Belakangan ini media sosial diramaikan dengan tren minum gelatin tanpa rasa yang dilarutkan dalam air hangat sebelum makan. Minuman ini diklaim bisa bikin kenyang.
Banyak konten kreator di media sosial mengklaim kebiasaan tersebut dapat membantu mengurangi nafsu makan hingga dijuluki sebagai "Ozempic alami".
Meski terdengar menarik, ahli gizi mengingatkan bahwa manfaat minum larutan gelatin tidak bisa disamakan dengan obat penurun berat badan berbasis semaglutide atau dikenal sebagai ozempic.
Dilansir dari Fox News (23/06/2026), ahli gizi asal New Jersey, Erin Palinski-Wade, menjelaskan bahwa efek kenyang setelah mengonsumsi gelatin memang memiliki dasar ilmiah.
Viral Minum Gelatin Sebelum Makan Disebut 'Ozempic Alami', Benar Efektif? Foto: Ilustrasi iStock
|
Menurutnya, ketika masuk ke lambung, gelatin akan membentuk campuran yang lebih kental sehingga menambah volume isi perut.
"Saat gelatin mencapai lambung, lingkungan yang asam membuatnya berubah menjadi campuran yang lebih kental dan meningkatkan volume isi lambung," ujarnya.
Kondisi tersebut membuat dinding lambung meregang dan mengirimkan sinyal ke otak bahwa tubuh mulai merasa kenyang. Di saat yang sama, kandungan protein pada gelatin juga memicu pelepasan hormon di saluran pencernaan yang dapat membantu memperlambat proses makan.
Dampaknya, sebagian orang akan mengurangi porsi makan dan mengurangi asupan kalori pada waktu makan tersebut.
Viral Minum Gelatin Sebelum Makan Disebut 'Ozempic Alami', Benar Efektif? Foto: Ilustrasi iStock
|
Namun, Palinski-Wade mengingatkan larutan gelatin sebaiknya tidak dikonsumsi secara berlebihan. Ia menjelaskan bahwa gelatin tidak meniru cara kerja obat penurun berat badan di tingkat reseptor tubuh dan tidak memiliki kemampuan khusus untuk membakar lemak.
Bahan ini hanya memberikan efek kenyang sementara karena mengisi lambung, bukan karena memengaruhi metabolisme atau proses pembakaran lemak.
Selain itu, gelatin juga tidak bisa dijadikan pengganti makanan. Meski mengandung protein, kandungan tersebut tidak termasuk protein lengkap karena kekurangan asam amino esensial triptofan.
Mengandalkannya sebagai menu utama justru berisiko menyebabkan ketidakseimbangan nutrisi dan tidak optimal untuk menjaga kesehatan otot.
Bagi orang dewasa yang ingin mencobanya, Palinski-Wade menyarankan penggunaan satu sendok makan bubuk gelatin tanpa rasa yang dilarutkan dalam air panas, lalu diencerkan dengan air suhu ruang atau teh herbal dan diminum sekitar 15 hingga 30 menit sebelum makan.
Sementara itu, ibu hamil, ibu menyusui, penderita penyakit ginjal, atau mereka yang memiliki alergi terhadap produk hewani disarankan berkonsultasi dengan dokter dan ahli gizi terlebih dahulu sebelum mengikuti tren ini.







