa Kasus Korupsi Wastafel Divonis Bebas, Kejari Tempuh Kasasi