TRIBUNSUMSEL.COM - Malam ini, Rabu (24/6/2026), umat Islam mulai memasuki malam 10 Muharram 1448 Hijriah, sebuah momen penuh keberkahan untuk menjalankan berbagai amalan ibadah.
Berdasarkan Kalender Hijriah yang diterbitkan Kementerian Agama (Kemenag) RI, 10 Muharram atau yang lebih dikenal sebagai Hari Asyura jatuh pada esok hari, yakni Kamis, 25 Juni 2026.
Hari Asyura merupakan salah satu hari yang sangat dimuliakan dan bersejarah dalam kalender Islam, mengingat berbagai mukjizat dan peristiwa besar para nabi terjadi bertepatan pada tanggal ini.
Oleh karena itu, malam 10 Muharram menjadi waktu yang sangat baik untuk memperbanyak ibadah. Salah satunya adalah melaksanakan sholat sunnah tasbih.
Dilansir dari mirror.mui.or.id, jika memungkinkan setiap hari, seminggu sekali, setiap bulan, setiap tahun, atau setidak-tidaknya dilakukan sekali seumur hidup.
Shalat tasbih terdiri dari empat rakaat. Jika dilakukan pada siang hari, maka empat rakaat sekaligus satu kali salam.
Jika dikerjakan pada malam hari sunnah dilakukan setiap dua rakaat salam. Niatnya adalah sebagai berikut:
Dalam tuntunan tata cara sholat tasbih, ada 300 kali tasbih yang dibaca dalam sholat sunnah tersebut.
Berikut ini bacaan niat sholat tasbih dikerjakan langsung 4 rakaat:
“Saya niat melaksanakan shalat sunnah tasbih empat rakaat semata-mata karena Allah Ta’ala”
Jika dikerjakan pada malam hari maka sunnah dilakukan 2 rakaat salam.
Berikut ini bacaan niat sholat tasbih dikerjakan 2 rakaat salam:
“Saya niat melaksanakan shalat sunnah tasbih dua rakaat semata-mata karena Allah Ta’ala”
Setiap rakaat disunnahkan membaca tasbih sebanyak 75 kali dengan rincian berikut:
- Sesudah membaca surat Al- Fatihah dan surat lainnya sebanyak 15 kali
- Ketika ruku sesudah membaca doa ruku sebanyak 10 kali
- Ketika itidal sesudah membaca doa itidal sebanyak 10 kali
- Ketika sujud sesudah membaca doa sujud sebanyak 10 kali
- Ketika duduk di antara dua sujud sesudah membaca doanya sebanyak 10 kali
- Ketika sujud kedua sesudah membaca doanya sebanyak 10 kali
- Ketika bangun dari sujud kedua (sekatu duduk istirahat atau sesudah membaca tahiyyat sebelum salam) sebanyak 10 kali.
Demikian, jika dilakukan empat rakaat jumlah tasbih yang dibaca sebanyak 300 kali.
"Maha suci Allah dan segala puji adalah milik-Nya. Tiada tuhan selain Allah, Dia-lah Dzat Yang Maha Besar. Tiada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah Dzat Yang Maha Tinggi lagi Maha Agung."
Dengan mengucap banyak tasbih, kita berharap bahwa dosa-dosa diampuni Allah SWT.
Tentu saja, setiap insan tak luput dari kesalahan dan dosa.
Lewat sholat tasbih 10 Muharaam inilah waktu yang tepat meminta ampunan berharap menghapus dosa.
Muharram adalah bulan pembuka dan bulan mulia untuk merefleksikan diri.
Sholat tasbih diyakini dapat menjadi penghapus dosa-dosa selama hidup di dunia bagi setiap umat muslim meskipun kesalahannya sebanyak buih lautan.
Baca juga: 2 Kata Sambutan Ketua Panitia Acara 10 Muharram yang Singkat dan Mudah Dipahami
Baca juga: Dzikir Malam 10 Muharram 1448 H/2026 Lengkap Arab, Latin dan Artinya