SURYA.CO.ID, SURABAYA - Momen heroik tercipta saat Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri menyatu tanpa sekat bersama komunitas Bonek, suporter militan Persebaya, dalam sebuah pertemuan hangat yang digelar langsung di rumah dinas Ketua DPRD di Jl Porong Surabaya pada Selasa (23/6/2026).
Dengan balutan jersey Persebaya, Syaifuddin yang akrab disapa Kaji Ipuk ini juga menyertakan istrinya Herlina Susiawati.
"Silaturahmi dengan Bonek adalah kebanggaan. DPRD ingin menjadi bagian dalam upaya merealisasikan aspirasi Bonek," kata Ipuk usai pertemuan dengan Bonek sebelum kick off Nobar Piala Dunia Portugal vs Uzbekistan.
Ipuk mengajak Bonek yang memiliki energi melimpah untuk terus menjadi kekuatan positif dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan semangat gotong royong di Kota Pahlawan ini.
Baca juga: Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri : Hadirkan Pembangunan yang Merata
Pertemuan Bonek dengan ketua DPRD Surabaya itu sebenarnya dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Persebaya yang bertepatan dengan perhelatan Akbar Piala Dunia.
Momentum itu kemudian dimanfaatkan untuk mempererat komunikasi antara pemerintah daerah dan komunitas suporter terbesar di Surabaya itu.
“Kami ingin makin dekat dengan supporter hebat seperti arek-arek Bonek. Mereka punya militansi, loyalitas, dan ikatan persaudaraan yang sangat kuat. Salut," ucap Ipuk.
Bonek di mata Ipuk adalah salah satu aset berharga bagi Kota Surabaya.
Baca juga: Dicky Kurniawan Comeback Ke Persebaya Bonek Sambut Hangat Sang Mantan Bintang Muda
Karena itu, potensi besar yang dimiliki komunitas itu perlu diarahkan pada kegiatan-kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan pembangunan kota.
“Ayo terus bikin nyaman Surabaya. dari kekuatan yang menjaga Surabaya. Bonek harus menjadi komunitas yang kreatif, produktif, dan selalu ingin berkontribusi untuk kotanya,” katanya.
Syaifuddin berharap semangat keberanian dan loyalitas yang selama ini menjadi identitas Bonek dapat diwujudkan dalam bentuk kontribusi nyata bagi kemajuan Surabaya.
Menurutnya, keberanian yang dimiliki para suporter tidak boleh diwujudkan dalam tindakan yang merugikan masyarakat atau merusak fasilitas umum, melainkan menjadi energi positif untuk membangun kota.
“Mari kita optimalkan potensi yang ada. Kita rumuskan bersama agar memberikan nuansa bahwa arek Surabaya itu berani, tetapi bukan berani merusak kotanya atau membuat masyarakat merasa takut,” tegasnya.
Kaji Ipuk juga menyampaikan bahwa Rumah Dinas DPRD adalah rumah terbuka bagi Bonek dan semua warga Surabaya.
Di rumah inilah terbuka ruang dialog dan musyawarah bagi komunitas Bonek.
"Kami senang dan berharap Persebaya berprestasi. Bonek menyambut baik pertemuan ini. Kita dukung langkah kolaborasi wali kota, ketua dewan dan manajemen Persebaya," kata Hasan Tiro, salah satu tokoh Bonek kepada SURYA.CO.ID.