Gubernur Sulut YSK Diserbu Warga Saat Hadiri PENAS XVII di Gorontalo, Minta Foto Bareng
Alpen Martinus June 24, 2026 10:22 PM

TRIBUNMANADO.CO.ID,SULUT - Kehadiran Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus atau biasa dipanggil YSK pada puncak Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII di GOR David-Tony, Kabupaten Gorontalo, Rabu (24/6/2026), mencuri perhatian ribuan peserta.

Bukan semata karena statusnya sebagai kepala daerah, namun sikap sederhana dan kedekatannya dengan masyarakat yang menjadi sorotan sepanjang kegiatan nasional tersebut.

Sejak tiba di lokasi acara, Yulius Selvanus langsung disambut antusias para peserta. 

Baca juga: Presiden Prabowo Sapa Gubernur YSK, Provinsi Sulut Pecahkan Rekor PENAS KTNA XVII

Banyak warga yang mengenali sosok Gubernur Sulut itu bergegas mendekat untuk berjabat tangan, menyampaikan salam, hingga mengabadikan momen melalui swafoto bersama.

Antusiasme masyarakat disambut hangat oleh Yulius Selvanus.

Dengan senyum ramah, ia melayani satu per satu warga yang ingin menyapa maupun berfoto tanpa menunjukkan kesan menjaga jarak.

Suasana penuh keakraban pun tampak di berbagai sudut arena PENAS XVII.

Kehadiran Gubernur yang akrab disapa YSK itu menjadi magnet tersendiri, bahkan sejumlah peserta rela mengantre hanya untuk bisa berinteraksi secara langsung.

Di sela-sela padatnya agenda kegiatan, YSK tetap meluangkan waktu menyapa masyarakat.

Ia terlihat beberapa kali berhenti untuk berbincang singkat, berjabat tangan, hingga memenuhi permintaan foto bersama dari peserta yang datang dari berbagai daerah.

"Saya selalu percaya bahwa pemimpin harus hadir di tengah masyarakat. Kesempatan seperti ini bukan hanya untuk menghadiri kegiatan nasional, tetapi juga menjadi ruang untuk mendengar langsung aspirasi dan menyapa masyarakat," ujar Yulius Selvanus.

Bagi banyak peserta, sikap tersebut mencerminkan sosok pemimpin yang dekat dengan rakyat.

Kehadiran seorang kepala daerah dinilai bukan sekadar memenuhi agenda seremonial, tetapi juga membangun komunikasi dan kedekatan emosional dengan masyarakat.

Keramahan yang ditunjukkan YSK juga menuai apresiasi dari para peserta.

Meski mendapat pengawalan selama kegiatan berlangsung, ia tetap membuka ruang bagi masyarakat yang ingin menyampaikan salam ataupun mengabadikan momen bersama.

Sikap humanis yang diperlihatkan Gubernur Sulut itu menjadi gambaran bahwa kepemimpinan tidak hanya tercermin melalui program pembangunan, tetapi juga melalui kesediaan seorang pemimpin untuk hadir, mendengar, dan berinteraksi langsung dengan masyarakat. (REN)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.