90 Lulusan SD di Boyolali Belum Daftar Sekolah, Disdikbud Buka Pintu Lewat SPMB Gelombang Kedua
Putradi Pamungkas June 24, 2026 10:14 PM

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Boyolali Jawa Tengah menemukan masih ada sekitar 90 lulusan sekolah dasar (SD) yang belum mendaftar ke jenjang pendidikan berikutnya setelah pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.

Temuan tersebut menjadi salah satu alasan Disdikbud Boyolali membuka pendaftaran SPMB gelombang kedua untuk mengisi kursi yang masih kosong di sejumlah SMP negeri.

Kepala Disdikbud Boyolali, Dwi Hari Kuncoro, mengatakan pihaknya masih mendata lulusan SD yang belum menentukan pilihan sekolah.

"Kami menengarai masih ada sekitar 90 siswa lulusan SD yang belum mendaftar ke sekolah mana pun," kata Kuncoro saat ditemui TribunSolo.com, Rabu (24/6/2026).

SPMB BOYOLALI - Ilustrasi SPMB di Boyolali. Sebanyak 32 SMP negeri di Kabupaten Boyolali masih kekurangan murid baru setelah pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027.
SPMB BOYOLALI - Ilustrasi SPMB di Boyolali. Sebanyak 32 SMP negeri di Kabupaten Boyolali masih kekurangan murid baru setelah pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027. (TribunSolo.com/Tri Widodo)

SPMB Gelombang Kedua Dibuka

Selain masih adanya lulusan SD yang belum mendaftar, Disdikbud juga mencatat puluhan SMP negeri belum memenuhi daya tampung yang telah ditetapkan.

Karena itu, pendaftaran SPMB gelombang kedua dibuka untuk membantu memenuhi kuota siswa baru yang masih tersedia.

Namun, Kuncoro menegaskan bahwa kesempatan tersebut hanya diperuntukkan bagi calon peserta didik yang belum pernah mendaftar ke sekolah mana pun.

Meski dibuka kembali, mekanisme penerimaan tetap dilakukan melalui jalur prestasi pada sekolah yang daya tampungnya belum terpenuhi.

Baca juga: Isi Kekurangan 1.561 Murid di 32 SMP Negeri, Disdikbud Boyolali Buka SPMB Gelombang Kedua

Ribuan Kursi SMP Negeri Masih Kosong

Berdasarkan data Disdikbud Boyolali, sebanyak 32 SMP negeri masih kekurangan siswa baru.

Total kekurangan peserta didik mencapai 1.561 murid.

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.