BANGKAPOS.COM, BANGKA - Total sembilan gol yang telah cetak Jerman dalam dua laga, menjadi pembuktian jelang menghadapi Ekuador di laga akhir grup E Piala Dunia 2026.
Skor 7-1 saat membantai Curacao di laga perdana, dilanjutkan dengan mengkandaskan perlawanan Pantai Gading 2-1 membuat Jerman kian masuk dalam daftar tim kandidat juara.
Berhadapan dengan Ekuador pada Jumat (26/6/2026) pukul 03.00 wib, tim asuhan Julian Nagelsmann diprediksi kembali akan menguasai jalannya pertandingan.
Koordinator Wilayah Fans Club FC Barcelona Indonesia 2014-2016, Iqbal Rachman dalam podcast Bangka Pos Selebrasi Lokal pun optimis akan kekuatan khususnya lini tengah Der Panzer.
"Saya rasa untuk Jerman mereka tetap menjadi Jerman yang secara disiplinnya luar biasa, aliran bolanya luar biasa, kerja kerasnya kita sudah tahu lah Jerman seperti apa," ujar Iqbal Rachman, Rabu (24/6/2026).
Namun meskipun memiliki lini tengah yang kuat, serta telah mampu mencetak sembilan gol. Lini pertahanan yang dikomandoi Joshua Kimmich pun, bukan tanpa celah.
Hal ini terlihat usai kiper legenda Bayern Munchen Manuel Neuer, harus dua kali mengambil bola dari gawangnya.
"Saya rasa untuk pertandingan lawan Ekuador cukup sengit, Ekuador akan main sabar menunggu lengah lalu melakukan serangan balik mengandalkan kecepatan pemain sayapnya," bebernya.
Namun Iqbal Rachman pun tetap optimis pengalaman dan jam terbang pemain Jerman, akan mampu meredam agresivitas Ekuador yang juga sedang berusaha untuk dapat lolos ke babak penyisihan.
"2-1 untuk Jerman karena saya rasa, Ekuador juga harus ngasih perlawanan cukup ketat untuk bisa lolos," ungkapnya.
(Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)