📈 Bintang Muda Swiss Memimpin Pertarungan Penentuan di Grup B
Dewi Rahayu June 25, 2026 05:10 AM

Swiss, yang dikenal sebagai kuda hitam abadi di berbagai turnamen besar, kini berada di jalur untuk finis di puncak Grup B setelah mencetak dua gol di babak kedua melawan tuan rumah bersama, Kanada, dan unggul 2-1 menjelang 15 menit terakhir pertandingan.

Satu nama menjadi pusat perhatian dalam laga ini: Johan Manzambi dari Freiburg.

Jika di masa lalu momen-momen besar Swiss selalu bertumpu pada sosok ikonik seperti Xherdan Shaqiri dan Alexander Frei, kali ini giliran pemain muda berusia 20 tahun itu yang tampil menonjol di ajang musim panas ini di Amerika Utara, dengan cara yang tak banyak diprediksi sebelumnya.

Sebelum turnamen dimulai, perhatian banyak pihak tertuju pada penyerang Breel Embolo, namun justru Manzambi yang berhasil mencuri sorotan sepanjang fase grup.

Pemain yang dinobatkan sebagai Pemain Muda Terbaik Liga Europa 2025/26—yang turut membawa Breisgau-Brasilianer ke partai final—awalnya tidak masuk dalam susunan pemain utama Murat Yakin saat menghadapi Qatar maupun Bosnia dan Herzegovina. Namun, ia segera membuktikan kualitasnya setelah mencetak dua gol dari bangku cadangan melawan tim asuhan Sergej Barbarez.

Hari ini, Manzambi kembali tampil gemilang. Kali ini ia diturunkan sejak awal, pertama kali memberikan assist kepada Rúben Vargas untuk membuka keunggulan, sebelum mencetak gol sendiri untuk memperlebar jarak keunggulan Swiss.

Berkat penampilan tersebut, Manzambi kini menjadi pencetak gol terbanyak di turnamen untuk pemain berusia 21 tahun atau lebih muda (menurut data Squawka), sekaligus menjadi pemain termuda sejak Memphis Depay pada tahun 2014 yang mampu mencetak gol dan memberikan assist dalam satu pertandingan Piala Dunia.

Nama yang sebelumnya nyaris tak dikenal sebelum Piala Dunia 2026 dimulai itu, kini menjadi sorotan utama di panggung dunia.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.