Gianni Infantino Bantah FIFA Raup Untung dari Jeda Hidrasi, Tegaskan Aturan Piala Dunia Demi Kesejahteraan Pemain
Agus Firmansyah June 25, 2026 12:02 PM

Gianni Infantino secara tegas membantah tuduhan bahwa FIFA memperoleh keuntungan finansial dari penerapan jeda hidrasi wajib di Piala Dunia. Presiden FIFA tersebut menegaskan bahwa kebijakan ini sepenuhnya dibuat demi alasan olahraga dan kesejahteraan pemain, bukan untuk keuntungan komersial, meskipun aturan tersebut menuai kritik dari para penggemar dan pengamat yang menilai jeda tersebut mengganggu alur permainan dan memberi ruang tambahan bagi iklan televisi.

Presiden FIFA bantah motif finansial

Infantino dengan keras menolak klaim bahwa jeda hidrasi wajib berdurasi tiga menit pada menit ke-22 dan ke-67 pertandingan dimaksudkan untuk menghasilkan pendapatan iklan. Beberapa laporan menyebutkan bahwa slot iklan televisi saat pertandingan tim Amerika Serikat dijual hingga senilai 750.000 dolar AS, yang memunculkan anggapan bahwa keputusan tersebut didorong oleh kepentingan komersial.

Namun, dalam wawancaranya dengan The Guardian, Infantino menegaskan bahwa FIFA sama sekali tidak memperoleh keuntungan dari penerapan jeda tersebut. Ia menyatakan: “Tidak ada pendapatan tambahan untuk FIFA, karena seluruh perjanjian komersial sudah ditandatangani jauh sebelumnya. Jadi, ini bukan masalah keuangan bagi kami. Bagi kami, ini murni terkait aspek olahraga.”

Menghadapi kondisi ekstrem turnamen

Jeda wajib ini memang membuat frustrasi sebagian pemain dan pelatih yang merasa ritme permainan terganggu. Meski demikian, Infantino menegaskan bahwa alasan utama diberlakukannya jeda tersebut adalah untuk melindungi kesehatan dan kebugaran pemain di tengah turnamen yang menuntut fisik. Jadwal Piala Dunia mengharuskan tim bertanding hingga delapan kali dalam kurun 39 hari, sehingga kelelahan menjadi kekhawatiran nyata.

Mengenai tantangan ini, Infantino menambahkan: “Alasan utama adalah suhu panas, tetapi kita juga harus memahami bahwa dalam kompetisi seperti Piala Dunia, yang berlangsung selama 39 hari dan tim bisa bermain hingga delapan kali, memiliki waktu singkat untuk beristirahat sangatlah penting.”

Menjamin keadilan kompetitif di seluruh pertandingan

Selain faktor keselamatan pemain, Infantino berpendapat bahwa penerapan jeda ini secara seragam di semua pertandingan juga memastikan keadilan kompetitif di seluruh turnamen. Ia menjelaskan bahwa memberikan kesempatan bagi pelatih untuk melakukan penyesuaian taktik hanya pada pertandingan dengan suhu tinggi akan menciptakan ketidakseimbangan dalam aspek olahraga.

Menegaskan hal tersebut, Infantino berkata: “Yang lebih penting bagi kami adalah memastikan bahwa semua tim, dalam setiap pertandingan, bermain di bawah kondisi yang sama. Akan sulit diterima jika seorang pelatih dapat memengaruhi pertandingan karena suhu yang lebih panas, sementara di pertandingan lain dengan suhu sedikit lebih rendah, pelatih lain tidak memiliki kesempatan yang sama.”

Apakah jeda hidrasi akan tetap berlaku setelah Piala Dunia?

Meskipun FIFA telah menegaskan bahwa jeda otomatis ini akan tetap diterapkan selama sisa turnamen, aturan di masa mendatang mungkin akan berbeda. UEFA telah memastikan bahwa mereka akan mengaitkan jeda hidrasi dengan pengukuran suhu aktual untuk Euro 2028, bukan menjadikannya kewajiban tetap. Masih harus ditunggu apakah FIFA nantinya akan mengadopsi pendekatan yang lebih fleksibel seperti itu di turnamen berikutnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.