‘Rasanya Seperti Sudah Pensiun!’ – Cristiano Ronaldo Ungkap ‘Minggu Kelam’ dan Tegaskan ‘Kami Kembali’ Usai Portugal Hancurkan Uzbekistan di Piala Dunia 2026
Agus Firmansyah June 25, 2026 07:34 AM

Cristiano Ronaldo mengirim pesan tegas kepada para pengkritiknya setelah menginspirasi kemenangan telak Portugal 5-0 atas Uzbekistan di Piala Dunia 2026. Penyerang legendaris itu mengungkap beban pribadi yang ia rasakan akibat sorotan media setelah hasil imbang 1-1 Portugal dengan Republik Demokratik Kongo pada laga pembuka, menyebut periode tersebut sebagai “minggu kelam”.

Mengakhiri paceklik gol

Ronaldo menorehkan sejarah pada Selasa lalu dengan menjadi pemain pertama yang berhasil mencetak gol di enam edisi Piala Dunia berbeda. Bintang Al-Nassr itu memimpin lini depan Portugal dalam laga Grup K melawan Uzbekistan, mencetak dua gol dalam kemenangan telak 5-0 yang menempatkan tim asuhan Roberto Martinez dalam posisi kuat untuk lolos ke babak gugur.

Pemain berusia 41 tahun itu membuka keunggulan pada menit keenam lewat penyelesaian tajam di tiang dekat, mengakhiri paceklik gol selama 10 pertandingan di turnamen internasional besar. Ia menambah gol keduanya sebelum jeda, memanfaatkan umpan terobosan untuk mencetak gol ketiga Portugal setelah Nuno Mendes sebelumnya juga mencatatkan namanya di papan skor. Dua gol itu membuat total gol Ronaldo di ajang Piala Dunia menjadi 10, memastikan ia selalu mencetak gol di setiap edisi turnamen sejak debutnya pada 2006.

Melewati ‘minggu kelam’

Penampilan gemilang ini menjadi jawaban sempurna atas kritik yang dialamatkan kepada Ronaldo dan rekan setimnya setelah hasil imbang mengecewakan melawan Republik Demokratik Kongo. Banyak penggemar dan pengamat mempertanyakan apakah pemain berusia 41 tahun itu masih layak memimpin lini depan di tahap kariernya saat ini.

“Tuhan menolong mereka yang bekerja keras. Saya tahu rekan-rekan setim akan membantu juga,” ujar Ronaldo usai laga melawan Uzbekistan. “Itu adalah minggu yang sulit, minggu yang kelam. Rasanya seperti saya sudah pensiun dari sepak bola. Tapi saya bertahan, seperti biasanya, karena saya percaya pada kerja keras di atas segalanya. Itu memang berat, saya akui, tapi kami sudah kembali.”

Menghadapi semua kritik

Ronaldo menyadari bahwa dirinya dan tim Portugal akan selalu menjadi sasaran kritik, terutama ketika hasil tidak sesuai harapan. “Kami sudah berkembang; begitulah kehidupan. Kami menghadapi kemunduran dalam pertandingan dan dalam hidup, tetapi tujuan utama selalu untuk menjadi lebih baik,” kata Ronaldo. “Dan itulah yang kami lakukan. Itu adalah minggu yang sangat berat, opini publik sangat keras terhadap semua pemain, terutama saya dan pelatih.”

“Tapi saya tidak masalah. Saya sudah berada di profesi ini selama 23 tahun, dan setiap kali semuanya berjalan baik, orang bilang Cristiano hebat, tapi ketika buruk, Cristiano sudah pensiun, terlalu tua. Akan selalu begitu. Tapi kami memberikan respons yang baik hari ini. Itulah yang kami inginkan. Kami bermain dengan garis tinggi, dan ketika kami melakukannya, sulit untuk menghentikan Portugal.”

Fokus kini pada Kolombia

Portugal kini mengoleksi empat poin di Grup K, menempatkan mereka dalam posisi menguntungkan untuk melaju ke babak gugur. Fokus kini beralih ke pertandingan terakhir grup melawan Kolombia di Miami pada Sabtu mendatang. Setelah kemenangan besar ini, suasana di kamp Portugal berubah dari keraguan menjadi keyakinan baru saat Selecao berusaha mengamankan posisi puncak grup. Sementara itu, kekalahan ini mengakhiri harapan Uzbekistan untuk melangkah ke babak gugur Piala Dunia 2026. Mereka akan berusaha menutup turnamen dengan hasil positif saat menghadapi Republik Demokratik Kongo di laga terakhir.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.