Jakarta (ANTARA) - Sebuah truk bermuatan hebel terguling hingga menimpa mobil di Jalan Raya Bekasi, kawasan Ujung Menteng, Jakarta Timur (Jaktim), Rabu pagi, diduga akibat sopir mengantuk.

"Saya dari arah Pulogebang menuju Bekasi, terus di depan banyak motor. Saya mengantuk, tidak sadar ban depan kanan naik ke trotoar, terus saya banting setir," kata sopir truk bernama Diat di Jakarta, Rabu.

Upaya sopir truk mengendalikan kendaraannya itu rupanya membuat truk oleng dan terguling ke jalur berlawanan.

"Saat ban depan kanan naik ke trotoar, terus saya banting setir. Posisi jalan oleng dan akhirnya jatuh ke seberangnya. Setelah itu, menimpa sedan Honda Brio," ujar Diat.

Dia menyebutkan kondisi kendaraannya baik dan tidak mengalami gangguan teknis.

"Muatan truk sekitar delapan ton. Jadi, bukan karena truk tidak kuat, tapi karena mengantuk saja," ucap Diat.

Akibat insiden tersebut, arus lalu lintas di Jalan Raya Bekasi, khususnya di wilayah perbatasan Jakarta dan Bekasi, mengalami kemacetan parah.

Kendaraan dari arah Bekasi menuju Jakarta maupun sebaliknya terjebak antrean panjang selama sekitar satu jam karena badan truk dan material hebel yang berserakan menutup sebagian besar badan jalan.

Selain itu, benturan keras mengakibatkan truk dan mobil sedan mengalami kerusakan cukup parah. Muatan hebel yang diangkut truk itu pun berhamburan ke badan jalan sehingga memperparah kondisi lalu lintas.

Petugas kemudian melakukan proses evakuasi kendaraan dan pembersihan material hebel yang berserakan agar arus kendaraan dapat kembali normal.

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Pengemudi truk maupun penumpang mobil sedan dalam kondisi selamat meskipun kedua kendaraan itu mengalami kerusakan berat.

Kasus kecelakaan tersebut kini ditangani oleh Unit Laka Lantas Jakarta Timur. Petugas masih melakukan pendalaman terkait penyebab pasti kecelakaan, sementara arus lalu lintas di lokasi berangsur kembali normal setelah proses evakuasi selesai dilakukan.