Para penggemar Brasil menerima kabar campuran menjelang pertandingan mereka di Piala Dunia FIFA 2026 melawan Skotlandia pada Kamis mendatang. Pelatih kepala Brasil, Carlo Ancelotti, mengonfirmasi bahwa Raphinha akan absen dalam laga terakhir fase grup melawan Skotlandia pada Rabu waktu setempat, sembari mengungkapkan bahwa Neymar kini sepenuhnya bugar dan siap bermain sepanjang pertandingan jika dibutuhkan.
Raphinha terpaksa ditarik keluar pada menit ke-40 saat Brasil menang 3-0 atas Haiti dalam pertandingan fase grup sebelumnya setelah mengalami cedera. Meski mengalami kemunduran, winger Barcelona itu tetap optimistis terhadap proses pemulihannya, menulis di Instagram bahwa ia akan “melakukan segala yang saya bisa untuk pulih dan kembali secepat mungkin.”
Dengan absennya Raphinha, Ancelotti memberi isyarat bahwa Neymar kemungkinan besar akan menggantikan posisinya, menekankan bahwa penyerang veteran tersebut siap tampil penuh selama 90 menit jika diperlukan.
“Kami tidak memikirkan hal lain selain memainkan pertandingan yang bagus dengan susunan pemain terbaik; hal yang sama berlaku untuk lini depan,” ujar Ancelotti melalui Globo, seperti dikutip oleh The Athletic.
“Neymar tersedia, dia berlatih sangat baik minggu ini, dia fit, siap bermain, dan kami sangat senang dia kembali. Dia adalah pemain dengan kualitas tinggi,” tambah Ancelotti.
Pelatih asal Brasil itu juga menjelaskan bahwa Neymar bisa saja memulai pertandingan sejak awal atau masuk dari bangku cadangan, tergantung kebutuhan tim.
“Dia bisa bermain sejak babak kedua atau selama 90 menit penuh. Dia dalam kondisi sangat baik dan telah bekerja keras, jadi dia siap. Sikapnya sangat luar biasa, dia dalam suasana hati yang positif, dia pemain hebat dan rekan setim yang luar biasa. Dia sangat profesional, dan kami ingin segera mengembalikannya ke lapangan. Saya sangat senang. Dia membawa pengalaman dan pengetahuan, dan kondisinya kini sangat baik,” tutup Carlo Ancelotti.
Neymar belum tampil dalam dua pertandingan pembuka Brasil melawan Maroko dan Haiti karena masalah pada betisnya.