Laporan Reporter Tribunjabar.id Rahmat Kurniawan
TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - Dinas Kesehatan Kota Cimahi menanggapi data Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) yang dirilis Jabarstats hingga viral di media sosial.
Jabarstats sempat mengungggah data 10 besar ODGJ terbanyak di Jawa Barat.
Data itu menempatkan Kota Cimahi menduduki posisi ke- 2 dengan jumlah 3.930 ODGJ.
Namun data ini dibantah oleh Dinas Kesehatan Cimahi.
Dinkes Cimahi menilai data itu tidak tapat dan tidak sebanyak itu.
"Kami tidak sebanyak itu, saat awal keluar data itu, kami langsung cek and ricek data yang kami miliki, setelah kami cek bahwa data ODGJ kami sebetulnya 908," kata Kepala Dinkes Kota Cimahi, Mulyati pada Rabu (24/6/2026).
Baca juga: Belajar dari Kasus YTR, Dedi Mulyadi Minta Warga Proaktif Awasi Lingkungan Sekitar
Mulyati mengungkapkan 908 ODGJ mendapatkan penanganan oleh tenaga kesehatan di 13 Puskesmas yang ada di Kota Cimahi.
"908 ODGJ itu yang memang kami kelola oleh 13 puskesmas yang ada di Kota Cimahi," ungkapnya.
Menurut Mulyati, ODGJ yang ditangani Dinkes Cimahi akan didata secara berkala.
Mereka yang ditangani merupakan ODGJ yang memiliki identitas yang jelas.
"Dari 908 ODGJ itu kami punya by name by addresnya," tegasnya.
Sementara update terkini, Jabarstats telah menghapus data 10 besar ODGJ yang sempat diunggah dan membuat unggahan baru dengan melakukan revisi daftar 10 besar ODGJ di Jawa Barat tahun 2025.
Dari unggahan terbaru, Kota Cimahi tidak lagi masuk dalam daftar 10 besar ODGJ terbanyak di Jabar. (*)